Hingis Cari Pasangan untuk Comeback
Rabu, 08/09/2010 18:03 WIB

Martina Hingis (Getty Images)
Jakarta - Martina Hingis sedang mempertimbangkan kembali ke lapangan tenis untuk kedua kalinya. Namun mantan petenis nomor 1 dunia itu masih mencari pasangan untuk tampil di nomor ganda.
Hingis yang kini berusia 29 tahun, telah mundur dari ajang tenis untuk kedua kalinya di tahun 2007. Namun peraih gelar juara Wimbledon di usia 16 tahun itu tertarik untuk kembali mengayunkan raketnya di ajang kompetitif.
"Saya sudah bertanya di sini dan di sana, juga dengan Lindsay (Davenport). Namun dia ingin comeback secepat mungkin dan saya belum siap untuk itu. Kemudian dia menang di Stanford," kata peraih lima Grand Slam itu seperti dilansir Reuters.
Hingis hingga kini masih bermain di kompetisi lokal di Amerika Serikat dan itu membuatnya kembali bergairah. Namun dia menegaskan bahwa akan ke ajang kompetitif lagi jika hatinya sudah bulat.
"Saya tak tahu, saya tidak bisa katakan sekarang. Itu selalu mungkin. Pertama saya butuh menemukan pasangan dan komit untuk melakukannya. Saya menikmati bermain baik tunggal dan ganda. Tapi ganda sangat menyenangkan," ujarnya.
Hingis mundur dari tenis pertama kalinya pada 2003 di usia 22 tahun karena dibekap cedera engkel. Ia kembali mengayuh tenis pada 2006 dan berada di rangking ketujuh di tahun selanjutnya.
Namun, Hingis akhirnya mundur untuk kedua kalinya 2007 setelah dia dinyatakan positif jenis kokain saat tampil di Wimbledon. Ia mendapatkan hukuman dua tahun dan sekaligus menyatakan pensiun, tapi selanjutnya dia dinyatakan tak bersalah.
( key / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hingis yang kini berusia 29 tahun, telah mundur dari ajang tenis untuk kedua kalinya di tahun 2007. Namun peraih gelar juara Wimbledon di usia 16 tahun itu tertarik untuk kembali mengayunkan raketnya di ajang kompetitif.
"Saya sudah bertanya di sini dan di sana, juga dengan Lindsay (Davenport). Namun dia ingin comeback secepat mungkin dan saya belum siap untuk itu. Kemudian dia menang di Stanford," kata peraih lima Grand Slam itu seperti dilansir Reuters.
Hingis hingga kini masih bermain di kompetisi lokal di Amerika Serikat dan itu membuatnya kembali bergairah. Namun dia menegaskan bahwa akan ke ajang kompetitif lagi jika hatinya sudah bulat.
"Saya tak tahu, saya tidak bisa katakan sekarang. Itu selalu mungkin. Pertama saya butuh menemukan pasangan dan komit untuk melakukannya. Saya menikmati bermain baik tunggal dan ganda. Tapi ganda sangat menyenangkan," ujarnya.
Hingis mundur dari tenis pertama kalinya pada 2003 di usia 22 tahun karena dibekap cedera engkel. Ia kembali mengayuh tenis pada 2006 dan berada di rangking ketujuh di tahun selanjutnya.
Namun, Hingis akhirnya mundur untuk kedua kalinya 2007 setelah dia dinyatakan positif jenis kokain saat tampil di Wimbledon. Ia mendapatkan hukuman dua tahun dan sekaligus menyatakan pensiun, tapi selanjutnya dia dinyatakan tak bersalah.
( key / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
-
Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
-
Jumat, 25/05/2012 22:34 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Sabtu, 26/05/2012 10:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Jepang Mengejar China
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)








.gif)

