Team Order, Ferrari Bebas Hukuman
Kamis, 09/09/2010 02:33 WIB

Daylife
Paris - Ferrari tak mendapat sanksi lebih berat menyusul aksi team order yang mereka lakukan di GP Jerman. Dalam hearing yang dilakukan FIA, The Prancing Horse dinyatakan bebas hukuman tambahan.
Tuduhan Ferrari melakukan team order muncul di GP Jerman, Juli lalu. Saat itu Felippe Massa yang sedang memimpin balapan melambatkan laju mobilnya untuk memberi Fernando Alonso jalan dan akhirnya menjadi juara.
Atas aksinya tersebut Ferrari dapat sanksi denda sebesar US$ 100.000. Tim asal Italia itu diprediksi akan dapat hukuman lebih berat saat dihadapkan pada FIA karena dianggap telah mencederai sportivitas.
Namun dalam hearing yang dilakukan di Paris, Rabu (08/09/2010) waktu setempat, otoritas otomotif dunia itu ternyata tak menjatuhkan hukuman tambahan buat Ferrari. FIA, dalam pernyataan resminya cuma membenarkan soal sanksi denda yang didapat tim merah tersebut.
Ferrari dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan menyambut positif putusan tersebut. "Sekarang, semua upaya dan kerja keras tim akan difokuskan pada balapan selanjutnya, saat GP Italia digelar di Monza akhir pekan ini," demikian Ferrari.
Larangan Team Order Ditinjau Ulang
Keputusan mengejutkan yang diambil FIA tak cuma soal lepasnya Ferrari dari hukuman tambahan. Organisasi pimpinan Jean Todt itu bahkan berniat mempertimbangkan kembali larangan melakukan team order.
"Tim penilai juga mencermati Article 39.1 dari sporting regulations harus di tinjau ulang dan memutuskan untuk membawa persoalan ini kepada Formula 1 Sporting Working Group," demikian pernyataan resmi FIA di Autosport.
Article 39.1 dari Sporting Regulations untuk musim 2010 berisi aturan soal larangan team order. Disebutkan dalam pasal tersebut kalau "Aksi team order yang mempengaruhi hasil balapan dilarang dilakukan".
Ferrari sebelumnya membantah telah melakukan team order dan menyebut kejadian di GP Jerman murni karena inisiatif Massa memberikan jalan pada Alonso.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tuduhan Ferrari melakukan team order muncul di GP Jerman, Juli lalu. Saat itu Felippe Massa yang sedang memimpin balapan melambatkan laju mobilnya untuk memberi Fernando Alonso jalan dan akhirnya menjadi juara.
Atas aksinya tersebut Ferrari dapat sanksi denda sebesar US$ 100.000. Tim asal Italia itu diprediksi akan dapat hukuman lebih berat saat dihadapkan pada FIA karena dianggap telah mencederai sportivitas.
Namun dalam hearing yang dilakukan di Paris, Rabu (08/09/2010) waktu setempat, otoritas otomotif dunia itu ternyata tak menjatuhkan hukuman tambahan buat Ferrari. FIA, dalam pernyataan resminya cuma membenarkan soal sanksi denda yang didapat tim merah tersebut.
Ferrari dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan menyambut positif putusan tersebut. "Sekarang, semua upaya dan kerja keras tim akan difokuskan pada balapan selanjutnya, saat GP Italia digelar di Monza akhir pekan ini," demikian Ferrari.
Larangan Team Order Ditinjau Ulang
Keputusan mengejutkan yang diambil FIA tak cuma soal lepasnya Ferrari dari hukuman tambahan. Organisasi pimpinan Jean Todt itu bahkan berniat mempertimbangkan kembali larangan melakukan team order.
"Tim penilai juga mencermati Article 39.1 dari sporting regulations harus di tinjau ulang dan memutuskan untuk membawa persoalan ini kepada Formula 1 Sporting Working Group," demikian pernyataan resmi FIA di Autosport.
Article 39.1 dari Sporting Regulations untuk musim 2010 berisi aturan soal larangan team order. Disebutkan dalam pasal tersebut kalau "Aksi team order yang mempengaruhi hasil balapan dilarang dilakukan".
Ferrari sebelumnya membantah telah melakukan team order dan menyebut kejadian di GP Jerman murni karena inisiatif Massa memberikan jalan pada Alonso.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 07:03 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Sabtu, 26/05/2012 10:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Jepang Mengejar China
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

