Lorenzo Gagal Menang Lagi
Minggu, 03/10/2010 14:14 WIB

Reuters
Terkait
Motegi - Dengan cederanya Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo punya kesempatan untuk terus memperlebar jarak di papan klasemen. Namun, usaha tersebut sedikit tersendat lantaran Lorenzo hanya finis di posisi empat pada balapan MotoGP Jepang.
Pedrosa mengalami kecelakaan pada sesi free practice I hari Jumat (1/10/2010) lalu, yang mana menyebabkan pembalap Honda itu patah tulang selangka dan harus menjalani operasi. Dengan perburuan menuju gelar juara tinggal menyisakan dirinya dan Lorenzo, jelas hal ini adalah keuntungan bagi Lorenzo.
Tetapi Lorenzo megalami kesulitan di MotoGP Jepang. Start dari posisi empat, dia sulit untuk masuk ke barisan tiga terdepan. Penyebabnya adalah rekan setimnya sendiri, Valentino Rossi.
Rossi yang memulai balapan dari posisi dua, melewati sepanjang balapan di posisi tiga dan hasilnya harus bertarung dengan Lorenzo. Keduanya terlibat pertarungan sengit bahkan sampai lap terakhir.
Lorenzo akhirnya harus mengakui keunggulan Rossi dan puas finis di urutan empat. Bagi Lorenzo, ini adalah balapan keempatnya secara berurutan di mana ia gagal menang. Sebelumnya, pada seri di Aragon, ia juga finis di urutan empat. Terakhir kali ia menjadi juara adalah pada seri Republik Ceko.
Kendati demikian, posisi Lorenzo di puncak klasemen pembalap masih mantap. Ia kini mengoleksi poin 297 atau unggul 69 poin atas Lorenzo.
Jalannya Balapan
Balapan dimulai dan Andrea Dovizioso melakukan start dengan baik! Pembalap Honda itu berhasil mempertahankan posisi terdepan dari cecaran Valentino Rossi dan Casey Stoner. Stoner sendiri akhirnya berhasil naik ke posisi dua usai menyalip Rossi sebelum tikungan pertama.
Posisi Rossi melorot ke urutan empat setelah rekan setimnya, Jorge Lorenzo, menyalipnya di tikungan. Sementara di depan, Stoner sukses mengakuisisi posisi pertama setelah menyalip Dovizioso. Belum satu lap tuntas, empat posisi terdepan sudah berubah: Stoner terdepan diikuti Dovizioso, Lorenzo dan Rossi.
Sementara Stoner terus menggeber motornya untuk mempertahankan keunggulan atas Dovizioso, pertarunga terjadi antara dua pembalap Yamaha di urutan tiga dan empat. Pada lap keenam, Rossi naik ke urutan ketiga usai menyalip Lorenzo di sebuah hairpin.
Rossi kemudian mencetak fastest lap dengan catatan 1:47,395 detik. Namun, jaraknya dengan Dovizioso yang ada di urutan relatif jauh, yakni sekitar satu detik.
Lima belas lap menjelang akhir balapan, empat posisi terdepan belum berubah: Stoner, Dovizioso, Rossi dan Lorenzo. Sementara Marco Simoncelli, Colin Edwards dan Loris Capirossi berada di urutan lima, enam dan tujuh.
Stoner masih terus mempertahankan keunggulannya atas Dovizioso. Delapan lap menjelang akhir balapan empat posisi terdepan tak berubah. Tapi, jarak antara Dovizioso di posisi dua dan Rossi di posisi tiga melebar menjadi tiga detik.
Lorenzo sendiri masih kesulitan untuk bisa menyalip Rossi. Salah satu calon juara dunia ini terancam gagal naik podium lantaran masih tertahan di posisi empat.
Satu lap kemudian, Lorenzo sempat menyalip Rossi di sebuah tikungan. Namun, The Doctor tak mau begitu saja menyerahkan posisinya dan kembali berhasil merebut posisi ketiga dari tangan rekan setimnya itu.
Dovizioso sendiri masih mempertahankan keunggulan tiga detik atas Rossi. Di depan, Stoner tampak nyaman memimpin dengan keunggulan 0,7 detik atas Dovizioso.
Lima lap menjelang akhir balapan, Stoner kian tak terkejar dan jaraknya dengan Dovizioso melebar menjadi 1,137 detik. Sementara Dovizioso unggul 3,617 detik atas Rossi, dan Rossi sendiri unggul 0,021 detik atas Lorenzo.
Sengitnya pertarungan antara Rossi dan Lorenzo memuncak di tiga lap terakhir. Keduanya berduel wheel-to-wheel dengan Lorenzo beberapa kali sempat menyalip Rossi di tikungan.
Kendati demikian, Rossi berhasil membuktikan bahwa dirinya masih bisa mengungguli rekan satu timnya itu. Ia akhirnya finis di posisi tiga dengan menyisakan Lorenzo untuk mengakhiri balapan di urutan empat.
Stoner sendiri akhirnya menjadi juara dengan keunggulan sekitar tiga detik atas Dovizioso.
( roz / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pedrosa mengalami kecelakaan pada sesi free practice I hari Jumat (1/10/2010) lalu, yang mana menyebabkan pembalap Honda itu patah tulang selangka dan harus menjalani operasi. Dengan perburuan menuju gelar juara tinggal menyisakan dirinya dan Lorenzo, jelas hal ini adalah keuntungan bagi Lorenzo.
Tetapi Lorenzo megalami kesulitan di MotoGP Jepang. Start dari posisi empat, dia sulit untuk masuk ke barisan tiga terdepan. Penyebabnya adalah rekan setimnya sendiri, Valentino Rossi.
Rossi yang memulai balapan dari posisi dua, melewati sepanjang balapan di posisi tiga dan hasilnya harus bertarung dengan Lorenzo. Keduanya terlibat pertarungan sengit bahkan sampai lap terakhir.
Lorenzo akhirnya harus mengakui keunggulan Rossi dan puas finis di urutan empat. Bagi Lorenzo, ini adalah balapan keempatnya secara berurutan di mana ia gagal menang. Sebelumnya, pada seri di Aragon, ia juga finis di urutan empat. Terakhir kali ia menjadi juara adalah pada seri Republik Ceko.
Kendati demikian, posisi Lorenzo di puncak klasemen pembalap masih mantap. Ia kini mengoleksi poin 297 atau unggul 69 poin atas Lorenzo.
Jalannya Balapan
Balapan dimulai dan Andrea Dovizioso melakukan start dengan baik! Pembalap Honda itu berhasil mempertahankan posisi terdepan dari cecaran Valentino Rossi dan Casey Stoner. Stoner sendiri akhirnya berhasil naik ke posisi dua usai menyalip Rossi sebelum tikungan pertama.
Posisi Rossi melorot ke urutan empat setelah rekan setimnya, Jorge Lorenzo, menyalipnya di tikungan. Sementara di depan, Stoner sukses mengakuisisi posisi pertama setelah menyalip Dovizioso. Belum satu lap tuntas, empat posisi terdepan sudah berubah: Stoner terdepan diikuti Dovizioso, Lorenzo dan Rossi.
Sementara Stoner terus menggeber motornya untuk mempertahankan keunggulan atas Dovizioso, pertarunga terjadi antara dua pembalap Yamaha di urutan tiga dan empat. Pada lap keenam, Rossi naik ke urutan ketiga usai menyalip Lorenzo di sebuah hairpin.
Rossi kemudian mencetak fastest lap dengan catatan 1:47,395 detik. Namun, jaraknya dengan Dovizioso yang ada di urutan relatif jauh, yakni sekitar satu detik.
Lima belas lap menjelang akhir balapan, empat posisi terdepan belum berubah: Stoner, Dovizioso, Rossi dan Lorenzo. Sementara Marco Simoncelli, Colin Edwards dan Loris Capirossi berada di urutan lima, enam dan tujuh.
Stoner masih terus mempertahankan keunggulannya atas Dovizioso. Delapan lap menjelang akhir balapan empat posisi terdepan tak berubah. Tapi, jarak antara Dovizioso di posisi dua dan Rossi di posisi tiga melebar menjadi tiga detik.
Lorenzo sendiri masih kesulitan untuk bisa menyalip Rossi. Salah satu calon juara dunia ini terancam gagal naik podium lantaran masih tertahan di posisi empat.
Satu lap kemudian, Lorenzo sempat menyalip Rossi di sebuah tikungan. Namun, The Doctor tak mau begitu saja menyerahkan posisinya dan kembali berhasil merebut posisi ketiga dari tangan rekan setimnya itu.
Dovizioso sendiri masih mempertahankan keunggulan tiga detik atas Rossi. Di depan, Stoner tampak nyaman memimpin dengan keunggulan 0,7 detik atas Dovizioso.
Lima lap menjelang akhir balapan, Stoner kian tak terkejar dan jaraknya dengan Dovizioso melebar menjadi 1,137 detik. Sementara Dovizioso unggul 3,617 detik atas Rossi, dan Rossi sendiri unggul 0,021 detik atas Lorenzo.
Sengitnya pertarungan antara Rossi dan Lorenzo memuncak di tiga lap terakhir. Keduanya berduel wheel-to-wheel dengan Lorenzo beberapa kali sempat menyalip Rossi di tikungan.
Kendati demikian, Rossi berhasil membuktikan bahwa dirinya masih bisa mengungguli rekan satu timnya itu. Ia akhirnya finis di posisi tiga dengan menyisakan Lorenzo untuk mengakhiri balapan di urutan empat.
Stoner sendiri akhirnya menjadi juara dengan keunggulan sekitar tiga detik atas Dovizioso.
( roz / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Sabtu, 26/05/2012 10:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Jepang Mengejar China
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)




_4.gif)

