Australia Terbuka
Djokovic Mengejar Gelar & Torehan Khusus
Minggu, 29/01/2012 06:15 WIB

Getty Images
Melbourne - Novak Djokovic akan mengejar titel grand slam kelimanya dan bikin torehan khusus. Jika itu terjadi, maka ia sekaligus akan memberikan Rafael Nadal sebuah rekor buruk.
Dalam karier bertenisnya, Djokovic sudah meraih tiga gelar grand slam yakni dua gelar juara Australia Terbuka, dan masing-masing satu titel Wimbledon dan AS Terbuka.
Tiga dari empat gelar tersebut Djokovic raih pada tahun 2011 lalu, dengan dua di antaranya disabet secara beruntun yakni di Wimbledon dan AS Terbuka.
Walhasil, di Melbourne Park ia kini membidik gelar grand slam ketiganya secara beruntun. Kalau sukses maka si petenis rangking satu dunia asal Serbia akan menjadi pria kelima di Era Open yang bisa memenangi tiga gelar grand slam secara berturut-turut.
Sebelumnya sudah ada Roger Federer, Rod Laver, Andre Agassi, dan Nadal, lawan yang juga akan dihadapi oleh Djokovic di final Australia Terbuka 2012.
Seandainya Djokovic benar-benar bisa melakukannya maka ia juga akan membuat Nadal, yang ia kalahkan di dua final grand slam terakhir, menjadi petenis putra pertama semenjak Era Open yang mengalami kekalahan di tiga final grand slam secara beruntun.
Ditilik dari sejumlah pertemuan terakhir antara keduanya, Djokovic punya peluang besar mengalahkan Nadal, peraih 10 gelar grand slam.
Dari 10 pertemuan terakhir antara kedua petenis Djokovic mampu delapan kali mengalahkan Nadal, termasuk di antaranya dalam enam pertemuan teranyar. Tapi secara keseluruhan Djokovic masih tertinggal dari Nadal dengan jumlah kemenangan 13 berbanding 16.
"Aku tahu aku mungkin memiliki keuntungan mental karena aku sudah memenangi enam final. Kami bermain di 2011 dan aku mencatatkan banyak sukses melawan dirinya," ujar Djokovic pede seperti dilansir Yahoosports.
Pun demikian, Djokovic yang sebelum tahun lalu lebih banyak berada di bawah bayang-bayang Nadal dan Federer tak mau terlampau percaya diri. Ia sadar sebagai petenis nomor satu dirinya menjadi target utama dari seluruh rivalnya.
"Aku sadar kalau semua orang menginginkan titel grand slam, ingin duduk di posisi satu. Itu wajar. Aku sudah siap untuk tantangan itu," tegas petenis yang akrab disapa Nole itu.
( krs / din )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam karier bertenisnya, Djokovic sudah meraih tiga gelar grand slam yakni dua gelar juara Australia Terbuka, dan masing-masing satu titel Wimbledon dan AS Terbuka.
Tiga dari empat gelar tersebut Djokovic raih pada tahun 2011 lalu, dengan dua di antaranya disabet secara beruntun yakni di Wimbledon dan AS Terbuka.
Walhasil, di Melbourne Park ia kini membidik gelar grand slam ketiganya secara beruntun. Kalau sukses maka si petenis rangking satu dunia asal Serbia akan menjadi pria kelima di Era Open yang bisa memenangi tiga gelar grand slam secara berturut-turut.
Sebelumnya sudah ada Roger Federer, Rod Laver, Andre Agassi, dan Nadal, lawan yang juga akan dihadapi oleh Djokovic di final Australia Terbuka 2012.
Seandainya Djokovic benar-benar bisa melakukannya maka ia juga akan membuat Nadal, yang ia kalahkan di dua final grand slam terakhir, menjadi petenis putra pertama semenjak Era Open yang mengalami kekalahan di tiga final grand slam secara beruntun.
Ditilik dari sejumlah pertemuan terakhir antara keduanya, Djokovic punya peluang besar mengalahkan Nadal, peraih 10 gelar grand slam.
Dari 10 pertemuan terakhir antara kedua petenis Djokovic mampu delapan kali mengalahkan Nadal, termasuk di antaranya dalam enam pertemuan teranyar. Tapi secara keseluruhan Djokovic masih tertinggal dari Nadal dengan jumlah kemenangan 13 berbanding 16.
"Aku tahu aku mungkin memiliki keuntungan mental karena aku sudah memenangi enam final. Kami bermain di 2011 dan aku mencatatkan banyak sukses melawan dirinya," ujar Djokovic pede seperti dilansir Yahoosports.
Pun demikian, Djokovic yang sebelum tahun lalu lebih banyak berada di bawah bayang-bayang Nadal dan Federer tak mau terlampau percaya diri. Ia sadar sebagai petenis nomor satu dirinya menjadi target utama dari seluruh rivalnya.
"Aku sadar kalau semua orang menginginkan titel grand slam, ingin duduk di posisi satu. Itu wajar. Aku sudah siap untuk tantangan itu," tegas petenis yang akrab disapa Nole itu.
( krs / din )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
-
Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
-
Jumat, 25/05/2012 22:34 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Sabtu, 26/05/2012 10:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Jepang Mengejar China
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

