Djokovic: Sayangnya Tak Bisa Ada Dua Pemenang
Senin, 30/01/2012 00:10 WIB

Getty Images/Mark Dadswell
Melbourne - Novak Djokovic menaruh hormat tinggi pada Rafael Nadal usai keduanya bertarung hampir enam jam di final Australia Terbuka. Andai bisa berbagi gelar, Djokovic menyebut lawannya juga pantas jadi juara.
Djokovic dan Nadal mempertontonkan pertarungan luar biasa saat keduanya mencoba merebut status yang terbaik di final Australia Terbuka, Minggu (29/1/2012) malam WIB. Lewat duel nyaris berdurasi enam jam, sang petenis Serbia mengalahkan wakil Spanyol dengan 5-7, 6-4, 6-2, 6-7, dan 7-5.
Usai pertandingan melelahkan tersebut, Djokovic memberi sanjungan tinggi pada Nadal. Disebutnya kalau Nadal juga layak jadi pemenang dalam pertandingan itu atas sejarah hebat yang sudah keduanya ciptakan dalam pertemuan tersebut.
"Sayangnya tidak bisa ada dua pemenang, padahal pertandingannya menciptakan sejarah hari ini. Saya mendoakan yang terbaik untuk Rafa dan keberuntungan untuk seluruh timnya di sisa musim ini," sahut Djokovic usai menerima trofi juara.
Kemenangan tersebut memperbaiki catatan pertemuan Djokovic atas Nadal menjadi 14 kemenangan dan 16 kali kalah. Titel Australia Terbuka 2012 ini sekaligus menjadi gelar Grand Slam kelima buat petenis berusia 24 tahun itu.
"Saya ingin berterimakasih pada pelatih, pacar dan semua keluarga yang selama bertahun-tahun menyertai perjalanan saya, mendukung saya secara personal dan profesional, kalian adalah pendukung terbesar saya. Ini semua tak akan mungkin tanpa kalian."
"Penonton di sini, ya Tuhan, kalian sungguh luar biasa. Saat Anda datang ke Australia, tak peduli dari manapun asalnya, karena di sini semua pemain merasa dicintai. Juga, saya mengucapkan terimakasih pada pendukung asal Serbia, baik yang ada di sini maupun di rumah," tuntas Djokovic di Marca.
( din / rin )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Djokovic dan Nadal mempertontonkan pertarungan luar biasa saat keduanya mencoba merebut status yang terbaik di final Australia Terbuka, Minggu (29/1/2012) malam WIB. Lewat duel nyaris berdurasi enam jam, sang petenis Serbia mengalahkan wakil Spanyol dengan 5-7, 6-4, 6-2, 6-7, dan 7-5.
Usai pertandingan melelahkan tersebut, Djokovic memberi sanjungan tinggi pada Nadal. Disebutnya kalau Nadal juga layak jadi pemenang dalam pertandingan itu atas sejarah hebat yang sudah keduanya ciptakan dalam pertemuan tersebut.
"Sayangnya tidak bisa ada dua pemenang, padahal pertandingannya menciptakan sejarah hari ini. Saya mendoakan yang terbaik untuk Rafa dan keberuntungan untuk seluruh timnya di sisa musim ini," sahut Djokovic usai menerima trofi juara.
Kemenangan tersebut memperbaiki catatan pertemuan Djokovic atas Nadal menjadi 14 kemenangan dan 16 kali kalah. Titel Australia Terbuka 2012 ini sekaligus menjadi gelar Grand Slam kelima buat petenis berusia 24 tahun itu.
"Saya ingin berterimakasih pada pelatih, pacar dan semua keluarga yang selama bertahun-tahun menyertai perjalanan saya, mendukung saya secara personal dan profesional, kalian adalah pendukung terbesar saya. Ini semua tak akan mungkin tanpa kalian."
"Penonton di sini, ya Tuhan, kalian sungguh luar biasa. Saat Anda datang ke Australia, tak peduli dari manapun asalnya, karena di sini semua pemain merasa dicintai. Juga, saya mengucapkan terimakasih pada pendukung asal Serbia, baik yang ada di sini maupun di rumah," tuntas Djokovic di Marca.
( din / rin )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 23:16 WIB
Usai Kalah di Laga Penentuan, Lindaweni Sulit Tidur
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
-
Kamis, 24/05/2012 21:32 WIB
Buruk, Mental Pemain Indonesia di Saat Kritis
-
Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
-
Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
620 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

