Nadal Diusik TV Prancis, Spanyol Meradang
Rabu, 08/02/2012 22:25 WIB

(screenshot Youtube)
Madrid - Sebuah video yang ditayangkan stasiun televisi Prancis Canal+ secara khusus membuat Federasi Tenis Spanyol (RFET) berang. Pasalnya video itu memberi indikasi kalau petenis Rafael Nadal dan rekan-rekan atlet senegaranya suka menggunakan doping.
Video kontroversial itu tampil di dalam sebuah tayangan sketsa dari acara "Les Guignols". Di video itu, sebuah sosok yang mirip Nadal ditampilkan mengisi tangki bahan bakarnya dengan air seninya sendiri sebelum kemudian dihentikan polisi lalu lintas karena melaju terlalu cepat (lihat videonya di sini).
Di akhir tayangan tersebut muncul tulisan "Atlet-atlet Spanyol. Mereka menang bukan karena kebetulan" di tengah-tengah layar, dikelilingi logo-logo federasi olahraga Spanyol, termasuk tenis, sepakbola dan balap sepeda.
Video tersebut tak pelak bikin RFET meradang. Disiarkan setelah pebalap sepeda Spanyol Alberto Contador dihukum dua tahun karena positif doping di Tour de France 2012, jelas bahwa materi tayangan itu adalah cibiran terhadap atlet-atlet Spanyol secara umum, dan dunia tenis Spanyol dan Nadal pada khususnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu (8/2/2012), RFET pun menegaskan sudah berencana menuntut Canal+ atas tudingan "memublikasikan sebuah video yang menggunakan emblem dan anagram federasi (olahraga Spanyol), dan berisikan sindiran keras yang merusak dan tidak dapat diterima".
RFET juga akan menuntut agar video itu segera ditarik, logo-logo yang muncul juga tak digunakan lagi, dan Canal+ membayar denda atas penggunannya yang tanpa izin.
"Dalam kejadian ini batas-batas yang dapat ditoleransi sudah dilanggar dan kami di RFET tidak bisa mengabaikan pendiskreditan dan penghinaan terhadap para atlet kami," tegas Presiden RFET Jose Luis Escanuela.
Tayangan dari Canal+ itu sendiri juga disebut-sebut sebagai sebuah bentuk "serangan" teranyar dari kubu Prancis ke para atlet Spanyol. Pada bulan November lalu, kampiun Prancis Terbuka 1983 dari Prancis, Yannick Noah, juga menuduh sukses para atlet Spanyol adalah berkat "ramuan ajaib".
( krs / mfi )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Video kontroversial itu tampil di dalam sebuah tayangan sketsa dari acara "Les Guignols". Di video itu, sebuah sosok yang mirip Nadal ditampilkan mengisi tangki bahan bakarnya dengan air seninya sendiri sebelum kemudian dihentikan polisi lalu lintas karena melaju terlalu cepat (lihat videonya di sini).
Di akhir tayangan tersebut muncul tulisan "Atlet-atlet Spanyol. Mereka menang bukan karena kebetulan" di tengah-tengah layar, dikelilingi logo-logo federasi olahraga Spanyol, termasuk tenis, sepakbola dan balap sepeda.
Video tersebut tak pelak bikin RFET meradang. Disiarkan setelah pebalap sepeda Spanyol Alberto Contador dihukum dua tahun karena positif doping di Tour de France 2012, jelas bahwa materi tayangan itu adalah cibiran terhadap atlet-atlet Spanyol secara umum, dan dunia tenis Spanyol dan Nadal pada khususnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu (8/2/2012), RFET pun menegaskan sudah berencana menuntut Canal+ atas tudingan "memublikasikan sebuah video yang menggunakan emblem dan anagram federasi (olahraga Spanyol), dan berisikan sindiran keras yang merusak dan tidak dapat diterima".
RFET juga akan menuntut agar video itu segera ditarik, logo-logo yang muncul juga tak digunakan lagi, dan Canal+ membayar denda atas penggunannya yang tanpa izin.
"Dalam kejadian ini batas-batas yang dapat ditoleransi sudah dilanggar dan kami di RFET tidak bisa mengabaikan pendiskreditan dan penghinaan terhadap para atlet kami," tegas Presiden RFET Jose Luis Escanuela.
Tayangan dari Canal+ itu sendiri juga disebut-sebut sebagai sebuah bentuk "serangan" teranyar dari kubu Prancis ke para atlet Spanyol. Pada bulan November lalu, kampiun Prancis Terbuka 1983 dari Prancis, Yannick Noah, juga menuduh sukses para atlet Spanyol adalah berkat "ramuan ajaib".
( krs / mfi )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 08:24 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
-
Kamis, 24/05/2012 23:16 WIB
Usai Kalah di Laga Penentuan, Lindaweni Sulit Tidur
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
-
Kamis, 24/05/2012 21:32 WIB
Buruk, Mental Pemain Indonesia di Saat Kritis
-
Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
621 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

