Chisora Minta Maaf Atas Aksinya di Munich
Selasa, 21/02/2012 06:11 WIB

(AFP/ Christof Stache)
London - Dereck Chisora meminta maaf untuk serangkaian aksinya di Munich. Ia mengakui tindakan yang dilakukannya baik sebelum dan sesudah pertarungannya melawan Vitali Klitschko tidak dapat dibenarkan.
Petinju Britania ini gagal merebut sabuk gelar juara kelas berat versi WBC dari tangan sang juara bertahan Klitschko usai kalah angka dalam pertandingan di Olympiahalle pada Minggu (19/2) dinihari WIB.
Pada acara timbang badan yang dilakukan sehari sebelumnya, Chisora menampar pipi Klitschko sementara di acara konferensi pers pasca laga ia terlibat perkelahian dengan rekan senegaranya, David Haye.
Chisora bahkan melontarkan ancaman akan menembak Haye pasca perkelahian itu sehingga pihak kepolisian Munich terpaksa menahannya. Namun, setelah proses pemeriksaan, petinju berusia 28 tahun itu dibebaskan dan pada Senin (21/2) ia sudah kembali ke Inggris.
Seperti diwartakan Sky Sports, Chisora kini mengeluarkan permintaan maaf karena sudah mengecewakan banyak orang dengan tindakan yang telah dilakukannya itu.
"Menyusul laporan media yang ekstensif mengenai pertarungan saya dalam merebut sabuk gelar juara kelas berat WBC melawan Vitali Klitschko di Munich pada akhir pekan lalu, saya merasa saya harus sepenuh hati meminta maaf dalam aksi-aksi yang disesalkan baik sebelum dansesudah apa yang akan menjadi malam terbesar dalam karier saya," tulis pernyataan Chisora.
"Sementara perbuatan saya tidak dapat dibenarkan, ada banyak hal yang terjadi di belakang layar yang sangat membuat saya frustrasi sehingga emosi memuncak, bagaimana pun tentu saja ini bukan alasannya."
"Saya tidak bisa menjelaskan secara detil saat ini karena Badan Pengawasan Tinju Britania akan menyelidiki masalah ini dan juga perkelahian yang terjadi di antara David Haye dan diri saya sendiri di mana saya dipukul dengan sebuah botol. Di atas semua itu yang perlu digaris bawahi adalah saya telah mengecewakan keluarga saya, tim saya dan hal yang terburuk adalah olahraga yang saya cintai."
"Saya mengakui bahwa aksi-aksi saya sungguh tidak profesional, dengan atau tanpa provokasi. Sekarang dengan kepala yang dingin dan keuntungan dari yang sudah terjadi, aksi-akis saya di pekan lalu sangat disesalkan untuk mengatakan saya sungguh malu atas adegan yang dilaporkan media."
"Saya mengakui juga bahwa saya punya kewajiban sebagai seorang petinju profesional untuk berkelakuan baik di semua waktu terutama dengan tinju sebagai olahraga yang mengontrol agresi. Saya telah mengecewakan banyak orang pada Sabtu malam termasuk diri saya sendiri dan untuk itu saya sungguh-sungguh minta maaf."
Badan Pengawasan Tinju Britania telah memanggil Chisora untuk menghadiri sidang yang digelar pada Rabu (14/3) terkait aksinya tersebut.
( rin / rin )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Petinju Britania ini gagal merebut sabuk gelar juara kelas berat versi WBC dari tangan sang juara bertahan Klitschko usai kalah angka dalam pertandingan di Olympiahalle pada Minggu (19/2) dinihari WIB.
Pada acara timbang badan yang dilakukan sehari sebelumnya, Chisora menampar pipi Klitschko sementara di acara konferensi pers pasca laga ia terlibat perkelahian dengan rekan senegaranya, David Haye.
Chisora bahkan melontarkan ancaman akan menembak Haye pasca perkelahian itu sehingga pihak kepolisian Munich terpaksa menahannya. Namun, setelah proses pemeriksaan, petinju berusia 28 tahun itu dibebaskan dan pada Senin (21/2) ia sudah kembali ke Inggris.
Seperti diwartakan Sky Sports, Chisora kini mengeluarkan permintaan maaf karena sudah mengecewakan banyak orang dengan tindakan yang telah dilakukannya itu.
"Menyusul laporan media yang ekstensif mengenai pertarungan saya dalam merebut sabuk gelar juara kelas berat WBC melawan Vitali Klitschko di Munich pada akhir pekan lalu, saya merasa saya harus sepenuh hati meminta maaf dalam aksi-aksi yang disesalkan baik sebelum dansesudah apa yang akan menjadi malam terbesar dalam karier saya," tulis pernyataan Chisora.
"Sementara perbuatan saya tidak dapat dibenarkan, ada banyak hal yang terjadi di belakang layar yang sangat membuat saya frustrasi sehingga emosi memuncak, bagaimana pun tentu saja ini bukan alasannya."
"Saya tidak bisa menjelaskan secara detil saat ini karena Badan Pengawasan Tinju Britania akan menyelidiki masalah ini dan juga perkelahian yang terjadi di antara David Haye dan diri saya sendiri di mana saya dipukul dengan sebuah botol. Di atas semua itu yang perlu digaris bawahi adalah saya telah mengecewakan keluarga saya, tim saya dan hal yang terburuk adalah olahraga yang saya cintai."
"Saya mengakui bahwa aksi-aksi saya sungguh tidak profesional, dengan atau tanpa provokasi. Sekarang dengan kepala yang dingin dan keuntungan dari yang sudah terjadi, aksi-akis saya di pekan lalu sangat disesalkan untuk mengatakan saya sungguh malu atas adegan yang dilaporkan media."
"Saya mengakui juga bahwa saya punya kewajiban sebagai seorang petinju profesional untuk berkelakuan baik di semua waktu terutama dengan tinju sebagai olahraga yang mengontrol agresi. Saya telah mengecewakan banyak orang pada Sabtu malam termasuk diri saya sendiri dan untuk itu saya sungguh-sungguh minta maaf."
Badan Pengawasan Tinju Britania telah memanggil Chisora untuk menghadiri sidang yang digelar pada Rabu (14/3) terkait aksinya tersebut.
( rin / rin )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Senin, 14/05/2012 16:16 WIB
Palembang Akan Miliki Padepokan Pencak Silat Seluas Satu Hektar
-
Senin, 14/05/2012 14:14 WIB
Peserta Jakarta International 10K Bisa Ambil Race Pack Mulai Hari Ini
-
Senin, 14/05/2012 13:28 WIB
Subhan Aksa Gandeng Navigator Baru di Reli Acropolis
-
Minggu, 13/05/2012 19:46 WIB
GP2 Barcelona
Rio Finis ke-15 di Sprint Race
-
Minggu, 13/05/2012 12:29 WIB
GP2 Barcelona
Rio Pede Hadapi Sprint Race
- Kamis, 17/05/2012 06:08 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tak Bidik Podium, Rossi Cuma Ingin Hasil Lebih Oke
- Kamis, 17/05/2012 04:13 WIB
Italia Terbuka
Azarenka Melenggang, Serena Kerja Keras
- Kamis, 17/05/2012 02:05 WIB
Jelang Final Liga Champions
Cech Bidik Kado Ultah Dini
- Kamis, 17/05/2012 02:30 WIB
Roma Masters
Nadal Lewati Hadangan Pertama
- Kamis, 17/05/2012 00:23 WIB
Bursa Manajer Baru Liverpool: Martinez, Benitez, sampai Pep
- Rabu, 16/05/2012 14:20 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Rossi Menyimpan Harapan di Le Mans
- Rabu, 16/05/2012 06:29 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tekad Spies di Le Mans
- Kamis, 17/05/2012 04:49 WIB
Cedera Paksa Alves Absen di Final Copa del Rey
- Rabu, 16/05/2012 12:08 WIB
Jelang Final Liga Champions
Bayern vs Chelsea: Satu Target Beda Misi
- Rabu, 16/05/2012 00:06 WIB
Tim 'Tak Terkalahkan' Arsenal Paling Oke dalam 20 Tahun Premier League
- Minggu, 13/05/2012 23:00 WIB
City Juara Liga Inggris
873 Komentar - Senin, 14/05/2012 10:59 WIB
Fergie: City Butuh 100 Tahun untuk Bisa Samai MU
405 Komentar - Selasa, 15/05/2012 08:34 WIB
Tevez Bawa Spanduk Provokatif, City Minta Maaf
349 Komentar - Senin, 14/05/2012 07:42 WIB
Akhir Liga Inggris yang Sangat Dramatis
336 Komentar - Minggu, 13/05/2012 22:57 WIB
Tutup Musim dengan Kemenangan, MU Tetap Gagal Salip City
262 Komentar - Senin, 14/05/2012 18:37 WIB
Surat Terbuka Del Piero untuk Juventini
246 Komentar - Jumat, 11/05/2012 22:25 WIB
Okto: Saya Ingin Bela Negara
234 Komentar - Selasa, 15/05/2012 11:41 WIB
Fergie: MU Tak Akan Jor-joran Belanja Seperti City
221 Komentar - Minggu, 13/05/2012 17:57 WIB
Buntut Kekalahan Persipura, Dua Mobil TNI Dibakar
209 Komentar - Sabtu, 12/05/2012 08:30 WIB
El Real Ingin Catat Sejarah dengan Raih 100 Poin
204 Komentar








Sending your message






.gif)
