MP4-27 Tak Usung Stepped Nose, Hamilton Tetap Pede

Kris Fathoni W - detiksport
Kamis, 23/02/2012 19:15 WIB

Perbandingan hidung mobil McLaren & Ferrari (ilustrasi)

Barcelona - Lewis Hamilton optimistis dengan keputusan McLaren untuk tidak mengadopsi stepped nose di mobil barunya, sebuah fakta yang membuat tim itu berbeda dari kebanyakan tim F1 musim depan.

Selain MP4-27, seluruh 'Jet Darat' F1 untuk musim 2012 yang sudah dirilis sejauh ini mengadopsi stepped nose di bagian moncong mobilnya. Bentuk itu sendiri dilakukan untuk mengakomodasi peraturan baru di musim depan.

Dalam beberapa tahun belakangan, tim-tim F1 memang membekali mobilnya dengan bagian hidung tinggi demi meningkatkan aliran udara di bawah mobil yang pada prosesnya menciptakan downforce dan daya cengkeram lebih oke di tikungan cepat.

Akan tetapi hidung yang tinggi juga diyakini bisa menimbulkan bahaya lebih besar, misalnya dalam skenario sebuah mobil F1 ditabrak mobil F1 lain dari samping. Pasalnya hidung mobil yang tinggi dari si penabrak bikin pebalap yang mobilnya ditabrak berpotensi mendapat cedera.

Dari kerisauan itulah FIA lantas memberlakukan aturan baru di 2012 yang membuat para tim mesti menurunkan hidung mobilnya. Dalam aturan tersebut, bagian awal hidung mobil yang terletak di depan kokpit tetap boleh memiliki tinggi 62,5cm. Namun, tinggi hidung di bagian paling depan setelah suspensi harus memiliki tinggi maksimal 55cm.

Dengan adanya perbedaan ketinggian sebesar 7,5cm di antara kedua bagian tersebut, muncullah undakan ke bawah sepanjang 15cm untuk menghubungkan kedua bagian dengan tinggi berbeda tersebut.

Demi berusaha tetap mempertahankan downforce sekaligus mematuhi aturan, muncullah kemudian stepped nose di mobil-mobil F1 2012.

Akan tetapi, bentuk tersebut tidak diadopsi di MP4-27 karena McLaren meyakini sudah menemukan solusi untuk tidak melanggar peraturan tanpa menggunakan stepped nose. Meski sejumlah kalangan sudah meragukan efektivitas solusi itu, Hamilton tetap optimistis.

"Itu tak terlihat negatif. Aku pikir kami tetap memiliki downforce di mobil, atau setidaknya downforce yang mirip dengan yang lain," tukas Hamilton di ESPN F1.

"Pertanyaannya selalu adalah menemukan keseimbangan dan di mana Anda memiliki downforce-nya, apakah Anda memilikinya di bagian depan, di bagian tengah atau di belakang mobil," paparnya.





( krs / a2s )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Info F1 : Berita | Klasemen | Jadwal Race
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru