Rabu, 18/04/2012 21:12 WIB
Stephanie Handojo, Atlet Tunagrahita yang Berprestasi
detikSport/Amalia Dwi Septi
Jakarta - Sejak lahir mengidap downsyndrome, Stephanie Handojo mesti menjalani kehidupan yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Meskipun punya kekurangan, ia dapat membuktikan dirinya mampu berprestasi tinggi.
Gadis yang lahir pada 5 November 1991 ini tumbuh besar bersama kedua orangtuanya, Maria Yustina dan Santoso Handojo. Mereka merawat dan membesarkan Stephanie penuh kasih sayang.
Stephanie yang kini duduk di bangku kelas 3 SMA tersebut, sejak kecil memang sudah mulai mengikuti kegiatan positif khususnya di bidang olahraga seperti berenang dan bulutangkis. Bahkan, saat menginjak usia 12 tahun, ia berhasil meraih juara 1 pada kejuaraan Porcada.
Meskipun ia terlahir dengan kekurangan, namun hal itu tidak menyurutkan semangat Stephanie menggali bakatnya yang lain di dunia musik. Ia tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) karena mampu bermain piano dengan 22 lagu selama 2 jam.
Kendati begitu ia masih fokus dalam bidang olahraga, dengan perkembangan prestasi yang makin gemilang. Terpilih mewakili Indonesia di ajang Special Olympics World 2011 di Athena, Yunani, Stephanie meraih medali emas dari cabang renang nomor 50 meter gaya dada.
Special Olimpics Indonesia (SOina) sebagai organisasi yang menaungi atlet-atlet tunagrahita melihat bahwa anak didiknya itu mempunyai kemampuan dan semangat yang luar biasa. Mereka kemudian merekomendasikan Stephanie, setelah menyisihkan dua anak lain, untuk mengikuti seleksi khusus yang dilakukan UNICEF dan Inggris menjelang Olimpiade 2012.
Ia akhirnya terpilih mewakili Indonesia dalam tim yang terdiri dari 20 anak dari 20 negara, untuk ikut membawa obor Olimpiade tersebut. Di Inggris nanti Stephanie akan ditempatkan di wilayah Nottingham, berlari sekitar 300 meter dengan membawa obor seberat 1,5 kilogram.
Supaya siap fisik dan mental, SOIna menyiapkan pula program untuk Stephanie. Mereka akan melatih Stephanie selama dua minggu di Jakarta dan Bandung, dipimpin oleh Koordinator Pelatih SOIna Mustara Musa.
Bertempat di kantor SOIna Jakarta, Rabu (18/4/2012) Ketua Umum SOIna Pudji Hastuti menyampaikan rasa kebangganya. Stephanie yang mengenakan kemeja bermotif tampak gembira.
Menanggapi penunjukan tersebut, Stephanie yang juga didampingi orangtunya merasa sangat bahagia. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada orangtuanya yang tak pernah lelah merawat hingga ia mampu menjadi atlet yang berprestasi.
"Terima kasih kepada mama dan papa, serta SOIna atas dukungannya selama ini. Saya sangat senang terpilih menjadi pembawa obor Olimpiade 2012," ujar Stephanie dengan kemampuan berbicara yang terbatas itu.
Selamat bertugas, Stephanie.
(a2s/mfi)
Gadis yang lahir pada 5 November 1991 ini tumbuh besar bersama kedua orangtuanya, Maria Yustina dan Santoso Handojo. Mereka merawat dan membesarkan Stephanie penuh kasih sayang.
Stephanie yang kini duduk di bangku kelas 3 SMA tersebut, sejak kecil memang sudah mulai mengikuti kegiatan positif khususnya di bidang olahraga seperti berenang dan bulutangkis. Bahkan, saat menginjak usia 12 tahun, ia berhasil meraih juara 1 pada kejuaraan Porcada.
Meskipun ia terlahir dengan kekurangan, namun hal itu tidak menyurutkan semangat Stephanie menggali bakatnya yang lain di dunia musik. Ia tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) karena mampu bermain piano dengan 22 lagu selama 2 jam.
Kendati begitu ia masih fokus dalam bidang olahraga, dengan perkembangan prestasi yang makin gemilang. Terpilih mewakili Indonesia di ajang Special Olympics World 2011 di Athena, Yunani, Stephanie meraih medali emas dari cabang renang nomor 50 meter gaya dada.
Special Olimpics Indonesia (SOina) sebagai organisasi yang menaungi atlet-atlet tunagrahita melihat bahwa anak didiknya itu mempunyai kemampuan dan semangat yang luar biasa. Mereka kemudian merekomendasikan Stephanie, setelah menyisihkan dua anak lain, untuk mengikuti seleksi khusus yang dilakukan UNICEF dan Inggris menjelang Olimpiade 2012.
Ia akhirnya terpilih mewakili Indonesia dalam tim yang terdiri dari 20 anak dari 20 negara, untuk ikut membawa obor Olimpiade tersebut. Di Inggris nanti Stephanie akan ditempatkan di wilayah Nottingham, berlari sekitar 300 meter dengan membawa obor seberat 1,5 kilogram.
Supaya siap fisik dan mental, SOIna menyiapkan pula program untuk Stephanie. Mereka akan melatih Stephanie selama dua minggu di Jakarta dan Bandung, dipimpin oleh Koordinator Pelatih SOIna Mustara Musa.
Bertempat di kantor SOIna Jakarta, Rabu (18/4/2012) Ketua Umum SOIna Pudji Hastuti menyampaikan rasa kebangganya. Stephanie yang mengenakan kemeja bermotif tampak gembira.
Menanggapi penunjukan tersebut, Stephanie yang juga didampingi orangtunya merasa sangat bahagia. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada orangtuanya yang tak pernah lelah merawat hingga ia mampu menjadi atlet yang berprestasi.
"Terima kasih kepada mama dan papa, serta SOIna atas dukungannya selama ini. Saya sangat senang terpilih menjadi pembawa obor Olimpiade 2012," ujar Stephanie dengan kemampuan berbicara yang terbatas itu.
Selamat bertugas, Stephanie.
(a2s/mfi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kemenangan yang Beri Roma Kepercayaan Diri
0 share this. -
Siang Ini Lawan India, Indonesia Selalu Memulai dengan Berdoa
0 share this. -
Valdes Sudah 500 Penampilan Bersama Barcelona
0 share this. -
Ibrahimovic Pemain Terbaik Liga Prancis Musim Ini
0 share this. -
Nadal dan Serena Juara Roma Masters
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 17/05/2013 17:51 WIB
Mepet, Jakarta Dinilai Tak Siap Jadi Tuan Rumah ISG
-
Kamis, 16/05/2013 18:03 WIB
KONI Bakal Rekrut Polisi Jadi Atlet
- Senin, 20/05/2013 10:14 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Siang Ini Lawan India, Indonesia Selalu Memulai dengan Berdoa
- Senin, 20/05/2013 08:44 WIB
Ancelotti diminta untuk tinggalkan PSG
- Senin, 20/05/2013 09:36 WIB
Foto Sport
Nadal dan Serena Juara Roma Masters
- Senin, 20/05/2013 06:29 WIB
Dovizioso Senang dengan Le Mans yang Basah
- Senin, 20/05/2013 09:13 WIB
Budaya Balapan Baru di Yamaha Cup Race 2013
- Senin, 20/05/2013 10:43 WIB
'Indonesia Harus Menang Lawan India'
- Senin, 20/05/2013 05:40 WIB
Spurs Menangi Game Pertama Final Barat
- Senin, 20/05/2013 03:07 WIB
Finis di Posisi 12, Rossi Merasa Punya Potensi Naik Podium
- Minggu, 19/05/2013 01:36 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Hari yang Buruk untuk Rossi
- Minggu, 19/05/2013 19:58 WIB
MotoGP Prancis
Pedrosa Menangi Balapan Seru di Le Mans
- Sabtu, 18/05/2013 05:15 WIB
Taklukkan Madrid, Atletico Menangi Copa del Rey
472 Komentar - Minggu, 19/05/2013 19:58 WIB
Pedrosa Menangi Balapan Seru di Le Mans
264 Komentar - Selasa, 14/05/2013 01:59 WIB
Moratti Tegaskan Kepercayaannya pada Stramaccioni
239 Komentar - Rabu, 15/05/2013 01:03 WIB
Rossi Dinilai Masih Belum Nyaman di Atas YZR-M1
214 Komentar - Sabtu, 18/05/2013 06:27 WIB
Mourinho: Atletico Tak Pantas Juara
205 Komentar - Sabtu, 18/05/2013 11:53 WIB
Kartu Merah Puncak Rasa Frustrasi Ronaldo
193 Komentar - Sabtu, 18/05/2013 20:32 WIB
Marquez Rebut Pole, Pedrosa Jatuh
169 Komentar - Jumat, 17/05/2013 20:25 WIB
Pedrosa Kembali Terdepan, Honda Tercepat Satu-Dua
158 Komentar - Rabu, 15/05/2013 05:27 WIB
Bos Yamaha Ingin Direktur Balap Bicara ke Marquez soal Manuvernya
128 Komentar - Selasa, 14/05/2013 04:51 WIB
City Pecat Mancini
125 Komentar
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 20:58 WIB WIB
Serena Juara Usai Kalahkan Azarenka
-
Minggu, 19/05/2013 19:58 WIB WIB
Pedrosa Menangi Balapan Seru di Le Mans





.gif)








