Selasa, 18/09/2012 14:39 WIB

Soal Rangkap Jabatan Kandidat Ketum PBSI, Ketua KONI: Kami Serahkan ke PBSI

Lucas Aditya - detikSport
Jakarta - Masuknya nama Marzuki Alie dan Gita Wirjawan dalam bursa calon ketua umum PBSI berpotensi menabrak aturan hukum yang berlaku. Menanggapinya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyerahkan semuanya ke PBSI.

Musyawarah nasional (munas) PBSI bakal berlangsung pada 20-22 September 2012, di Yogyakarta. Sejauh ini ada tiga nama kandidat yang telah masuk bursa yaitu, Icuk Sugiarto, Gita Wirjawan, dan Marzuki Alie.

Mengingat bahwa ada kandidat yang masih menjadi pejabat publik, maka itu berpeluang melanggar UU 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), maupun PP 16/2007 tentang penyelenggaraan keolahragaan. Dalam aturan hukum itu dijelaskan bahwa bahwa pejabat publik/struktural dilarang merangkap jabatan di induk organisasi olahraga.

Saat ini Gita masih tercatat menjabat sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Bersatu II. Sementara itu Marzuki masih berstatus ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI.

Ketika dimintai tanggapan mengenai hal itu, Ketua KONI Tono Suratman enggan banyak berkomentar. "Soal pemilihan ketua umum KONI menyerahkan semuanya kepada PBSI. Kami akan mengikuti semua proses yang dilakukan oleh PBSI," terang Tono Suratman saat dihubungi detikSport, Selasa (18/9) siang.

"Setelah (kepengurusan baru terpilih) itu KONI akan bekerja bersama-sama dengan dengan PBSI," tambahnya singkat.


(krs/mrp)
Sponsored Link


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru


MustRead close