Selasa, 15/01/2013 19:29 WIB
Lance Armstrong Dikabarkan Sudah Akui Gunakan Doping
Getty Images
Texas - Setelah terus menerus menyangkal, Lance Armstrong akhirnya mengakui tuduhan dirinya menggunakan doping. Pengakuan tersebut dibuat Armstrong dalam wawancara dengan Oprah Winfrey.
Wawancara Oprah dengan Armstrong berlansung Senin (14/1/2013) kemarin di kediaman Armstrong yang terletak di Austin, Texas. Wawancara tersebut akan ditayangkan di Oprah Winfrey Show dan bakal mengudara Selasa (15/1/2013) malam ini di stasiun televisi CBS.
Oprah menolak memberikan informasi terkait hasil wawancaranya dengan mantan peraih tujuh gelar Tour de France itu. Melalui akun Twitternya, Oprah hanya menulis "Baru menuntaskan (wawancara) dengan @lancearmstrong selama lebih dari 2 1/2 jam. Dia sudah SIAP!"
Seorang sumber dekat dengan acara tersebut -- yang menolak disebut namanya -- mengonfirmasi kalau Armstrong telah membuat pengakuan atas tuduhan yang selama bertahun-tahun diarahkan padanya. Disebut sumber itu, Armstrong secara umum mengaku kalau dirinya telah menggunakan doping, namun dia tidak bercerita secara detil soal konsumsi obar-obatan terlarang tersebut. Demikian diberitakan USAToday.
Dilanjutkan sumber tersebut, Armstrong mengaku mulai menggunakan doping di pertengahan 1990-an, hal mana sesuai dengan pernyataan yang sempat dibuat badan antidoping Amerika Serikat (USADA). Tuduhan doping pada Armstrong sudah muncul sejak pertengahan 1990-an, saat George Hincapie dan Stephen Swart menyebut kalau rekan mereka telah menggunakan substansi pendukung performa.
Armstrong bahkan dikabarkan siap bekerjasama dengan pihak federal untuk mengungkapkan siapa pebalap sepeda lain yang telah menggunakan substansi terlarang. Hal tersebut dilakukan Armstrong agar hukuman larangan berlomba selama sumur hidup yang dia terima bisa dikurangi. Namun upaya Armstrong kembali ke ajang internasional diyakini bakal sulit karena International Cycling Union tak akan begitu saja menerima pengakuan pria berusia 41 tahun itu.
Armstrong beberapa jam lalu juga telah meminta maaf pada stafnya yang bekerja di Livestrong, yayasan kangker yang dia bangun sejak tahun 1997 silam.
"Dia sudah melakukan pembicaraan tertutup dengan staff, yang telah melakukan pekerjaan penting bagi yayasan selama bertahun-tahun. Itu eskpresi pernyataan yang sangat menyentuh dan penuh penyesalan atas tekanan yang telah para staff rasakan dalam beberapa tahun terakhir terkait pemberitaan media," demikian diungkapkan jurubicara Livestrong, Katherine McLane.
USADA pada Agustus lalu menyatakan bahwa Armstrong akan mendapatkan sanksi berupa pencabutan gelar dan pencekalan, setelah ia memutuskan untuk tidak lagi memberikan perlawanan atas tudingan USADA soal konsumsi substansi pendorong performa selama kariernya. Saat itu, Armstrong memang mengaku tidak pernah menggunakan doping. Tetapi ia menyatakan telah lelah terus-menerus membuktikan ketidakbersalahannya sehingga sudah "pasrah".
(din/cas)
Wawancara Oprah dengan Armstrong berlansung Senin (14/1/2013) kemarin di kediaman Armstrong yang terletak di Austin, Texas. Wawancara tersebut akan ditayangkan di Oprah Winfrey Show dan bakal mengudara Selasa (15/1/2013) malam ini di stasiun televisi CBS.
Oprah menolak memberikan informasi terkait hasil wawancaranya dengan mantan peraih tujuh gelar Tour de France itu. Melalui akun Twitternya, Oprah hanya menulis "Baru menuntaskan (wawancara) dengan @lancearmstrong selama lebih dari 2 1/2 jam. Dia sudah SIAP!"
Seorang sumber dekat dengan acara tersebut -- yang menolak disebut namanya -- mengonfirmasi kalau Armstrong telah membuat pengakuan atas tuduhan yang selama bertahun-tahun diarahkan padanya. Disebut sumber itu, Armstrong secara umum mengaku kalau dirinya telah menggunakan doping, namun dia tidak bercerita secara detil soal konsumsi obar-obatan terlarang tersebut. Demikian diberitakan USAToday.
Dilanjutkan sumber tersebut, Armstrong mengaku mulai menggunakan doping di pertengahan 1990-an, hal mana sesuai dengan pernyataan yang sempat dibuat badan antidoping Amerika Serikat (USADA). Tuduhan doping pada Armstrong sudah muncul sejak pertengahan 1990-an, saat George Hincapie dan Stephen Swart menyebut kalau rekan mereka telah menggunakan substansi pendukung performa.
Armstrong bahkan dikabarkan siap bekerjasama dengan pihak federal untuk mengungkapkan siapa pebalap sepeda lain yang telah menggunakan substansi terlarang. Hal tersebut dilakukan Armstrong agar hukuman larangan berlomba selama sumur hidup yang dia terima bisa dikurangi. Namun upaya Armstrong kembali ke ajang internasional diyakini bakal sulit karena International Cycling Union tak akan begitu saja menerima pengakuan pria berusia 41 tahun itu.
Armstrong beberapa jam lalu juga telah meminta maaf pada stafnya yang bekerja di Livestrong, yayasan kangker yang dia bangun sejak tahun 1997 silam.
"Dia sudah melakukan pembicaraan tertutup dengan staff, yang telah melakukan pekerjaan penting bagi yayasan selama bertahun-tahun. Itu eskpresi pernyataan yang sangat menyentuh dan penuh penyesalan atas tekanan yang telah para staff rasakan dalam beberapa tahun terakhir terkait pemberitaan media," demikian diungkapkan jurubicara Livestrong, Katherine McLane.
USADA pada Agustus lalu menyatakan bahwa Armstrong akan mendapatkan sanksi berupa pencabutan gelar dan pencekalan, setelah ia memutuskan untuk tidak lagi memberikan perlawanan atas tudingan USADA soal konsumsi substansi pendorong performa selama kariernya. Saat itu, Armstrong memang mengaku tidak pernah menggunakan doping. Tetapi ia menyatakan telah lelah terus-menerus membuktikan ketidakbersalahannya sehingga sudah "pasrah".
(din/cas)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Martinez Tak Mau Asal Beli Pemain
0 share this. -
Oduamadi Pencetak Hat-trick Kesembilan di Piala Konfederasi
0 share this. -
Banyak Diego di Piala Konfederasi
0 share this. -
Enigma Tuan Mourinho
0 share this. -
Cryuff: Neymar? Beri Dia Waktu
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 14/06/2013 11:53 WIB
CIMB Classic 2013 Hadirkan Phil Mickelson
-
Kamis, 13/06/2013 15:32 WIB
6 Tips Lari ala Indo Runners
- Selasa, 18/06/2013 11:27 WIB
Benzema dan Ribery akan disidang
- Selasa, 18/06/2013 05:29 WIB
Suzuki Dinilai Punya Potensi Bagus
- Selasa, 18/06/2013 01:19 WIB
Ujicoba MotoGP Catalunya
Suzuki Kembali, Lorenzo Jadi yang Tercepat
- Senin, 17/06/2013 02:20 WIB
Nyaris Celaka Lagi, Rossi Kritik Bautista
- Senin, 17/06/2013 07:28 WIB
Marquez Sudah Senang Bisa Bayangi Pedrosa dan Lorenzo
- Senin, 17/06/2013 10:42 WIB
Tribute to Taufik Hidayat
Selamat Membuka Lembaran Baru, Sang Legenda!
- Senin, 17/06/2013 00:06 WIB
Lorenzo Tak Menyangka Menang di Catalunya
- Senin, 17/06/2013 16:12 WIB
Suzuki Akan Kembali ke MotoGP di 2015
- Senin, 17/06/2013 13:18 WIB
Gegap Gempita Istora di Indonesia Open dan Proses Menuju Prestasi Kembali
- Minggu, 16/06/2013 19:59 WIB
Lorenzo Menang Lagi di Barcelona
284 Komentar - Minggu, 16/06/2013 06:49 WIB
Rossi: Penting untuk Start dengan Bagus & Jaga Ritme
260 Komentar - Kamis, 13/06/2013 09:14 WIB
Burgess: Rossi Juara Lagi? Itu Akan Jadi Keajaiban Kecil
253 Komentar - Sabtu, 15/06/2013 04:56 WIB
Pirlo Merasa Muda Lagi di Juventus
225 Komentar - Sabtu, 15/06/2013 20:19 WIB
Pole Milik Pedrosa
159 Komentar - Minggu, 16/06/2013 13:22 WIB
Terima Kritik Fans, Moratti Janji Inter Akan Kompetitif Musim Depan
152 Komentar - Rabu, 12/06/2013 18:08 WIB
Zanetti Dapat Kontrak Baru dari Inter
147 Komentar - Jumat, 14/06/2013 14:05 WIB
Dapat Kontrak Baru, Samuel Ingin Bawa Inter Bangkit Musim Depan
131 Komentar - Jumat, 14/06/2013 20:15 WIB
Rossi Ungguli Lorenzo di Sesi Kedua
131 Komentar - Senin, 17/06/2013 02:26 WIB
Nyaris Celaka Lagi, Rossi Kritik Bautista
130 Komentar
MustRead
close
-
Minggu, 16/06/2013 17:44 WIB WIB
Lee Yong Dae: Ahsan/Hendra Sangat Terbantu Dukungan Suporter
-
Minggu, 16/06/2013 16:30 WIB WIB
Ini Komentar Chong Wei Soal Pensiunnya Taufik





.gif)





_3.gif)



