Jumat, 18/01/2013 07:05 WIB
Australia Terbuka
Sharapova si 'Ratu Bagel' Siap Hadapi Venus
AFP/Manan Vatsyayana
Melbourne - Secara beruntun Maria Sharapova mencatatkan kemenangan tanpa cela di Australia Terbuka, yang membuatnya dapat julukan khusus. Tetapi rentetan capaiannya itu kini mungkin sulit dilanjutkan.
Sharapova, yang unggulan dua, memulai kiprahnya di grand slam pertama tahun 2013 tersebut dengan kemenangan 6-0, 6-0 atas Olga Puchkova. Inilah bagel dobel pertamanya--hasil 6-0 dalam satu set permainan tenis acapkali disebut bagel yang merupakan sejenis roti kering dengan bentuk bulat yang mirip angka 0.
Di partai kedua Sharapova kembali tidak kehilangan satu gim pun dan menang 6-0, 6-0 atas Misaki Doi. Petenis Rusia yang pernah menempati peringkat satu dunia itu pun mencatatkan bagel dobel keduanya secara beruntun.
Sejak Wendy Turnbull melakukannya pada tahun 1985 silam, USA Today menyebut belum pernah ada lagi petenis putri yang mampu melakukannya. Celetukan untuk menjuluki Sharapova terkait aksinya itu pun bermunculan, seperti 'Ratu Bagel' dan 'Bagelpova'.
Sharapova sendiri sudah berusaha mengesampingkan catatan tersebut karena fokusnya saat ini hanyalah satu. "Aku bukan ingin dikenal dengan statistik itu. Aku ingin dikenal karena memenangi titel-titel grand slam," tegas Sharapova yang pernah meraih masing-masing satu titel juara di empat grand slam itu.
Dalam usahanya mewujudkan hal tersebut, barulah kini Sharapova mendapatkan lawan yang cukup sepadan dan lebih tangguh dibandingkan dengan dua lawan sebelumnya. Ia adalah Venus Williams, peraih tujuh titel grand slam--meski belum pernah di Australia Terbuka.
Seperti Sharapova, Venus juga pernah menjadi petenis putri terbaik dunia. Kemampuannya pun masih amat diwaspadai lawan, termasuk Sharapova, kendatipun Venus kini cuma menjadi unggulan 25 setelah sejumlah cedera dan kendala kesehatan.
"Terlepas dari fakta bahwa ia tidak berada di unggulan teratas atau sempat tidak bermain untuk beberapa waktu, ia masih tetap seorang pemain yang sangat berpengalaman dan atlet luar biasa," komentar Sharapova di Reuters.
"Anda sudah pasti tahu kemampuannya. Tetapi ketika ada di lapangan, Anda tak memikirkan berapa gelar yang sudah ia menangi atau berapa banyak pengalamannya."
"Anda berpikir apa yang diperlukan untuk mengatasi sebuah situasi tertentu dan meraup sebanyak mungkin poin untuk menang," tegasnya memaparkan.
(krs/mfi)
Sharapova, yang unggulan dua, memulai kiprahnya di grand slam pertama tahun 2013 tersebut dengan kemenangan 6-0, 6-0 atas Olga Puchkova. Inilah bagel dobel pertamanya--hasil 6-0 dalam satu set permainan tenis acapkali disebut bagel yang merupakan sejenis roti kering dengan bentuk bulat yang mirip angka 0.
Di partai kedua Sharapova kembali tidak kehilangan satu gim pun dan menang 6-0, 6-0 atas Misaki Doi. Petenis Rusia yang pernah menempati peringkat satu dunia itu pun mencatatkan bagel dobel keduanya secara beruntun.
Sejak Wendy Turnbull melakukannya pada tahun 1985 silam, USA Today menyebut belum pernah ada lagi petenis putri yang mampu melakukannya. Celetukan untuk menjuluki Sharapova terkait aksinya itu pun bermunculan, seperti 'Ratu Bagel' dan 'Bagelpova'.
Sharapova sendiri sudah berusaha mengesampingkan catatan tersebut karena fokusnya saat ini hanyalah satu. "Aku bukan ingin dikenal dengan statistik itu. Aku ingin dikenal karena memenangi titel-titel grand slam," tegas Sharapova yang pernah meraih masing-masing satu titel juara di empat grand slam itu.
Dalam usahanya mewujudkan hal tersebut, barulah kini Sharapova mendapatkan lawan yang cukup sepadan dan lebih tangguh dibandingkan dengan dua lawan sebelumnya. Ia adalah Venus Williams, peraih tujuh titel grand slam--meski belum pernah di Australia Terbuka.
Seperti Sharapova, Venus juga pernah menjadi petenis putri terbaik dunia. Kemampuannya pun masih amat diwaspadai lawan, termasuk Sharapova, kendatipun Venus kini cuma menjadi unggulan 25 setelah sejumlah cedera dan kendala kesehatan.
"Terlepas dari fakta bahwa ia tidak berada di unggulan teratas atau sempat tidak bermain untuk beberapa waktu, ia masih tetap seorang pemain yang sangat berpengalaman dan atlet luar biasa," komentar Sharapova di Reuters.
"Anda sudah pasti tahu kemampuannya. Tetapi ketika ada di lapangan, Anda tak memikirkan berapa gelar yang sudah ia menangi atau berapa banyak pengalamannya."
"Anda berpikir apa yang diperlukan untuk mengatasi sebuah situasi tertentu dan meraup sebanyak mungkin poin untuk menang," tegasnya memaparkan.
(krs/mfi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Pindah ke Mana, Neymar?
0 share this. -
Roura: Madrid Tetap Hebat Tanpa Mourinho
0 share this. -
Beckham Tak Disertakan di Laga Pamungkas PSG
0 share this. -
Van der Sar: Moyes Hadapi Tugas Berat di MU
0 share this. -
Mourinho: Pekerjaanku di Madrid Belum Selesai
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 25/05/2013 14:19 WIB
Piala Sudirman
Singkirkan Thailand, Korea Maju ke Final
-
Sabtu, 25/05/2013 10:43 WIB
Performa Indonesia di Piala Sudirman Tumbuhkan Optimisme Tommy Sugiarto
-
Sabtu, 25/05/2013 07:26 WIB
Jelang Prancis Terbuka
Misi Djokovic Lengkapi Gelar Grand Slam
-
Sabtu, 25/05/2013 04:15 WIB
Jelang Prancis Terbuka
Nadal Mungkin Jumpa Djokovic di Semifinal
-
Jumat, 24/05/2013 20:43 WIB
Tim Indonesia Segera Bersiap Hadapi Indonesia Open 2013
- Minggu, 26/05/2013 00:06 WIB
Jelang GP Monako
Alonso Pesimistis Bisa Menangi Balapan
- Sabtu, 25/05/2013 14:19 WIB
Piala Sudirman
Singkirkan Thailand, Korea Maju ke Final
- Sabtu, 25/05/2013 20:20 WIB
Piala Sudirman
Kalahkan Denmark, China Jumpa Korea di Final
- Sabtu, 25/05/2013 10:43 WIB
Performa Indonesia di Piala Sudirman Tumbuhkan Optimisme Tommy Sugiarto
- Sabtu, 25/05/2013 20:29 WIB
Kualifikasi GP Monako
Rosberg Dapat Pole Lagi, Mercedes Start 1-2
- Sabtu, 25/05/2013 17:21 WIB
Free Practice III GP Monako
Rosberg Sapu Bersih Sesi Latihan Bebas
- Sabtu, 25/05/2013 12:57 WIB
Jelang laga final Liga Champions
- Sabtu, 25/05/2013 04:15 WIB
Jelang Prancis Terbuka
Nadal Mungkin Jumpa Djokovic di Semifinal
- Sabtu, 25/05/2013 12:34 WIB
Kalahkan Heat di Game Kedua, Pacers Samakan Kedudukan
- Sabtu, 25/05/2013 07:26 WIB
Jelang Prancis Terbuka
Misi Djokovic Lengkapi Gelar Grand Slam
- Senin, 20/05/2013 03:07 WIB
Finis di Posisi 12, Rossi Merasa Punya Potensi Naik Podium
405 Komentar - Rabu, 22/05/2013 20:04 WIB
Bridgestone: Tak Ada Masalah dengan Ban Lorenzo di Le Mans
350 Komentar - Senin, 20/05/2013 07:59 WIB
Fiorentina Pertanyakan Penalti Milan
301 Komentar - Selasa, 21/05/2013 07:21 WIB
'Kepergian Mourinho Baik untuk La Liga'
261 Komentar - Sabtu, 25/05/2013 05:57 WIB
Mazzarri Dipilih Inter karena Pengalamannya
240 Komentar - Rabu, 22/05/2013 07:22 WIB
'Mourinho Memang Gagal, Perilakunya pun Tak Cocok dengan Madrid'
158 Komentar - Rabu, 22/05/2013 17:15 WIB
Conte Tak Mau Juve Bernasib Seperti Inter
122 Komentar - Kamis, 23/05/2013 03:07 WIB
Moratti Bantah Rumor Mazzarri Bakal Latih Inter
112 Komentar - Jumat, 24/05/2013 02:14 WIB
Inter Takkan Mudah untuk Icardi
112 Komentar - Kamis, 23/05/2013 17:55 WIB
Sanksi Rumaropen Dikurangi dari Seumur Hidup Jadi 1 Tahun Plus Denda
107 Komentar
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 19:07 WIB WIB
Dapat Banyak Sponsor, PBSI Bertekad Segera Cetak Prestasi
-
Kamis, 23/05/2013 18:16 WIB WIB
Rexy: Pebulutangkis Muda Indonesia Punya Potensi dan Kualitas





.gif)






_2.gif)
