Minggu, 27/01/2013 00:59 WIB
Li Na, si 'Bunga Emas' yang Tetap Bikin Fans Tenis China Bangga
Getty Images/Ryan Pierse
Melbourne - Untuk kali kedua petenis kebanggaan China, Li Na, harus menelan kekecewaan di final Australia Terbuka. Publik China ikut kecewa, meski tetap merasa bangga akan Li Na.
Li, yang diberi julukan sayang 'Kakak Na' dan 'Bunga Emas' di China, menjadi panutan dan kebanggaan orang di negaranya itu berkat semangat dan terutama prestasinya di dunia tenis. Fakta bahwa ia kembali gagal menjuarai Australia Terbuka, setelah kalah dari Victoria Azarenka di final, Sabtu (26/1/2013), tetap tidak menodai rasa banga tersebut.
"Sebenarnya aku tidak terlalu kesal seperti yang mungkin Anda duga dengan kenyataan bahwa ia kalah. Aku pikir ia sudah punya capaian hebat," kata Li Shuang, seorang fans tenis China yang menyaksikan pertandingan Li Na di klub olahraga Beijing dengan sejumlah fans lain, seperti dikutip Reuters.
"Anda harus lihat betapa ia sudah berkembang dan berapa banyak yang ia inspirasikan. Kini banyak anak-anak yang belajar tenis. Itu sudah pasti karena dirinya," lanjutnya.
Ini menjadi kegagalan kedua Li di final Australia Terbuka usai tahun 2011 lalu menyerah di tangan sang juara, Kim Clijsters. Li sendiri sudah mengoleksi satu trofi grand slam dengan menjuarai Prancis Terbuka 2011 lalu, sekian bulan usai gagal juara di Australia Terbuka.
Laju petenis China berusia 30 tahun itu di Australia Terbuka tahun ini dapat dibilang menjadi sebuah kejutan, mengingat tahun lalu capaian terbaiknya di ajang grand slam cuma sampai babak keempat.
Untuk final kali ini, kantor berita Xinhua tetap memberikan sanjungan dan pembelaan untuk Li, menyebut kegagalannya meraih sukses dikarenakan "pergelangan kaki yang terkilir" dan menggarisbawahi bahwa Li adalah favorit penonton di sana.
"Ia memainkan permainan terbaiknya sebaik mungkin. Ketika ia jatuh, situasi berubah untuknya dan ia mulai tertinggal. Aku pikir ia orang yang sulit ditebak, tapi tebakanku adalah hal itu mempengaruhinya secara mental dan fisik," kata Li Guowei, fans tenis lain di China.
(krs/nds)
Li, yang diberi julukan sayang 'Kakak Na' dan 'Bunga Emas' di China, menjadi panutan dan kebanggaan orang di negaranya itu berkat semangat dan terutama prestasinya di dunia tenis. Fakta bahwa ia kembali gagal menjuarai Australia Terbuka, setelah kalah dari Victoria Azarenka di final, Sabtu (26/1/2013), tetap tidak menodai rasa banga tersebut.
"Sebenarnya aku tidak terlalu kesal seperti yang mungkin Anda duga dengan kenyataan bahwa ia kalah. Aku pikir ia sudah punya capaian hebat," kata Li Shuang, seorang fans tenis China yang menyaksikan pertandingan Li Na di klub olahraga Beijing dengan sejumlah fans lain, seperti dikutip Reuters.
"Anda harus lihat betapa ia sudah berkembang dan berapa banyak yang ia inspirasikan. Kini banyak anak-anak yang belajar tenis. Itu sudah pasti karena dirinya," lanjutnya.
Ini menjadi kegagalan kedua Li di final Australia Terbuka usai tahun 2011 lalu menyerah di tangan sang juara, Kim Clijsters. Li sendiri sudah mengoleksi satu trofi grand slam dengan menjuarai Prancis Terbuka 2011 lalu, sekian bulan usai gagal juara di Australia Terbuka.
Laju petenis China berusia 30 tahun itu di Australia Terbuka tahun ini dapat dibilang menjadi sebuah kejutan, mengingat tahun lalu capaian terbaiknya di ajang grand slam cuma sampai babak keempat.
Untuk final kali ini, kantor berita Xinhua tetap memberikan sanjungan dan pembelaan untuk Li, menyebut kegagalannya meraih sukses dikarenakan "pergelangan kaki yang terkilir" dan menggarisbawahi bahwa Li adalah favorit penonton di sana.
"Ia memainkan permainan terbaiknya sebaik mungkin. Ketika ia jatuh, situasi berubah untuknya dan ia mulai tertinggal. Aku pikir ia orang yang sulit ditebak, tapi tebakanku adalah hal itu mempengaruhinya secara mental dan fisik," kata Li Guowei, fans tenis lain di China.
(krs/nds)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Final di Mata Sebastian Kehl
0 share this. -
Pemain Indonesia di Homeless World Cup 2013: Dari Tukang Parkir Sampai Pengangguran
0 share this. -
Mourinho Cuma Jadi Pelatih Biasa di Madrid
0 share this. -
Menangi Game Kedua Lewat OT, Spurs Unggul 2-0
0 share this. -
Lindaweni dan Raket Kesayangan
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 22/05/2013 14:37 WIB
Piala Sudirman
Lawan China, Butet: Indonesia Bisa Buat Kejutan
-
Rabu, 22/05/2013 13:06 WIB
Piala Sudirman
Lindaweni dan Raket Kesayangan
-
Rabu, 22/05/2013 12:41 WIB
Piala Sudirman
Hadapi China Lagi, Gita Yakin Indonesia Raih Hasil Lebih Baik
-
Rabu, 22/05/2013 10:05 WIB
Angga Pratama, Pengidola Luka Modric yang Ingin Jadi Juara Dunia
-
Rabu, 22/05/2013 04:45 WIB
Cedera, Murray Tak Ikut Prancis Terbuka
- Rabu, 22/05/2013 14:37 WIB
Piala Sudirman
Lawan China, Butet: Indonesia Bisa Buat Kejutan
- Rabu, 22/05/2013 12:41 WIB
Piala Sudirman
Hadapi China Lagi, Gita Yakin Indonesia Raih Hasil Lebih Baik
- Rabu, 22/05/2013 13:06 WIB
Piala Sudirman
Lindaweni dan Raket Kesayangan
- Rabu, 22/05/2013 13:06 WIB
Menangi Game Kedua Lewat OT, Spurs Unggul 2-0
- Rabu, 22/05/2013 10:05 WIB
Angga Pratama, Pengidola Luka Modric yang Ingin Jadi Juara Dunia
- Rabu, 22/05/2013 11:28 WIB
Andy Carrol: Liverpool dan West Ham setujui biaya transfer
- Rabu, 22/05/2013 12:39 WIB
Kasus rasis, tribun stadion Roma ditutup
- Rabu, 22/05/2013 07:09 WIB
Lotus Pede Bisa Pertahankan Kimi Musim Depan
- Rabu, 22/05/2013 04:45 WIB
Cedera, Murray Tak Ikut Prancis Terbuka
- Rabu, 22/05/2013 04:10 WIB
Jelang GP Monako
Maldonado Berharap Dapat Poin di Monako
- Sabtu, 18/05/2013 05:15 WIB
Taklukkan Madrid, Atletico Menangi Copa del Rey
465 Komentar - Senin, 20/05/2013 03:07 WIB
Finis di Posisi 12, Rossi Merasa Punya Potensi Naik Podium
385 Komentar - Senin, 20/05/2013 07:59 WIB
Fiorentina Pertanyakan Penalti Milan
301 Komentar - Minggu, 19/05/2013 19:58 WIB
Pedrosa Menangi Balapan Seru di Le Mans
274 Komentar - Selasa, 21/05/2013 07:21 WIB
'Kepergian Mourinho Baik untuk La Liga'
256 Komentar - Sabtu, 18/05/2013 06:27 WIB
Mourinho: Atletico Tak Pantas Juara
199 Komentar - Sabtu, 18/05/2013 11:53 WIB
Kartu Merah Puncak Rasa Frustrasi Ronaldo
195 Komentar - Sabtu, 18/05/2013 20:32 WIB
Marquez Rebut Pole, Pedrosa Jatuh
169 Komentar - Jumat, 17/05/2013 20:25 WIB
Pedrosa Kembali Terdepan, Honda Tercepat Satu-Dua
158 Komentar - Minggu, 19/05/2013 08:34 WIB
Santos Tolak Penawaran Barcelona untuk Neymar
126 Komentar
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 09:13 WIB WIB
Budaya Balapan Baru di Yamaha Cup Race 2013
-
Senin, 20/05/2013 06:29 WIB WIB
Dovizioso Senang dengan Le Mans yang Basah





.gif)







.gif)
