Jumat, 08/02/2013 08:24 WIB

Ducati Butuh Banyak Perbaikan

Lucas Aditya - detikSport
Getty Images/Mirco Lazzari
Sepang - Para pebalap Ducati mencatatkan waktu yang kurang memuaskan saat menjalani tes resmi di Sirkuit Sepang. Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso menyatakan tunggangan mereka butuh banyak perbaikan.

Ada empat pebalap yang menggunakan motor Ducati di ajang MotoGP 2013 ini. Keempatnya tampak sulit bersaing dengan pebalap-pebalap papan atas saat menjalani tes pada 5-7 Februari kemarin.

Dari tim pabrikan, Hayden mencatatkan posisi terbaik sembilan. Sementara Dovizioso berada satu tingkat di bawah pebalap asal Amerika Serikat itu.

Sedangkan dari tim satelit Pramac Ducati, Ben Spies dan Andrea Ianonne membukukan posisi terbaik di posisi ke-13 saat tiga hari menjalanai tes.

Usai serangkaian uji coba di Malaysia kemarin, Hayden mengaku tak senang dengan catatan waktunya bersama pabrikan asal Italia itu. Ia pun menuntut Ducati melakukan banyak perbaikan.

"Kami jelas tidak senang ketika catatan waktu kami jauh dari para pebalap di posisi atas, tapi kami tahu itu bakal sulit," ucap Hayden di Autosports.

"Kami menemukan beberapa hal kecil selama tes, yang memungkinkan kami untuk meningkatkan konsistensi di hari ketiga, tapi saya pikir kami butuh suatu hal yang besar," tambah juara dunia tahun 2006 itu.

Menimpali rekan setimnya itu, Dovizioso juga mengungkapkan hal yang sama.

"Kami hadir di sini untuk memperbaiki situasi dan semua orang tahu di mana level kami sekarang. Jadi, kami harus memperbaiki diri," kata Dovizioso.

"Kami mencoba banyak hal semampu kami, karena kami fokus pada pengembangan motor. Selisih dengan pebalap lain sangat besar, dan kami didorong untuk memahami motor," ungkapnya.
(cas/din)

"Ngga mau ketinggalan info seru aksi MotoGP kamu kan. Update yuk, Tekan *123*3*4*5# OK/YES! (khusus Indosat)"



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com


MustRead close