Minggu, 01/09/2013 08:41 WIB

Diane Power, Tetap Perkasa di Usia Senja

Okdwitya Karina Sari - detikSport
detikSport/Okdwitya Karina Sari
Bintan - Tak banyak wanita lanjut usia yang masih rutin berolahraga. Tidak demikian dengan Diane Power. Sudah hampir kepala enam tapi wanita Australia ini masih sanggup menjalani olahraga berat seperti triathlon.

Triathlon benar-benar menguji ketahanan tubuh karena menghubungkan tiga cabang olahraga sekaligus: berenang, bersepeda kemudian dituntaskan dengan berlari. Meski tidak ringan, triathlon banyak digemari oleh "usia veteran" demi tetap fit.

"Saya pernah berkompetisi di Hawaii, di Nice di Prancis, kejuaraan dunia 70.3 series in Florida tahun lalu. Sejauh ini saya sudah banyak ikut berlomba untuk menjaga tubuh supaya tetap fit dan tampak sedikit lebih muda. Anda jarang melihat perempuan seusia saya yang rutin berolahraga. Saya cuma ingin menjaga supaya badan tetap sehat," kata Diane sembari bercanda kepada DetikSport.

Kekuatan Diane dibuktikan di ajang MetaMan Bintan 2013. Pada kompetisi yang digelar di kompleks Nirwana Gardens, Sabtu (31/8/2013) itu, Diane ambil bagian di half distance yang meliputi 1,9 km berenang, 90 km bersepeda dan 21,1 km berlari.

Dengan usia 59 tahun, Diane menjadi peserta wanita tertua di kompetisi ini. Kendati demikian, Diane membuktikan dirinya "lebih muda" daripada peserta lain dengan usia yang sebaya setelah membukukan waktu tujuh jam 28 menit dua detik.

Catatan waktu Diane bisa dibilang impresif walaupun terpaut sekitar tiga jam dari kategori half distance profesional putri yang dimenangi oleh Monica Torres. Pasalnya, dengan waktu tersebut lebih baik daripada sejumlah triathlete dengan kelompok usia yang lebih muda.

Di MetaMan Bintan 2013, Diane mendapat pengalaman buruk di tengah-tengah lomba di mana dia sempat dikejar oleh seekor monyet yang memang masih hidup bebas di sekitar hutan Nirwana Gardens. Meski begitu, perlombaan ini meninggalkan kesan mendalam bagi dirinya.

"Lomba tadi sangat menyenangkan. Saya bahkan sempat dikejar oleh seekor kera. Dia mengejar saya sekitar 100 meter. Tidak bagus memang, tapi setidaknya itu membuat saya berlari lebih cepat. Dan orang-orang yang melihat saya bukannya menolong malah mengetawai saya," ungkap Diane sembari tertawa.

"Tapi event triathlon hari ini sungguh luar biasa, triathlon yang hebat, diorganisir dengan baik. Saya sangat suka dengan anak-anak (volunteer) yang selalu berteriak dan itu sangat menarik. Anda tidak mengharapkan begitu banyak orang akan mendukung para atlet di sepanjang jalan. Mereka berteriak 'Go Miss, Go Miss'," imbuh dia.
(rin/mfi)
Sponsored Link


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru


MustRead close