DetikSepakbola
Rabu 04 Apr 2012, 19:31 WIB

\'Dalam 10 Tahun, Liga Inggris Bisa Punya Manajer Perempuan\'

- detikSport
\Dalam 10 Tahun, Liga Inggris Bisa Punya Manajer Perempuan\ Heather Rabbatts (Daily Mail)
London - Saat ini sepakbola seperti didominasi kaum Adam. Tetapi perempuan pun diyakini akan segera ambil peran, salah satunya dengan cara memanajeri klub besar Liga Primer Inggris.

Itu adalah keyakinan yang dimiliki oleh mantan manajer timnas Irlandia Utara Lawrie Sanchez. Mungkin tidak dalam waktu dekat, tapi sekurang-kurangnya dalam periode 10 tahun.

\\\"Aku memiliki taruhan dengan seorang teman bahwa akan ada manajer perempuan di Liga Primer dalam kurun waktu 10 tahun karena apapun yang dikatakan di kasta teratas, kami ada di bisnis hiburan,\\\" kata Sanchez dalam sebuah acara dokumenter BBC bertajuk \\\'Sexism in Football\\\', seperti dilansir Reuters.<\/em>

\\\"Entah (apakah) karena ia memang sosok terbaik saat itu atau karena ada aspek komersial yang ikut menyertai, alasan yang mendasar adalah karena itu akan menjadi situasi terbaik buat klub. Seseorang, di suatu tempat, akan menunjuk manajer perempuan,\\\" lanjut Sanchez yakin.

Wakil Presiden West Ham Karren Brady--seorang perempuan--menilai memang tidak akan mudah untuk kaum Hawa mendobrak dunia sepakbola yang didominasi kaum Adam, padahal mestinya jenis kelamin hanya jadi ukuran kesekian dibandingkan dengan aspek kemampuan.

\\\"Semua sebenarnya bermuara kepada budaya. Perubahan hanya akan datang jika orang-orang di jajaran atas benar-benar percaya dan meyakini sejujur-jujurnya kalau perubahan memang harus dilakukan, bukan semata karena bagaimana rupa kami,\\\" bebernya.

Penilaian Brady, yang merupakan perempuan pertama yang menjabat menjadi direktur pengelola di sebuah klub Liga Inggris ketika 19 tahun silam ia mulai menangani Birmingham saat masih berusia 23 tahun, juga didengungkan oleh Heather Rabbatts, sosok perempuan lain yang ditunjuk FA untuk duduk di salah satu kursi direktur asosiasi sepakbola Inggris itu tahun lalu.

\\\"Ini memang olahraga laki-laki tapi bicara mengenai aspek dukungan untuk para pemain, apakah (sepakbola) bisa lebih majemuk dan terbuka? Ya, tentu bisa,\\\" tegasnya.

Rabbats lantas mencontohkan, betapa pemain sepakbola dengan kulit berwarna kini sudah menjadi pemandangan umum, dan jelas menambah aspek universal dan kemajemukan dalam sepakbola, kendati beberapa dekade silam hal itu menjadi sebuah kelangkaan.

\\\"Kami sudah maju jauh sekali dari masa ketika hanya ada segelintir pemain kulit hitam, dalam konteks keanekaragaman ras, yang kita lihat di lapangan, yang mana menurutku (kemajemukan itu) sangatlah brilian.\\\"

\\\"Sekarang kita bisa menambah kemajemukan itu dalam sepakbola, yang secara khusus mengikutsertakan perempuan,\\\" simpulnya.

Saat ini perempuan sudah mencuri perhatian di Inggris lewat sosok Sian Massey yang berprofesi sebagai asisten wasit alias hakim garis<\/strong><\/span><\/a>. Ia kini sudah bertugas di Liga Primer, setelah sebelumnya \\\"makan asam garam\\\" di divisi-divisi bawah mulai dari League Two sampai ke Championship Division.




(krs/din)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed