DetikSepakbola
Senin 04 Feb 2013, 11:37 WIB

Gerrard-Lampard Bersinar Lagi

- detikSport
Gerrard-Lampard Bersinar Lagi Getty Images/Alex Livesey-AFP/Graham Stuart
Jakarta - Musim ini setidaknya jadi pembuktian bagi dua gelandang gaek Inggris, Steven Gerrard dan Frank Lampard, bahwa mereka memang belum habis dan bisa jadi nyawa permainan tim seperti yang dilakukan sebelumnya.

Gerrard dan Lampard relatif dalam 1-2 musim terakhir memang tak begitu bersinar. Selain karena umur yang kian bertambah (Gerrard 32 tahun, Lampard 34), keduanya juga dihantam cedera yang membuat penampilannya menurun.

Musim lalu Gerrard cuma tampil 18 kali di liga dan membuat lima gol. Di musim sebelumnya perolehan golnya hanya empat dari 21 kali main.

Namun di musim ini bersama Liverpool yang tengah membangun lagi bersama manajer baru, Brendan Rodgers, justru Gerrard bisa jadi \\\"bapak\\\" di antara anak-anak muda di skuat itu. Perannya sentral lagi dan ia jadi satu-satunya pemain Liverpool yang tak pernah absen dan selalu bermain penuh di 25 laga.

Bebas cedera juga membuat Gerrard mampu tampil ciamik dengan menyumbangkan enam gol serta sembilan assist --- jumlah assist<\/em> terbanyak saat ini di Premier League bersama Lukas Podolski. Total akurasi passing<\/em>-nya mencapai 86,4 persen: 1.440 sukses dari 1.667 percobaan.

Yang menarik dicermati adalah perubahan posisi Gerrard dalam formasi yang diterapkan Rodgers. Meski beberapa kali masih maju ke depan membantu penyerangan, justru Gerrard lebih banyak bermain ke dalam musim ini.

WhoScored <\/em>mencatat ia 14 kali tampil sebagai gelandang tengah dengan membuat tiga gol dan tiga assist<\/em>. Ia juga sempat bermain sebagai gelandang bertahan dan statistiknya justru lebih bagus: tiga gol juga, plus enam assist.<\/em>

Tak lagi banyak membantu serangan, Gerrard kini lebih berperan menjaga kedalaman tim bersama Lucas Leiva demi menyeimbangkan tim terkait permainan menyerang Rodgers yang mengutamakan penguasaan bola.

Lalu bagaimana Lampard? Tampaknya gelandang senior Chelsea ingin terus memberi bukti kepada manajemen Chelsea bahwa ia masih pantas diberi perpanjangan kontrak dan bersaing dengan gelandang-gelandang muda di tim itu.

Musim ini ia banyak absen karena dibekap cedera namun catatan 10 gol dari 17 laga berlalu tentu tak buruk bagi pemain yang kerap dirotasi itu. Cedera Oriel Romeu plus perginya John Obi Mikel jadi berkah tersendiri baginya.

Bersama Ramires di lini tengah, ia mirip Gerrard di Liverpool, menjaga keseimbangan tim di mana Chelsea punya empat pemain depan yang begitu dahsyat. Sesekali Lampard maju membantu penyerangan. Jumlah golnya pun saat dia menjadi gelandang bertahan lebih bagus dengan delapan gol dan satu assist.<\/em>

Lampard hanya butuh enam gol lagi untuk menyamai rekor Bobby Tambling (203 gol) sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub asal London Barat itu.

Satu lagi di pekan ke-25 ini baik Gerrard dan Lampard sama-sama bikin gol lewat trademark <\/em>masing-masing. Lampard membobol gawang Newcastle United lewat sebuah sepakan keras dari luar kotak penalti, meski tidak membawa Chelsea menang -- bahkan kalah 2-3 <\/strong><\/span><\/a>dari Newcastle United.

Sementara Gerrard di laga kontra Manchester City semalam menaklukkan Joe Hart lewat sepakan voli keras, juga dari luar kotak penalti.

Tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Dengan performa kedua pemain saat ini, baik Liverpool maupun Chelsea tentu berharap banyak bisa terangkat performanya lagi plus posisi di klasemen, sama seperti yang selalu Gerrard dan Lampard lakukan sebelumnya.

Satu lagi, kedua pemain juga diikutsertakan dalam skuat Inggris untuk laga friendly <\/em>kontra Brasil midweek<\/em> ini sebagai peringatan 150 tahun FA. Lampard sendiri di ambang caps ke-100 bersama The Three Lions.<\/em>



(mrp/rin)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed