Mudahnya Mengalahkan Milan
Rabu, 05/03/2008 08:24 WIB
FOTO:AFP/Damien Meyer
Milan - Seberapa sulit menundukkan AC Milan yang merupakan kampiun Eropa dan juara dunia antarklub itu? Melihat apa yang dilakukan Arsene Wenger, caranya mudah saja yakni dengan mematikan Kaka dan Andrea Pirlo.
Menyusul kembalinya dua pemain itu plus Alessandro Nesta, Milan sesungguhnya tampil dengan kekuatan terbaiknya saat menjamu Arsenal di leg II babak 16 besar Liga Champions. Pilar Rossoneri yang absen tercatat hanya Clarence Seedorf.
Tapi Milan tetap tak mampu meraih kemenangan dan kemudian kalah 0-2 yang sekaligus mengubur ambisi mempertahankan tropi Liga Champions. Di San Siro, Rabu (5/3/2008), tuan rumah justru lebih banyak didikte tamunya yang di leg pertama lalu mampu ditahan tanpa gol.
"Kami memutuskan untuk tidak memberi Pirlo dan Kaka banyak waktu menguasai bola. Dan kami mampu mempertahankan itu selama 90 menit," ungkap Arsene Wenger usai pertandingan seperti diberitakan Channel4.
Tak harus jadi Wenger untuk bisa membaca hal tersebut, beberapa klub medioker dan papan bawah Italia saja sudah tahu bagaimana memangkas kekuatan Milan dan hal tersebut sudah beberapa kali terbukti. Karena ketergantungan yang sangat besar pada dua sosok tersebut, Milan memang jadi tak berkutik saat Kaka dan Pirlo dimatikan.
Dan "Si Professor" tahu benar hal itu. Ditambah absennya Seedorf yang juga handal mengatur tempo permainan, "matinya" Kaka dan Pirlo oleh lima gelandang The Gunners (Alexander Hleb, Emmanuel Eboue, Francesc Fabregas, Mathieu Flamini, Vasiriki Abou Diaby) seperti menutup sumber udara yang dibutuhkan Rossoneri untuk bisa bernapas dan hidup.
Mematikan Pirlo dan Kaka tentunya bukan perkara mudah. Tapi dinihari tadi Arsenal cukup banyak terbantu kondisi kedua pemain tersebut yang memang baru pulih dari cedera, jadilah tim "Gudang Peluru" mencatatkan sejarah sebagai klub Inggris pertama yang menang di San Siro pada ajang Liga Champions.
"Secara keseluruhan, sangat memuaskan rasanya melihat tim muda ini mampu menundukkan Milan yang sangat berkualitas. Ini positif untuk masa depan tim dan klub," lanjut Wenger.
Dengan masih memuncaki klasemen Liga Inggris, William Gallas cs berpeluang merengkuh double gelar musim ini. Sesuatu yang dirasakan Wenger makin dekat dengan kenyataan usai menundukkan sang juara bertahan.
"Mimpi kami adalah memenangi dua gelar musim ini, dan tim ini sangat lapar akan hal itu. Kami merasa kemenangan malam ini akan membantu kami memenangi kejuaraan," pungkas pelatih berkebangsaan Prancis itu.
( din / din )
Menyusul kembalinya dua pemain itu plus Alessandro Nesta, Milan sesungguhnya tampil dengan kekuatan terbaiknya saat menjamu Arsenal di leg II babak 16 besar Liga Champions. Pilar Rossoneri yang absen tercatat hanya Clarence Seedorf.
Tapi Milan tetap tak mampu meraih kemenangan dan kemudian kalah 0-2 yang sekaligus mengubur ambisi mempertahankan tropi Liga Champions. Di San Siro, Rabu (5/3/2008), tuan rumah justru lebih banyak didikte tamunya yang di leg pertama lalu mampu ditahan tanpa gol.
"Kami memutuskan untuk tidak memberi Pirlo dan Kaka banyak waktu menguasai bola. Dan kami mampu mempertahankan itu selama 90 menit," ungkap Arsene Wenger usai pertandingan seperti diberitakan Channel4.
Tak harus jadi Wenger untuk bisa membaca hal tersebut, beberapa klub medioker dan papan bawah Italia saja sudah tahu bagaimana memangkas kekuatan Milan dan hal tersebut sudah beberapa kali terbukti. Karena ketergantungan yang sangat besar pada dua sosok tersebut, Milan memang jadi tak berkutik saat Kaka dan Pirlo dimatikan.
Dan "Si Professor" tahu benar hal itu. Ditambah absennya Seedorf yang juga handal mengatur tempo permainan, "matinya" Kaka dan Pirlo oleh lima gelandang The Gunners (Alexander Hleb, Emmanuel Eboue, Francesc Fabregas, Mathieu Flamini, Vasiriki Abou Diaby) seperti menutup sumber udara yang dibutuhkan Rossoneri untuk bisa bernapas dan hidup.
Mematikan Pirlo dan Kaka tentunya bukan perkara mudah. Tapi dinihari tadi Arsenal cukup banyak terbantu kondisi kedua pemain tersebut yang memang baru pulih dari cedera, jadilah tim "Gudang Peluru" mencatatkan sejarah sebagai klub Inggris pertama yang menang di San Siro pada ajang Liga Champions.
"Secara keseluruhan, sangat memuaskan rasanya melihat tim muda ini mampu menundukkan Milan yang sangat berkualitas. Ini positif untuk masa depan tim dan klub," lanjut Wenger.
Dengan masih memuncaki klasemen Liga Inggris, William Gallas cs berpeluang merengkuh double gelar musim ini. Sesuatu yang dirasakan Wenger makin dekat dengan kenyataan usai menundukkan sang juara bertahan.
"Mimpi kami adalah memenangi dua gelar musim ini, dan tim ini sangat lapar akan hal itu. Kami merasa kemenangan malam ini akan membantu kami memenangi kejuaraan," pungkas pelatih berkebangsaan Prancis itu.
( din / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
-
Sabtu, 26/05/2012 08:40
Rosell: Kejayaan Barca Belum Berakhir
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 07:30
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 06:09
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |













.gif)
