Dunga Bicara Soal 'Samba-samba' Seri A
Senin, 07/07/2008 06:36 WIB
FOTO:AFP/Antonio Scorza
Rio de Janeiro - Ada sederet nama-nama pesepakbola tenar asal Brasil yang merumput di Seri A Italia. Untuk musim depan, pelatih Selecao Carlos Dunga yakin mereka akan tampil memesona.
Adriano, Alexandre Pato, Kaka dan Nelson Dida adalah beberapa nama-nama pemain Brasil yang bermain untuk dua klub terkemuka Seri A, Inter Milan dan AC Milan. Nama tersebut bisa jadi juga akan ditambah dengan Ronaldinho.
"Ronaldinho ingin bergabung dengan Milan dan pemain berwenang atas transfernya. Rossoneri punya kartu bagus dalam hal ini. Berat dia memang bertambah beberapa kilo tapi (lemak) itu akan segera dibakarnya dan jadi bintang di Olimpiade," ujar Dunga kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Channel 4, Senin (7/7/2008).
Milan juga sudah memiliki Pato, penyerang berusia 18 tahun dengan talenta yang mulai mencuri perhatian. Dunga pun mengaku kian menyukai pemain tersebut dan yakin kalau nama Pato akan terus mencuat.
"Satu-satunya masalah adalah semua orang ingin Pato melakukan hal luar biasa, mereka lupa dia masih muda dan berhak bikin kesalahan. Pato dilahirkan untuk mencetak gol di liga manapun, melawan siapapun. Dia masih harus belajar jadi protagonis selama 90 menit, bukan hanya ketika dia menjebol gawang lawan."
Di San Siro, Pato saat ini mulai menemukan kombinasi tepat bersama Kaka. Dengan kans datangnya Dinho, lini depan Milan pun akan kian kental beraroma Samba. Tapi buat Dunga itu jelas adalah hal bagus karena di tim racikannya, semua nama itu punya peran besar.
"Tentu saja inilah keajaiban di belekang Selecao saya, dengan Pato dan Robinho (dari Real Madrid) sedikit ditarik. Saya punya Gilberto Silva dan Mineiro untuk menjaga stabilitas lini tengah dan Milan punya Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso."
Menyoal penjaga gawang Milan, Dida, yang juga berasal dari Brasil, Dunga pun menjamin kemampuannya masih terakui. "Musim lalu dia mengecewakan dan cedera menyulitkannya, tapi jika Dida sedang bugar maka dia tetap jadi nomor satu," bela Dunga.
Sementara itu Inter punya "si anak hilang" Adriano yang sempat dipinjamkan ke Sao Paolo setelah mengalami setumpuk permasalahan, di luar dan dalam lapangan. Dunga sendiri sudah memberikan kesempatan buat penyerang itu untuk membuktikan diri dan dia pun berharap Adriano bisa mengulanginya di Inter.
"Saya harus mengakui saya sempat sedikit ragu. Saya tak pernah meragukan kemampuan sepakbolanya, tapi sebagai seorang individu...Ternyata saya malah menemukan seorang figur profesional. Adriano akan jadi rekrutan terbaik Jose Mourinho dan Presiden (Massimo) Moratti bertindak bagus dalam bersabar. Adri akan membayar kepercayaan itu dan bisa memenangi Capocannoniere Seri A," yakin Dunga.
( krs / ian )
Adriano, Alexandre Pato, Kaka dan Nelson Dida adalah beberapa nama-nama pemain Brasil yang bermain untuk dua klub terkemuka Seri A, Inter Milan dan AC Milan. Nama tersebut bisa jadi juga akan ditambah dengan Ronaldinho.
"Ronaldinho ingin bergabung dengan Milan dan pemain berwenang atas transfernya. Rossoneri punya kartu bagus dalam hal ini. Berat dia memang bertambah beberapa kilo tapi (lemak) itu akan segera dibakarnya dan jadi bintang di Olimpiade," ujar Dunga kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Channel 4, Senin (7/7/2008).
Milan juga sudah memiliki Pato, penyerang berusia 18 tahun dengan talenta yang mulai mencuri perhatian. Dunga pun mengaku kian menyukai pemain tersebut dan yakin kalau nama Pato akan terus mencuat.
"Satu-satunya masalah adalah semua orang ingin Pato melakukan hal luar biasa, mereka lupa dia masih muda dan berhak bikin kesalahan. Pato dilahirkan untuk mencetak gol di liga manapun, melawan siapapun. Dia masih harus belajar jadi protagonis selama 90 menit, bukan hanya ketika dia menjebol gawang lawan."
Di San Siro, Pato saat ini mulai menemukan kombinasi tepat bersama Kaka. Dengan kans datangnya Dinho, lini depan Milan pun akan kian kental beraroma Samba. Tapi buat Dunga itu jelas adalah hal bagus karena di tim racikannya, semua nama itu punya peran besar.
"Tentu saja inilah keajaiban di belekang Selecao saya, dengan Pato dan Robinho (dari Real Madrid) sedikit ditarik. Saya punya Gilberto Silva dan Mineiro untuk menjaga stabilitas lini tengah dan Milan punya Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso."
Menyoal penjaga gawang Milan, Dida, yang juga berasal dari Brasil, Dunga pun menjamin kemampuannya masih terakui. "Musim lalu dia mengecewakan dan cedera menyulitkannya, tapi jika Dida sedang bugar maka dia tetap jadi nomor satu," bela Dunga.
Sementara itu Inter punya "si anak hilang" Adriano yang sempat dipinjamkan ke Sao Paolo setelah mengalami setumpuk permasalahan, di luar dan dalam lapangan. Dunga sendiri sudah memberikan kesempatan buat penyerang itu untuk membuktikan diri dan dia pun berharap Adriano bisa mengulanginya di Inter.
"Saya harus mengakui saya sempat sedikit ragu. Saya tak pernah meragukan kemampuan sepakbolanya, tapi sebagai seorang individu...Ternyata saya malah menemukan seorang figur profesional. Adriano akan jadi rekrutan terbaik Jose Mourinho dan Presiden (Massimo) Moratti bertindak bagus dalam bersabar. Adri akan membayar kepercayaan itu dan bisa memenangi Capocannoniere Seri A," yakin Dunga.
( krs / ian )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
-
Jumat, 25/05/2012 18:13 WIB
Del Piero Siap Main di Liga Manapun
-
Jumat, 25/05/2012 12:41 WIB
Conte Minta Juve Benahi Skuad untuk Bersaing di Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 10:07 WIB
Conte Bangga Juve Perpanjang Kontraknya
-
Jumat, 25/05/2012 03:10 WIB
Tur Indonesia Jadi Ajang Seleksi Pemain Muda Inter
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
