Siapa Korban Rotasi Scolari?
Selasa, 05/08/2008 14:24 WIB
FOTO:Deco- Ballack-Lampard (AFP)
Jakarta - Deco menambah ketat persaingan interen di skuad Chelsea. Pertanyaannya adalah siapa gelandang top yang bakal terkena kebijakan rotasi manajer Luiz Felipe Scolari musim ini?
Setidaknya tiga pemain memiliki posisi dan karakter mirip di lini tengah Chelsea: Deco, Frank Lampard, dan Michael Ballack. Mereka adalah tipikal jenderal pengatur irama permainan, yang memiliki sekaligus membutuhkan ruang besar dalam bermain.
Sebenarnya Michael Essien bisa meramaikan kompetisi tersebut. Namun gelandang Ghana ini tergolong serba bisa, walaupun posisi alamiahnya adalah defensive midfielder. Saat keadaan mendesak, ia pernah pula melakoni peran sebagai sayap kanan dan bek tengah. Adapun John Obi Mikel barangkali masih "cocok" dijadikan pelapis.
Menyangkut kans Deco, Lampard, dan Ballack, nama kedua kemungkinan besar tetap menjadi pemain reguler. Pertama, dia adalah simbol kebanggaan Inggris di skuad The Blues selain kapten John Terry. Kedua, selama ini permainan dia masih sangat konsisten -- jauh melebihi konsistensi kehebatannya jika bermain di timnas Inggris.
Deco memiliki keuntungan lain di luar hal teknis -- selain memang kualitasnya tidak diragukan. Ia adalah pemain yang dibeli langsung oleh Scolari, yang notabene lama menjadi bos pria kelahiran Brasil itu di timnas Portugal. Jika Scolari merasa perlu memasukkan unsur "Selecao" pada permainan Chelsea, maka Deco adalah sebuah syarat.
Lalu bagaimana dengan Ballack? Adakah dia pilihan ketiga? Bagaimanapun Ballack masih terlalu berharga untuk dibegitukan. Salah satu kekuatannya adalah kepemimpinannya di lapangan, sebagaimana ia adalah kapten Jerman. Juga di paruh kedua musim lalu, setelah terbebas dari kendala cedera, Ballack bermain bagus dan konsisten.
Jadi, di antara ketiganya, siapa yang bakal lebih sering bermain tidak sebagai starter? Mungkinkah pula Scolari senantiasa memasang mereka sekaligus sejak menit pertama? Tentu saja hanya Scolari yang bisa menilai dan memutuskan.
Tapi menurut Deco opsi kedua bisa diwujudkan. "Saya pikir kami semua bisa main bareng," ujar pemain yang dibeli dari Barcelona itu, seperti dikutip Goal.
"Tapi saya pikir tidaklah terlalu penting tentang siapa yang akan dimainkan. Yang terpenting adalah siapapun yang terpilih dia harus bermain bagus."
"Akan ada banyak pertandingan di musim ini, dan saya yakin saya tak mungkin bermain di semua pertandingan. Sesekali saya pasti akan diistirahatkan. Tapi itu tadi, siapapun yang terpilih harus tampil baik," tambahnya.
( a2s / arp )
Setidaknya tiga pemain memiliki posisi dan karakter mirip di lini tengah Chelsea: Deco, Frank Lampard, dan Michael Ballack. Mereka adalah tipikal jenderal pengatur irama permainan, yang memiliki sekaligus membutuhkan ruang besar dalam bermain.
Sebenarnya Michael Essien bisa meramaikan kompetisi tersebut. Namun gelandang Ghana ini tergolong serba bisa, walaupun posisi alamiahnya adalah defensive midfielder. Saat keadaan mendesak, ia pernah pula melakoni peran sebagai sayap kanan dan bek tengah. Adapun John Obi Mikel barangkali masih "cocok" dijadikan pelapis.
Menyangkut kans Deco, Lampard, dan Ballack, nama kedua kemungkinan besar tetap menjadi pemain reguler. Pertama, dia adalah simbol kebanggaan Inggris di skuad The Blues selain kapten John Terry. Kedua, selama ini permainan dia masih sangat konsisten -- jauh melebihi konsistensi kehebatannya jika bermain di timnas Inggris.
Deco memiliki keuntungan lain di luar hal teknis -- selain memang kualitasnya tidak diragukan. Ia adalah pemain yang dibeli langsung oleh Scolari, yang notabene lama menjadi bos pria kelahiran Brasil itu di timnas Portugal. Jika Scolari merasa perlu memasukkan unsur "Selecao" pada permainan Chelsea, maka Deco adalah sebuah syarat.
Lalu bagaimana dengan Ballack? Adakah dia pilihan ketiga? Bagaimanapun Ballack masih terlalu berharga untuk dibegitukan. Salah satu kekuatannya adalah kepemimpinannya di lapangan, sebagaimana ia adalah kapten Jerman. Juga di paruh kedua musim lalu, setelah terbebas dari kendala cedera, Ballack bermain bagus dan konsisten.
Jadi, di antara ketiganya, siapa yang bakal lebih sering bermain tidak sebagai starter? Mungkinkah pula Scolari senantiasa memasang mereka sekaligus sejak menit pertama? Tentu saja hanya Scolari yang bisa menilai dan memutuskan.
Tapi menurut Deco opsi kedua bisa diwujudkan. "Saya pikir kami semua bisa main bareng," ujar pemain yang dibeli dari Barcelona itu, seperti dikutip Goal.
"Tapi saya pikir tidaklah terlalu penting tentang siapa yang akan dimainkan. Yang terpenting adalah siapapun yang terpilih dia harus bermain bagus."
"Akan ada banyak pertandingan di musim ini, dan saya yakin saya tak mungkin bermain di semua pertandingan. Sesekali saya pasti akan diistirahatkan. Tapi itu tadi, siapapun yang terpilih harus tampil baik," tambahnya.
( a2s / arp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 00:23 WIB
'Carroll dan Henderson Harapan Masa Depan Liverpool'
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
