Milan Akhirnya Raih Kemenangan
Senin, 22/09/2008 03:31 WIB
FOTO:Reuters/Alessandro Garofalo
Milan - AC Milan akhirnya menghentikan rentetan kekalahannya di Seri A dengan cara yang fantastis. Lazio yang menjadi lawan kali ini, mereka bungkam dengan skor 4-1.
Laga yang berlangsung di Stadion San Siro, Senin (22/9/2008) dinihari WIB, ini memang menjadi pertaruhan bagi Milan. Kalah dari Bologna dan Genoa di dua laga perdana Liga Italia membuat mereka mau tak mau harus meraih hasil maksimal di pertandingan melawan Lazio.
Kapasitas mereka sebagai tim besar pun terbukti. Biancoceleste yang sempat menjadi pemimpin klasemen dan memenang dua laga awalnya di Seri A tanpa ampun mereka kandaskan 4-1. Hasil ini setitdaknya membuat Il Diavolo Rosso bisa bernafas lega sejenak meski nilai yang mereka kumpulkan barulah tiga.
Sementara bagi Lazio, hasil ini seperti sebuah peringatan. Mereka masih butuh untuk meningkatkan konsistensi performa mereka, lebih dari sekadar menang dua kali berutrut-turut di dua pertandingan awal.
Jalannya Pertandingan
Milan langsung unggul ketika pertandingan baru berjalan delapan menit. Adalah Clarence Seedorf yang menjadi pencetaknya. Gelandang asal Belanda itu membobol gawang Lazio usai mengecoh Cristian Ledesma sebelum akhirnya melepaskan tendangan kaki kanan yang bersarang di jala Juan Carrizo.
Namun, Lazio berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Pada menit 26, Goran Pandev melepaskan umpan terobosan kepada Mauro Zarate yang kemudian dengan tenang menyontek bola dengan satu sentuhan untuk membobol gawang Christian Abbiati. Skor berubah menjadi 1-1.
Milan tak patah arang hanya karena keunggulan mereka berhasil disamai tamunya. Dua menit setelah gol Zarate, mereka memperoleh peluang melalui tembakan keras Alexandre Pato. Sial bagi Pato, sepakannya itu masih bisa dihalau oleh Carrizo.
Il Diavolo Rosso masih berusaha mencetak gol sebelum babak pertama berakhir. Kali ini peluang diperoleh melalui Kaka yang sukses melalui hadangan Stephan Lichsteiner. Namun, lagi-lagi Carrizo berhasil menyelamatkan gawangnya--tendangan Kaka berhasil ia halau.
Gol kedua Milan akhirnya lahir di menit 35 melalui kaki Gianluca Zambrotta. Setelah menggiring bola sejenak, mantan pemain Barcelona itu lantas melepaskan sebuah tembakan keras dari jarak sekiter 32 meter! Carrizo tak mampu menahannya dan Milan unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua Milan tak mengendurkan serangan mereka. Baru empat menit berjalan, pasukan Carlo Ancelotti sudah berhasil mencetak gol lagi. Berawal dari umpan crossing Marek Jankulovski, bola kemudian disundul oleh Pato dan kedudukan pun berubah menjadi 3-1.
Tiga gol belumlah cukup bagi Milan. Pada menit 60 mereka kembali manambah koleksi bola yang masuk ke jala Lazio pada pertandingan ini. Sebuaah tendangan jarak jauh Kaka yang agak sedikit melengkung kembali memaksa Carrizo memungut bola dari gawangnya dan mengubah kedudukan menjadi 4-1.
Meski sudah kebobolan empat gol, Lazio masih berusaha balas mengancam gawang Milan. Di menit 77, Pandev mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Sial baginya, Abbiati dengan sigap berhasil menghalaunya. Hingga akhir pertandingan skor 4-1 untuk keunggulan Milan tetap tak berubah.
Susunan Pemain:
AC Milan: Abbiati, Jankulovski, Zambrotta, Maldini, Kaladze, Kaka, Seedorf (Flamini 64), Gattuso (Emerson 79), Ambrosini, Borriello, Pato (Ronaldinho 71).
Lazio: Carrizo, Siviglia, Kolarov, Lichsteiner, Rozehnal, Ledesma, Mauri (Foggia 63), Brocchi (De Silvestri 79), Matuzalem (Meghni 68), Zarate, Pandev.
( roz / arp )
Laga yang berlangsung di Stadion San Siro, Senin (22/9/2008) dinihari WIB, ini memang menjadi pertaruhan bagi Milan. Kalah dari Bologna dan Genoa di dua laga perdana Liga Italia membuat mereka mau tak mau harus meraih hasil maksimal di pertandingan melawan Lazio.
Kapasitas mereka sebagai tim besar pun terbukti. Biancoceleste yang sempat menjadi pemimpin klasemen dan memenang dua laga awalnya di Seri A tanpa ampun mereka kandaskan 4-1. Hasil ini setitdaknya membuat Il Diavolo Rosso bisa bernafas lega sejenak meski nilai yang mereka kumpulkan barulah tiga.
Sementara bagi Lazio, hasil ini seperti sebuah peringatan. Mereka masih butuh untuk meningkatkan konsistensi performa mereka, lebih dari sekadar menang dua kali berutrut-turut di dua pertandingan awal.
Jalannya Pertandingan
Milan langsung unggul ketika pertandingan baru berjalan delapan menit. Adalah Clarence Seedorf yang menjadi pencetaknya. Gelandang asal Belanda itu membobol gawang Lazio usai mengecoh Cristian Ledesma sebelum akhirnya melepaskan tendangan kaki kanan yang bersarang di jala Juan Carrizo.
Namun, Lazio berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Pada menit 26, Goran Pandev melepaskan umpan terobosan kepada Mauro Zarate yang kemudian dengan tenang menyontek bola dengan satu sentuhan untuk membobol gawang Christian Abbiati. Skor berubah menjadi 1-1.
Milan tak patah arang hanya karena keunggulan mereka berhasil disamai tamunya. Dua menit setelah gol Zarate, mereka memperoleh peluang melalui tembakan keras Alexandre Pato. Sial bagi Pato, sepakannya itu masih bisa dihalau oleh Carrizo.
Il Diavolo Rosso masih berusaha mencetak gol sebelum babak pertama berakhir. Kali ini peluang diperoleh melalui Kaka yang sukses melalui hadangan Stephan Lichsteiner. Namun, lagi-lagi Carrizo berhasil menyelamatkan gawangnya--tendangan Kaka berhasil ia halau.
Gol kedua Milan akhirnya lahir di menit 35 melalui kaki Gianluca Zambrotta. Setelah menggiring bola sejenak, mantan pemain Barcelona itu lantas melepaskan sebuah tembakan keras dari jarak sekiter 32 meter! Carrizo tak mampu menahannya dan Milan unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua Milan tak mengendurkan serangan mereka. Baru empat menit berjalan, pasukan Carlo Ancelotti sudah berhasil mencetak gol lagi. Berawal dari umpan crossing Marek Jankulovski, bola kemudian disundul oleh Pato dan kedudukan pun berubah menjadi 3-1.
Tiga gol belumlah cukup bagi Milan. Pada menit 60 mereka kembali manambah koleksi bola yang masuk ke jala Lazio pada pertandingan ini. Sebuaah tendangan jarak jauh Kaka yang agak sedikit melengkung kembali memaksa Carrizo memungut bola dari gawangnya dan mengubah kedudukan menjadi 4-1.
Meski sudah kebobolan empat gol, Lazio masih berusaha balas mengancam gawang Milan. Di menit 77, Pandev mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Sial baginya, Abbiati dengan sigap berhasil menghalaunya. Hingga akhir pertandingan skor 4-1 untuk keunggulan Milan tetap tak berubah.
Susunan Pemain:
AC Milan: Abbiati, Jankulovski, Zambrotta, Maldini, Kaladze, Kaka, Seedorf (Flamini 64), Gattuso (Emerson 79), Ambrosini, Borriello, Pato (Ronaldinho 71).
Lazio: Carrizo, Siviglia, Kolarov, Lichsteiner, Rozehnal, Ledesma, Mauri (Foggia 63), Brocchi (De Silvestri 79), Matuzalem (Meghni 68), Zarate, Pandev.
( roz / arp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
-
Jumat, 25/05/2012 18:13 WIB
Del Piero Siap Main di Liga Manapun
-
Jumat, 25/05/2012 12:41 WIB
Conte Minta Juve Benahi Skuad untuk Bersaing di Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 10:07 WIB
Conte Bangga Juve Perpanjang Kontraknya
-
Jumat, 25/05/2012 03:10 WIB
Tur Indonesia Jadi Ajang Seleksi Pemain Muda Inter
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
