Piala Dunia Antarklub
Tantangan Terberat untuk MU
Kamis, 18/12/2008 10:48 WIB
FOTO:AFP/Tadayuki Yoshikawa
Tokyo - Jangan pernah menganggap enteng Piala Dunia Antarklub. Bagi gelandang Manchester United, Ryan Giggs, kejuaraan ini justru merupakan tantangan terberat untuk klubnya.
Giggs merupakan salah satu anggota MU ketika menjuarai Piala Interkontinental (atau lebih dikenal dengan Piala Toyota) pada tahun 1999. Ia juga ikut memperkuat 'Setan Merah' ketika berlaga di Piala Dunia Antarklub pertama di Brasil pada tahun 2000.
Ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari dua turnamen itu. MU disebut Giggs tak akan bisa tampil di sana jika tidak menjuarai Liga Champions tahun 1999. Padahal untuk menjuarai Liga Champions saja The Red Devils harus berjuang mati-matian.
"Ini selalu menjadi ajang terberat untuk dimenangi. Untuk mencapainya saja kita harus lolos ke Liga Champions, yang tentunya sangat sulit. Lalu kemudian Anda harus menjuarainya, yang pastinya jauh lebih sulit lagi."
"Kemudian kami masih harus mengalahkan tim juara dari Amerika Selatan yang telah memperoleh segala sesuatu yang juga telah kami peroleh," tandas Giggs seperti dilansir Goal.
Piala Interkontinental kini sudah tak ada lagi. Kejuaraan yang hanya mempertemukan juara Eropa dan Amerika Selatan itu "gugur" oleh Piala Dunia Antarklub yang mempertemukan juara dari seluruh konfederasi.
MU terakhir kali menjuarai Piala Interkontinental pada tahun 1999 dengan mengalahkan Palmeiras. Sementara di keikutsertaan pertama Piala Dunia Antarklub tahun 2000, pasukan Sir Alex Ferguson ini kandas di putaran grup.
"Ini sudah berubah menjadi kompetisi yang lebih besar. Pada masa lalu, ini hanya soal pertemuan Eropa dan Amerika Selatan. Tetapi, sekarang seluruh benua sudah bisa ikut," tukas Giggs.
( roz / din )
Giggs merupakan salah satu anggota MU ketika menjuarai Piala Interkontinental (atau lebih dikenal dengan Piala Toyota) pada tahun 1999. Ia juga ikut memperkuat 'Setan Merah' ketika berlaga di Piala Dunia Antarklub pertama di Brasil pada tahun 2000.
Ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari dua turnamen itu. MU disebut Giggs tak akan bisa tampil di sana jika tidak menjuarai Liga Champions tahun 1999. Padahal untuk menjuarai Liga Champions saja The Red Devils harus berjuang mati-matian.
"Ini selalu menjadi ajang terberat untuk dimenangi. Untuk mencapainya saja kita harus lolos ke Liga Champions, yang tentunya sangat sulit. Lalu kemudian Anda harus menjuarainya, yang pastinya jauh lebih sulit lagi."
"Kemudian kami masih harus mengalahkan tim juara dari Amerika Selatan yang telah memperoleh segala sesuatu yang juga telah kami peroleh," tandas Giggs seperti dilansir Goal.
Piala Interkontinental kini sudah tak ada lagi. Kejuaraan yang hanya mempertemukan juara Eropa dan Amerika Selatan itu "gugur" oleh Piala Dunia Antarklub yang mempertemukan juara dari seluruh konfederasi.
MU terakhir kali menjuarai Piala Interkontinental pada tahun 1999 dengan mengalahkan Palmeiras. Sementara di keikutsertaan pertama Piala Dunia Antarklub tahun 2000, pasukan Sir Alex Ferguson ini kandas di putaran grup.
"Ini sudah berubah menjadi kompetisi yang lebih besar. Pada masa lalu, ini hanya soal pertemuan Eropa dan Amerika Selatan. Tetapi, sekarang seluruh benua sudah bisa ikut," tukas Giggs.
( roz / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
-
Sabtu, 26/05/2012 08:40
Rosell: Kejayaan Barca Belum Berakhir
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |








.jpg)








.gif)
