Wenger: Villa Menekan Wasit
Sabtu, 27/12/2008 08:12 WIB
FOTO:Reuters
Birmingham - Arsene Wenger menuduh Aston Villa menekan wasit saat kedua tim bermain imbang 2-2. Sangkaan tersebut muncul setelah Wenger melihat seorang staff The Villans berbicara dengan sang pengadil di jeda pertandingan.
Wenger layak kecewa dengan hasil imbang yang diraih pasukannya saat melawat ke Villa. Sempat unggul dua gol, The Gunners harus puas mendapat tambahan satu poin karena tuan rumah kemudia mencetak dua gol balasan lewat titik putih dan satu gol lainnya di masa injury time, yang membuat laga berkesudahan 2-2.
Yang membuat Wenger semakin emosional engan hasil tersebut adalah terjadinya pembicaraan antara wasit Lee Mason dengan seorang staff Villa saat turun minum. Insiden itulah yang kemudian disebut Wenger berbuntut keputusan wasit memberikan penalti saat William Gallas menekel Gabriel Agbonlahor.
"Saya tahu bagaimana hal tersebut bekerja di Inggris. Di paruh pertandingan wasit didekati dan pada babak kedua setiap peluang 50-50 keputusannya selalu berpihak ke kubu yang lain. Itulah yang terjadi. Saya menunggu di babak pertama untuk melihat apa yang terjadi dan saya tidak kecewa. Tak ada penjelasan lagi soal hal tersebut," ungkap Wenger seperti diberitakan Guardian.
Martin O'Neill belakangan mengakui kalau asistennya, John Robertson, memang berbicara dengan wasit. Saat itu Robertson mempertanyakan salah satu keputusan wasit yang tidak memberikan Villa tendangan bebas dalam prosesi terjadinya gol pertama Arsenal oleh Denilson. Namun O'Neill menyanggah saat ditanya soal tuduhan yang dialamatkan Wenger.
"Arsene Wenger punya pendapatnya sendiri. Saya pikir wasit sudah melihatnya di babak pertama dan keputusan yang dia ambil saat terjadi pelanggaran terhadap Gabby Agbonlahor adalah bukan yang terbaik. John Robertson, saya pikir telah berbicara dengan wasit. Dia meminta penjelasan kenapa Gabby tidak mendapat (tendangan bebas). Robertson cuma meminta penjelasan dan itu merupakan hak wasit untuk tidak memberikan jawaban," sanggah O'Neill.
Di samping kecurigaan terhadap wasit, di tubuh Arsenal sendiri Wenger mengaku tak puas dengan performa anak didiknya. Manuel Almunia cs disebutnya kehilangan ketenangan saat sudah dalam posisi unggul dan kemudian diperkecil menjadi 2-1.
"Kami kecewa karena kami sudah dekat dengan kemenangan. Menurut saya titik baliknya adalah saat dalam posisi 2–1 karena setelah itu kami kehilangan sedikit ketenangan dan kami seharusnya bisa mempertahankan bola lebih lama. Kami menjadi gugup jelang berakhirnya laga dan itu berakibat buruk buat kami," pungkas Wenger.
( din / din )
Wenger layak kecewa dengan hasil imbang yang diraih pasukannya saat melawat ke Villa. Sempat unggul dua gol, The Gunners harus puas mendapat tambahan satu poin karena tuan rumah kemudia mencetak dua gol balasan lewat titik putih dan satu gol lainnya di masa injury time, yang membuat laga berkesudahan 2-2.
Yang membuat Wenger semakin emosional engan hasil tersebut adalah terjadinya pembicaraan antara wasit Lee Mason dengan seorang staff Villa saat turun minum. Insiden itulah yang kemudian disebut Wenger berbuntut keputusan wasit memberikan penalti saat William Gallas menekel Gabriel Agbonlahor.
"Saya tahu bagaimana hal tersebut bekerja di Inggris. Di paruh pertandingan wasit didekati dan pada babak kedua setiap peluang 50-50 keputusannya selalu berpihak ke kubu yang lain. Itulah yang terjadi. Saya menunggu di babak pertama untuk melihat apa yang terjadi dan saya tidak kecewa. Tak ada penjelasan lagi soal hal tersebut," ungkap Wenger seperti diberitakan Guardian.
Martin O'Neill belakangan mengakui kalau asistennya, John Robertson, memang berbicara dengan wasit. Saat itu Robertson mempertanyakan salah satu keputusan wasit yang tidak memberikan Villa tendangan bebas dalam prosesi terjadinya gol pertama Arsenal oleh Denilson. Namun O'Neill menyanggah saat ditanya soal tuduhan yang dialamatkan Wenger.
"Arsene Wenger punya pendapatnya sendiri. Saya pikir wasit sudah melihatnya di babak pertama dan keputusan yang dia ambil saat terjadi pelanggaran terhadap Gabby Agbonlahor adalah bukan yang terbaik. John Robertson, saya pikir telah berbicara dengan wasit. Dia meminta penjelasan kenapa Gabby tidak mendapat (tendangan bebas). Robertson cuma meminta penjelasan dan itu merupakan hak wasit untuk tidak memberikan jawaban," sanggah O'Neill.
Di samping kecurigaan terhadap wasit, di tubuh Arsenal sendiri Wenger mengaku tak puas dengan performa anak didiknya. Manuel Almunia cs disebutnya kehilangan ketenangan saat sudah dalam posisi unggul dan kemudian diperkecil menjadi 2-1.
"Kami kecewa karena kami sudah dekat dengan kemenangan. Menurut saya titik baliknya adalah saat dalam posisi 2–1 karena setelah itu kami kehilangan sedikit ketenangan dan kami seharusnya bisa mempertahankan bola lebih lama. Kami menjadi gugup jelang berakhirnya laga dan itu berakibat buruk buat kami," pungkas Wenger.
( din / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 00:23 WIB
'Carroll dan Henderson Harapan Masa Depan Liverpool'
-
Jumat, 25/05/2012 16:42 WIB
Barnes, Henchoz, Fowler Dukung Martinez Jadi Manajer Liverpool
-
Jumat, 25/05/2012 16:28 WIB
Torres Tatap Musim Depan dengan Lebih Pede
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
-
Sabtu, 26/05/2012 08:40
Rosell: Kejayaan Barca Belum Berakhir
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
