Big Phil Belum Pantas di Klub Besar
Selasa, 10/02/2009 03:22 WIB
FOTO:AFP
London - Luiz Felipe Scolari terbilang mumpuni saat menangani tim nasional, namun tidak untuk klub. Di Chelsea yang juga tim besar perdananya, ia hanya bertahan tujuh bulan.
Sebelum menangani Frank Lampard cs, nama Scolari mencuat saat menangani berbagai negara semacam Kuwait, Brasil, dan Portugal. Torehan sensasional Big Phil dicapai saat berhasil membawa tim 'Samba' merebut trofi Piala Dunia 2002.
Suksesnya bersama Brasil membuat Portugal kepicut untuk merekrutnya. Di Turnamen besar pertamanya membesut Luis Figo dkk, pelatih berusia 60 tahun itu berhasil membawa 'tim samba Eropa' mencapai partai puncak Euro 2004.
Prestasi Big Phil di Piala Dunia 2006 juga terbilang sukses, ia mampu membawa Portugal mencapai babak empat besar turnamen yang digelar di Jerman itu. Namun di Euro 2008, ia gagal mengulang capaiannya empat tahun yang lalu setelah disingkirkan Jerman di babak perempatfinal.
Sukses di timnas, Big Phil pun mencoba peruntungan di klub besar Inggris, Chelsea. Namun ia dinilai gagal oleh manajemen tim setelah hanya mampu membawa "Si Biru" berada di posisi empat sampai pekan ke-25, di bawah Manchester United, Liverpool, dan Aston Villa.
Menurut mantan pelatih Chelsea di era 1980an, John Hollins, Scolari gagal karena kurang pengalaman membesut tim besar. "Anda tidak bisa mengritiknya atas apa yang sudah ia lakukan di level Internasional, tetapi klub sangatlah berbeda,"
ujarnya pada SkySports.
"Saya rasa dia tidak bisa beradaptasi atas apa yang klub inginkan setiap harinya. Di level Internasional, dia memiliki waktu untuk melihat pertandingan dan memilih tim, namun di Chelsea haruslah cepat," sambungnya.
Jika dilirik dari track record Scolari menangani klub, pernyataan Hollins memang ada benarnya. Big Phil baru sekali ini saja menangani klub kelas dunia, sisanya ia melatih di tim-tim medioker Brasil macam Juventude, Gremio dan Goias.
Di Asia, Scolari juga sempat membesut Jubilo Iwata, Al-Ahli dan Al Qadisya. Tim lumayan terkenal yang pernah ia tangani sebelum Chelsea hanyalah Palmeiras dan Cruizero. Bisa jadi, pelatih yang dulunya bermain sebagai bek ini kaget dengan
kerasnya persaingan dan tekanan di Premiership.
"Setiap hari sangat, sangat sibuk dan saya tidak berpikir dia mampu menanggungnya. Dia harus menghadapi para pemainnya setiap hari, beberapa diantaranya memiliki ego yang besar. Itu terjadi di seluruh negara, namun Chelsea adalah yang terbesar dan dia harus memilih tim yang bisa memenangkan pertandingan. Pungkas Hollins.
( key / key )
Sebelum menangani Frank Lampard cs, nama Scolari mencuat saat menangani berbagai negara semacam Kuwait, Brasil, dan Portugal. Torehan sensasional Big Phil dicapai saat berhasil membawa tim 'Samba' merebut trofi Piala Dunia 2002.
Suksesnya bersama Brasil membuat Portugal kepicut untuk merekrutnya. Di Turnamen besar pertamanya membesut Luis Figo dkk, pelatih berusia 60 tahun itu berhasil membawa 'tim samba Eropa' mencapai partai puncak Euro 2004.
Prestasi Big Phil di Piala Dunia 2006 juga terbilang sukses, ia mampu membawa Portugal mencapai babak empat besar turnamen yang digelar di Jerman itu. Namun di Euro 2008, ia gagal mengulang capaiannya empat tahun yang lalu setelah disingkirkan Jerman di babak perempatfinal.
Sukses di timnas, Big Phil pun mencoba peruntungan di klub besar Inggris, Chelsea. Namun ia dinilai gagal oleh manajemen tim setelah hanya mampu membawa "Si Biru" berada di posisi empat sampai pekan ke-25, di bawah Manchester United, Liverpool, dan Aston Villa.
Menurut mantan pelatih Chelsea di era 1980an, John Hollins, Scolari gagal karena kurang pengalaman membesut tim besar. "Anda tidak bisa mengritiknya atas apa yang sudah ia lakukan di level Internasional, tetapi klub sangatlah berbeda,"
ujarnya pada SkySports.
"Saya rasa dia tidak bisa beradaptasi atas apa yang klub inginkan setiap harinya. Di level Internasional, dia memiliki waktu untuk melihat pertandingan dan memilih tim, namun di Chelsea haruslah cepat," sambungnya.
Jika dilirik dari track record Scolari menangani klub, pernyataan Hollins memang ada benarnya. Big Phil baru sekali ini saja menangani klub kelas dunia, sisanya ia melatih di tim-tim medioker Brasil macam Juventude, Gremio dan Goias.
Di Asia, Scolari juga sempat membesut Jubilo Iwata, Al-Ahli dan Al Qadisya. Tim lumayan terkenal yang pernah ia tangani sebelum Chelsea hanyalah Palmeiras dan Cruizero. Bisa jadi, pelatih yang dulunya bermain sebagai bek ini kaget dengan
kerasnya persaingan dan tekanan di Premiership.
"Setiap hari sangat, sangat sibuk dan saya tidak berpikir dia mampu menanggungnya. Dia harus menghadapi para pemainnya setiap hari, beberapa diantaranya memiliki ego yang besar. Itu terjadi di seluruh negara, namun Chelsea adalah yang terbesar dan dia harus memilih tim yang bisa memenangkan pertandingan. Pungkas Hollins.
( key / key )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Senin, 21/05/2012 14:05 WIB
Modric Tentukan Masa Depan Usai Euro
-
Senin, 21/05/2012 13:59 WIB
Villas-Boas Masih Pikir-Pikir Gosip ke Liverpool
-
Senin, 21/05/2012 12:43 WIB
Hazard Juga Pertimbangkan Chelsea
-
Senin, 21/05/2012 11:41 WIB
Terry Lega Usai Chelsea Jadi Juara
-
Senin, 21/05/2012 11:17 WIB
Chelsea Segera Bicarakan Kontrak Baru Drogba
-
Senin, 21/05/2012 21:34
Cuekin Presiden Jerman, Schweinsteiger Minta Maaf
-
Senin, 21/05/2012 21:07
Anelka Keluhkan Shanghai Shenhua
-
Senin, 21/05/2012 18:46
Lazio Mulai Sibuk Benahi Skuad
-
Senin, 21/05/2012 19:09
Liga Selection U-23 Mulai Berlatih untuk Hadapi Inter Milan
-
Senin, 21/05/2012 21:57
IPL
Gol Mbamba Menangkan Persema
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |

















.gif)
