Tiket ke Afsel Sudah Melambai-lambai Buat Australia
Rabu, 01/04/2009 16:10 WIB
FOTO:AFP
Sydney - Di Piala Dunia 2006 Australia adalah kontestan paling buncit yang lolos ke Jerman. Kali ini The Socceroos malah berpotensi menjadi tim pertama yang berangkat ke Afrika Selatan untuk Piala Dunia 2010.
Di Piala Dunia edisi terakhir, Australia menjadi tim peserta ke-32 lewat jalur playoff. Mereka berhasil mengalahkan tim peringkat lima klasemen kualifikasi zona Amerika Selatan, Uruguay.
Meski masuk paling akhir, tapi Australia malah menggapai sejarah. Untuk kali pertama mereka berhasil melewati babak grup dan lolos ke putaran 16 besar, sebelum dihentikan Italia, yang kemudian tampil sebagai juara dunia.
Pasca Piala Dunia itu Australia memutuskan bergabung ke Asia karena tak punya lawan sepadan di Oceania. Mereka pun tampil di putaran final Piala Asia 2007, tapi kandas di perempatfinal.
Mengikuti kualifikasi Piala Dunia dari jalur Asia, Australia tetap kuat. Tim yang saat ini dilatih Pim Verbeek itu malah sudah sangat dekat ke pintu menuju Afrika Selatan.
Jika berhasil mengalahkan Uzbekistan Rabu (1/4/2009) ini, dan di hari yang sama Bahrain versus Qatar berakhir imbang, maka bisa dipastikan Australia menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia -- selain tuan rumah Afsel.
Australia, yang belum terkalahkan dari empat kali bertanding, saat ini berada di posisi kedua Grup A dengan nilai 10, selisih satu poin dari pemuncak grup Jepang, yang memiliki satu laga lebih banyak.
Namun, dikarenakan Jepang hari ini tidak bertanding, maka Australia bisa menyalip Negeri Matahari Terbit itu ke puncak klasemen apabila berhasil menundukkan Uzbekistan. Jika demikian, dan Bahrain bermain seri melawan Qatar, maka paling buruk Australia finish sebagai runner up grup, dan itu sudah cukup buat mereka lolos ke Afsel. (Juara dan runner up Grup A dan B di zona Asia otomatis lolos ke putaran final).
Meski keadaan amat mendukung, Mark Schwarzer tak mau timnya terlena. Kiper kawakan yang bermain di Fulham itu mengingatkan bahwa mereka belum tentu menang melawan Uzbekistan, walaupun tim negara bekas pecahan Uni Soviet itu saat ini mendekam di posisi juru kunci grup.
Schwarzer pun memberi contoh penampilan teraktual Maksim Shatskikh dkk, saat membantai Qatar 4-0 akhir pekan lalu sebagai sinyalemen berbahaya dari Uzbekistan.
"Kami katakan, dari awal Uzbekistan memang tim yang berbahaya dan terlihat jelas Sabtu kemarin. Mereka sempat di bawah form dan tidak seharusnya berada di tempat mereka saat ini," terang kiper 36 tahun itu kepada AFP.
"Kami belum bisa menjamin semuanya," sambungnya. "Kami berada di posisi yang bagus, tapi kami harus memastikan bahwa kami memang sudah di posisi itu sekarang, dan tidak boleh frustrasi kalau tidak berjalan seperti apa yang kami inginkan," pungkas Schwarzer.
( a2s / key )
Di Piala Dunia edisi terakhir, Australia menjadi tim peserta ke-32 lewat jalur playoff. Mereka berhasil mengalahkan tim peringkat lima klasemen kualifikasi zona Amerika Selatan, Uruguay.
Meski masuk paling akhir, tapi Australia malah menggapai sejarah. Untuk kali pertama mereka berhasil melewati babak grup dan lolos ke putaran 16 besar, sebelum dihentikan Italia, yang kemudian tampil sebagai juara dunia.
Pasca Piala Dunia itu Australia memutuskan bergabung ke Asia karena tak punya lawan sepadan di Oceania. Mereka pun tampil di putaran final Piala Asia 2007, tapi kandas di perempatfinal.
Mengikuti kualifikasi Piala Dunia dari jalur Asia, Australia tetap kuat. Tim yang saat ini dilatih Pim Verbeek itu malah sudah sangat dekat ke pintu menuju Afrika Selatan.
Jika berhasil mengalahkan Uzbekistan Rabu (1/4/2009) ini, dan di hari yang sama Bahrain versus Qatar berakhir imbang, maka bisa dipastikan Australia menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia -- selain tuan rumah Afsel.
Australia, yang belum terkalahkan dari empat kali bertanding, saat ini berada di posisi kedua Grup A dengan nilai 10, selisih satu poin dari pemuncak grup Jepang, yang memiliki satu laga lebih banyak.
Namun, dikarenakan Jepang hari ini tidak bertanding, maka Australia bisa menyalip Negeri Matahari Terbit itu ke puncak klasemen apabila berhasil menundukkan Uzbekistan. Jika demikian, dan Bahrain bermain seri melawan Qatar, maka paling buruk Australia finish sebagai runner up grup, dan itu sudah cukup buat mereka lolos ke Afsel. (Juara dan runner up Grup A dan B di zona Asia otomatis lolos ke putaran final).
Meski keadaan amat mendukung, Mark Schwarzer tak mau timnya terlena. Kiper kawakan yang bermain di Fulham itu mengingatkan bahwa mereka belum tentu menang melawan Uzbekistan, walaupun tim negara bekas pecahan Uni Soviet itu saat ini mendekam di posisi juru kunci grup.
Schwarzer pun memberi contoh penampilan teraktual Maksim Shatskikh dkk, saat membantai Qatar 4-0 akhir pekan lalu sebagai sinyalemen berbahaya dari Uzbekistan.
"Kami katakan, dari awal Uzbekistan memang tim yang berbahaya dan terlihat jelas Sabtu kemarin. Mereka sempat di bawah form dan tidak seharusnya berada di tempat mereka saat ini," terang kiper 36 tahun itu kepada AFP.
"Kami belum bisa menjamin semuanya," sambungnya. "Kami berada di posisi yang bagus, tapi kami harus memastikan bahwa kami memang sudah di posisi itu sekarang, dan tidak boleh frustrasi kalau tidak berjalan seperti apa yang kami inginkan," pungkas Schwarzer.
( a2s / key )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
-
Sabtu, 26/05/2012 08:40
Rosell: Kejayaan Barca Belum Berakhir
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
