Carletto: Saya Sudah Bertemu Abramovich
Rabu, 27/05/2009 10:22 WIB
FOTO:AFP
Roma - Kepindahan Carlo Ancelotti dari AC Milan ke Chelsea mungkin akan benar terjadi. Carletto mengaku kalau dirinya sudah bertemu dengan Roman Abramovich dua bulan lalu di Paris.
Hal tersebut terungkap dalam buku otobiografi Ancelotti yang diluncurkan di Roma, Selasa (26/5/2009), kemarin waktu setempat. Dalam bukunya yang diberi judul "Preferisco La Coppa", Carletto terang-terangan menyebut kalau dirinya sudah mengadakan pertemuan dengan Roman.
"Pelatih Milan dalam sebuah misi rahasia. Saya seperti (agen) 007. Duduk di belakang supir dengan wajah ingin membunuh. Saya sudah ke Paris untuk bertemu Roman Abramovich, pemilik Chelsea - yang mencari pelatih baru," demikian ditulis Carletto seperti dikutip dari TheSun.
"Kami sudah sempat bertemu, beberapa pekan lalu. Di Swiss, di sebuah hotel yang besar di Kota Genewa. Saya tak ingat namanya. Segalanya diorganisir oleh Charlie Stillitano, seorang teman dari Amerika Serikat yang bekerja di sepakbola. Dia kenal Peter Kenyon, tangan kanan Abramovich di Chelsea, yang sudah menyatakan keinginannya bertemu saya."
"Saya sedang berlibur setelah kegagalan lolos di Liga Champions bersama Milan. Abramovich mendatangi saya, itu pertanda yang bagus, tapi ada banyak sekali bodyguard! Mereka mempertemukan saya dengan bos besar dan Kenyon. Tim mereka dilengkapi dengan pengacara dan penerjemah," kisah Carletto kemudian.
Kontrak Ancelotti bersama Milan baru akan berakhir pada 2010, namun begitu, dalam beberapa pekan terakhir dia sudah santer diberitakan bakal meninggalkan San Siro. Dan Chelsea memang disebut-sebut sebagai persinggahan baru Ancelotti mengingat Guus Hiddink enggan mempermanenkan kontraknya setelah dia ditunjuk sebagai caretaker di tengah musim lalu.
Namun Ancelotti juga menegaskan kalau dalam pertemuan itu mereka sama sekalin tak membicarakan soal kontrak. Yang jelas, sang taipan minyak asal Rusia mengorek banyak informasi dari pelatih 49 tahun itu.
"Kami kemudian duduk dan mulai berbicara. Semuanya soal sepakbola dan hanya sepakbola. Abramovich ingin tahun segalanya soal saya, cara saya bekerja, filosofi saya. Satu hal yang saya sadari dari dirinya adalah sifat malu-malunya. Yang kedua adalah pengetahuannya soal sepakbola. Yang ketiga adalah soal rasa lapar, bulimia yang dia alami: 'Dear Ancelotti, saya ingin memenangi semuanya, semuanya'. Sepanjang pembicaraan itu dia tak membicarakan soal uang," demikian dilanjutkan Carletto.
( din / a2s )
Hal tersebut terungkap dalam buku otobiografi Ancelotti yang diluncurkan di Roma, Selasa (26/5/2009), kemarin waktu setempat. Dalam bukunya yang diberi judul "Preferisco La Coppa", Carletto terang-terangan menyebut kalau dirinya sudah mengadakan pertemuan dengan Roman.
"Pelatih Milan dalam sebuah misi rahasia. Saya seperti (agen) 007. Duduk di belakang supir dengan wajah ingin membunuh. Saya sudah ke Paris untuk bertemu Roman Abramovich, pemilik Chelsea - yang mencari pelatih baru," demikian ditulis Carletto seperti dikutip dari TheSun.
"Kami sudah sempat bertemu, beberapa pekan lalu. Di Swiss, di sebuah hotel yang besar di Kota Genewa. Saya tak ingat namanya. Segalanya diorganisir oleh Charlie Stillitano, seorang teman dari Amerika Serikat yang bekerja di sepakbola. Dia kenal Peter Kenyon, tangan kanan Abramovich di Chelsea, yang sudah menyatakan keinginannya bertemu saya."
"Saya sedang berlibur setelah kegagalan lolos di Liga Champions bersama Milan. Abramovich mendatangi saya, itu pertanda yang bagus, tapi ada banyak sekali bodyguard! Mereka mempertemukan saya dengan bos besar dan Kenyon. Tim mereka dilengkapi dengan pengacara dan penerjemah," kisah Carletto kemudian.
Kontrak Ancelotti bersama Milan baru akan berakhir pada 2010, namun begitu, dalam beberapa pekan terakhir dia sudah santer diberitakan bakal meninggalkan San Siro. Dan Chelsea memang disebut-sebut sebagai persinggahan baru Ancelotti mengingat Guus Hiddink enggan mempermanenkan kontraknya setelah dia ditunjuk sebagai caretaker di tengah musim lalu.
Namun Ancelotti juga menegaskan kalau dalam pertemuan itu mereka sama sekalin tak membicarakan soal kontrak. Yang jelas, sang taipan minyak asal Rusia mengorek banyak informasi dari pelatih 49 tahun itu.
"Kami kemudian duduk dan mulai berbicara. Semuanya soal sepakbola dan hanya sepakbola. Abramovich ingin tahun segalanya soal saya, cara saya bekerja, filosofi saya. Satu hal yang saya sadari dari dirinya adalah sifat malu-malunya. Yang kedua adalah pengetahuannya soal sepakbola. Yang ketiga adalah soal rasa lapar, bulimia yang dia alami: 'Dear Ancelotti, saya ingin memenangi semuanya, semuanya'. Sepanjang pembicaraan itu dia tak membicarakan soal uang," demikian dilanjutkan Carletto.
( din / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
-
Jumat, 25/05/2012 18:13 WIB
Del Piero Siap Main di Liga Manapun
-
Jumat, 25/05/2012 12:41 WIB
Conte Minta Juve Benahi Skuad untuk Bersaing di Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 10:07 WIB
Conte Bangga Juve Perpanjang Kontraknya
-
Jumat, 25/05/2012 03:10 WIB
Tur Indonesia Jadi Ajang Seleksi Pemain Muda Inter
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
