Scolari Kuak Luka Lama di Chelsea
Senin, 29/06/2009 12:42 WIB
FOTO:Reuters
Tashkent - Luiz Felipe Scolari angkat suara menguak lukanya saat di Chelsea. Scolari seperti masih memendam sakit hati karena merasa telah dikhianati sehingga akhirnya kena gusur.
Musim panas setahun lalu, Scolari datang ke Stamford Bridge dengan sambutan positif. Berbekal rekam jejak suksesnya, si pelatih asal Brasil diharapkan dapat menularkan capaian serupa di Chelsea.
Awal yang baik itu ternyata tidak langgeng. Setelah 'Si Biru' mulai kurang meyakinkan dalam menggapai angka, Scolari kehilangan kepercayaan sampai puncaknya dia dipecat pada bulan Februari 2009.
Untuk pelatih yang per 1 Juli 2009 akan resmi menangani klub Uzbekistan, FC Bunyodkor, pemecatan itu menyesakkan karena dia menilai ini tak lepas dari ulah tiga pemain: Didier Drogba, Michael Ballack dan Petr Cech.
"Pemilik sebenarnya dalam sepakbola masa kini adalah para pemain. Merekalah yang menentukan segalanya. Siapa yang akan klub pilih untuk dipecat? Para bintangnya --yang digaji empat sampai sembilan juta euro setahun dengan kontrak sampai lima musim-- atau si pelatih?" gugat Scolari.
"Tentu saja yang akan digeser paling pertama adalah pelatihnya. Dan para pesepakbola tenar sudah sadar dengan kekuatannya dan berbuat sesuka mereka. Itulah masalah utamaku di Chelsea. Drogba, Ballack dan Cech tak menerima metode latihanku ataupun keinginanku," papar dia kepada O Globo yang dikutip The Sun, Senin (29/6/2009).
Ketiga pemain tersebut boleh jadi masih mengidamkan Jose Mourinho, pelatih lama Chelsea, dan tak senang dengan cara-cara Scolari. Pelbagai alasan pun diklaim Scolari telah dibuat mereka untuk merecoki tugas dan kewenangannya sebagai pelatih.
"Drogba tampak seperti mengalami memar otot dan bilang butuh dua bulan untuk menanganinya...di Cannes! Ballack mengaku mengalami sakit kronis di bagian tapak kaki dan minta pergi ke Cologne," kenang dia.
Kalau Drogba dan Ballack seperti ingin mencari masalah dengan Scolari lewat permintaan macam-macam bermotifkan cedera, berbeda dengan Cech. Masalah timbul karena soal menu latihan.
"Dia punya pelatih pribadi kiper untuk dirinya sendiri dan aku tak setuju. Maksudku, pelatih kiper harusnya melatih semua kiper secara berkelompok, bukan hanya satu."
"Dia menjadi marah dan mulai memperlakukanku dengan dingin. Di ruang ganti mulai terlihat bahwa aku memiliki oposisi berat. Dan mereka pada akhirnya mendukung para direksi Chelsea (memecatku)," tukas Felipao.
( krs / a2s )
Musim panas setahun lalu, Scolari datang ke Stamford Bridge dengan sambutan positif. Berbekal rekam jejak suksesnya, si pelatih asal Brasil diharapkan dapat menularkan capaian serupa di Chelsea.
Awal yang baik itu ternyata tidak langgeng. Setelah 'Si Biru' mulai kurang meyakinkan dalam menggapai angka, Scolari kehilangan kepercayaan sampai puncaknya dia dipecat pada bulan Februari 2009.
Untuk pelatih yang per 1 Juli 2009 akan resmi menangani klub Uzbekistan, FC Bunyodkor, pemecatan itu menyesakkan karena dia menilai ini tak lepas dari ulah tiga pemain: Didier Drogba, Michael Ballack dan Petr Cech.
"Pemilik sebenarnya dalam sepakbola masa kini adalah para pemain. Merekalah yang menentukan segalanya. Siapa yang akan klub pilih untuk dipecat? Para bintangnya --yang digaji empat sampai sembilan juta euro setahun dengan kontrak sampai lima musim-- atau si pelatih?" gugat Scolari.
"Tentu saja yang akan digeser paling pertama adalah pelatihnya. Dan para pesepakbola tenar sudah sadar dengan kekuatannya dan berbuat sesuka mereka. Itulah masalah utamaku di Chelsea. Drogba, Ballack dan Cech tak menerima metode latihanku ataupun keinginanku," papar dia kepada O Globo yang dikutip The Sun, Senin (29/6/2009).
Ketiga pemain tersebut boleh jadi masih mengidamkan Jose Mourinho, pelatih lama Chelsea, dan tak senang dengan cara-cara Scolari. Pelbagai alasan pun diklaim Scolari telah dibuat mereka untuk merecoki tugas dan kewenangannya sebagai pelatih.
"Drogba tampak seperti mengalami memar otot dan bilang butuh dua bulan untuk menanganinya...di Cannes! Ballack mengaku mengalami sakit kronis di bagian tapak kaki dan minta pergi ke Cologne," kenang dia.
Kalau Drogba dan Ballack seperti ingin mencari masalah dengan Scolari lewat permintaan macam-macam bermotifkan cedera, berbeda dengan Cech. Masalah timbul karena soal menu latihan.
"Dia punya pelatih pribadi kiper untuk dirinya sendiri dan aku tak setuju. Maksudku, pelatih kiper harusnya melatih semua kiper secara berkelompok, bukan hanya satu."
"Dia menjadi marah dan mulai memperlakukanku dengan dingin. Di ruang ganti mulai terlihat bahwa aku memiliki oposisi berat. Dan mereka pada akhirnya mendukung para direksi Chelsea (memecatku)," tukas Felipao.
( krs / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
