Sekarang Gilirannya Benzema
Kamis, 02/07/2009 07:52 WIB
FOTO:ist
Jakarta - Soal kehebatan Karim Benzema, itu sepertinya tak ada yang meragukan. Tapi dia perlu membuktikannya di level yang lebih tinggi, peluang yang kini terbuka setelah Real Madrid meminangnya.
Benzema mungkin menjadi pesepakbola anggota Liga Prancis yang paling diburu dalam setidaknya dua tahun terakhir. Di usia yang masih belia dia menjadi salah satu aset terbesar Lyon.
Lahir di kota yang terletak di timur Prancis itu pada 19 Desember 1987, Benzema sudah menarik pencari bakat klub tersebut saat baru berusia sembilan tahun. Setelah masuk akademi sepakbola klub tahun 1996, bakat pesepakbola keturunan Alegria itu makin terlihat.
Saat memperkuat Lyon U-16, dia total menyumbang 38 gol dalam satu musim, sementara bersama Lyon U-18 dia membukukan 12 gol dari 14 laga. Setelah membuat asist dalam laga perdananya di tim senior, Benzema akhirnya menandatangani kontrak profesional pertamanya di tahun 2005.
Mulai di situlah dia mulai menancapkan kukunya sebagai salah satu striker top Prancis. Di Stade Gerland ia telah meraih banyak prestasi bersama Lyon. Menjadi pemain reguler, Benzema membayar lunas kepercayaan sang pelatih Alain Perin dengan 31 gol dari total 51 penampilannya di musim 2007/08.
Total ia telah mendapat empat gelar juara liga bersama Lyon. Diawali Manchester United, beberapa klub papan atas Eropa pun mulai menyatakan ketertarikan padanya.
Adalah Madrid yang kemudian beruntung mendapatkan lampu hijau dari Lyon untuk memboyong bomber andalannya tersebut. Mulai di sinilah kesempatan Benzema untuk bisa menuju jenjang yang lebih tinggi terbuka.
Tak bisa dipungkiri kalau Lyon tak bisa menjanjikan banyak sukses buat sang pemain. Kondisi yang jauh berbeda dibanding Madrid, klub dengan sembilab gelar Liga Champions, yang membuka jalan Benzema menjadi pemain yang lebih besar lagi.
Madrid pernah mengontrak salah satu pemain terbaik Prancis: Zinedine Zidane. Fakta tersebut bisa jadi akan memotivasi Benzema untuk tampil lebih baik lagi di klub barunya, meski dia sendiri mengaku lebih mengidolakan mantan bintang Madrid lainnya, Ronaldo.
"Bagiku dia merupakan pemain terbaik sepanjang masa. Bahkan jika dia berhenti bermain saya akan tetap menontonnya melalui DVD. Memiliki karir sepertinya merupakan impian saya," ujar Benzema beberapa waktu silam, mengomentari Ronaldo.
Bisakah Benzema menyamai Zizou? Butuh waktu panjang untuk menjawab pertanyaan tersebut, yang jelas striker 183 cm itu menolak kalau dirinya disamakan dengan Zidane.
"Cukup sulit untuk bisa disandingkan dengan Zidane, tapi kami adalah pemain yang berbeda," pungkas dia.
( din / roz )
Benzema mungkin menjadi pesepakbola anggota Liga Prancis yang paling diburu dalam setidaknya dua tahun terakhir. Di usia yang masih belia dia menjadi salah satu aset terbesar Lyon.
Lahir di kota yang terletak di timur Prancis itu pada 19 Desember 1987, Benzema sudah menarik pencari bakat klub tersebut saat baru berusia sembilan tahun. Setelah masuk akademi sepakbola klub tahun 1996, bakat pesepakbola keturunan Alegria itu makin terlihat.
Saat memperkuat Lyon U-16, dia total menyumbang 38 gol dalam satu musim, sementara bersama Lyon U-18 dia membukukan 12 gol dari 14 laga. Setelah membuat asist dalam laga perdananya di tim senior, Benzema akhirnya menandatangani kontrak profesional pertamanya di tahun 2005.
Mulai di situlah dia mulai menancapkan kukunya sebagai salah satu striker top Prancis. Di Stade Gerland ia telah meraih banyak prestasi bersama Lyon. Menjadi pemain reguler, Benzema membayar lunas kepercayaan sang pelatih Alain Perin dengan 31 gol dari total 51 penampilannya di musim 2007/08.
Total ia telah mendapat empat gelar juara liga bersama Lyon. Diawali Manchester United, beberapa klub papan atas Eropa pun mulai menyatakan ketertarikan padanya.
Adalah Madrid yang kemudian beruntung mendapatkan lampu hijau dari Lyon untuk memboyong bomber andalannya tersebut. Mulai di sinilah kesempatan Benzema untuk bisa menuju jenjang yang lebih tinggi terbuka.
Tak bisa dipungkiri kalau Lyon tak bisa menjanjikan banyak sukses buat sang pemain. Kondisi yang jauh berbeda dibanding Madrid, klub dengan sembilab gelar Liga Champions, yang membuka jalan Benzema menjadi pemain yang lebih besar lagi.
Madrid pernah mengontrak salah satu pemain terbaik Prancis: Zinedine Zidane. Fakta tersebut bisa jadi akan memotivasi Benzema untuk tampil lebih baik lagi di klub barunya, meski dia sendiri mengaku lebih mengidolakan mantan bintang Madrid lainnya, Ronaldo.
"Bagiku dia merupakan pemain terbaik sepanjang masa. Bahkan jika dia berhenti bermain saya akan tetap menontonnya melalui DVD. Memiliki karir sepertinya merupakan impian saya," ujar Benzema beberapa waktu silam, mengomentari Ronaldo.
Bisakah Benzema menyamai Zizou? Butuh waktu panjang untuk menjawab pertanyaan tersebut, yang jelas striker 183 cm itu menolak kalau dirinya disamakan dengan Zidane.
"Cukup sulit untuk bisa disandingkan dengan Zidane, tapi kami adalah pemain yang berbeda," pungkas dia.
( din / roz )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 03:47
Babak I Final Copa del Rey
Barca Ungguli Bilbao 3-0 di Babak Pertama
-
Sabtu, 26/05/2012 02:55
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
-
Sabtu, 26/05/2012 03:25
Juventus Permanenkan Caceres
-
Sabtu, 26/05/2012 03:54
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |













.gif)
