Alonso Pergi Karena Liverpool
Kamis, 03/09/2009 01:51 WIB
FOTO:Reuters
Madrid - Xabi Alonso bicara soal alasan kepergiannya dari Liverpool. Dikatakan Alonso, kalau sikap The Reds musim lalu lah yang bikin ia akhirnya hengkang dari Anfield. Apa itu?
Setelah lima musim berkostum Liverpool, Alonso musim ini akan bermain bagi Real Madrid. Proses transfernya pun memakan waktu akibat tarik ulur soal harga dari kubu klub Inggris itu serta kengototan Rafael Benitez yang tak ingin pemain andalannya di lini tengah itu pergi.
Rumor Alonso bakal pergi dari Liverpool sebenarnya bukan berita baru. Dari awal musim 2009 pun, manajemen klub kota pelabuhan itu sempat memasukkan Alonso dalam daftar jual terkait ketertarikan Liverpool pada gelandang Aston Villa, Gareth Barry, yang sekarang sudah di Manchester City.
Hal itu lah yang menjadi alasan Alonso berpikir kalau Liverpool sudah tidak membutuhkan tenaganya lagi dan merasa sudah waktunya untuk tak lagi bersama Steven Gerrard dkk. Mungkin kadung sakit hati dengan sikap klub, Alonso pun akhirnya pulang kampung di bursa transfer musim ini.
"Saat itu aku sangat sulit untuk membuat keputusan. Musim lalu klub berencana untuk menjualku untuk menambah dana membeli pemain baru," aku Alonso kepada Sky Sports.
"Sebuah keputusan atau momen yang sulit untuk aku terima. Aku menerimanya dengan sikap profesional dan mungkin itu lah yang mengubah pemikiranku dan aku rasa kalau saat itu adalah waktunya aku untuk pergi," tuturnya lagi.
Walaupun musim lalu hati Alonso sepertinya sudah tak sepenuhnya bagi 'Si Merah', namun sebagai seorang pesepakbola ia tetap tampil bagus dan menjadi salah satu nyawa permainan Liverpool musim lalu.
Wajar adanya kalau memang musim ini sepertinya Liverpool kehilangan figur Alonso di lini tengah dan itu terlihat dari langkah mereka yang tertatih-tatih di permulaan Liga Inggris musim ini.
"Memang banyak rumor yang mengatakan seperti itu. Tapi aku selalu mengatakan kalau itu hanya bagian dari sebuah hubungan professional (manajer dengan pemain)."
"Aku selalu mencoba melakukan apa yg dia minta. apa yang dia ingin aku lakukan di lapangan, aku lakukan," ucap Alonso menyanggah rumor perselisihan dia dengan Benitez musim lalu.
Lalu apa yang bikin Alonso sempat sulit pindah dari The Kop? Faktor loyalitas para Liverpudlians yang besar kepada para pemainnya membuat ia memilih bertahan musim lalu. Alonso bilang walaupun saat ini ia sudah bermukim di Santiago Bernabeu, namun Liverpudlians tetap ada di hatinya.
"Selama lima tahun, aku mempunyai malam-malam yang hebat di Anfield, merasakan dukungan dari suporter terbaik di dunia. Itu yang bikin aku tersanjung dan aku senang untuk selalu mengingat mereka," demikian Alonso.
( mrp / arp )
Setelah lima musim berkostum Liverpool, Alonso musim ini akan bermain bagi Real Madrid. Proses transfernya pun memakan waktu akibat tarik ulur soal harga dari kubu klub Inggris itu serta kengototan Rafael Benitez yang tak ingin pemain andalannya di lini tengah itu pergi.
Rumor Alonso bakal pergi dari Liverpool sebenarnya bukan berita baru. Dari awal musim 2009 pun, manajemen klub kota pelabuhan itu sempat memasukkan Alonso dalam daftar jual terkait ketertarikan Liverpool pada gelandang Aston Villa, Gareth Barry, yang sekarang sudah di Manchester City.
Hal itu lah yang menjadi alasan Alonso berpikir kalau Liverpool sudah tidak membutuhkan tenaganya lagi dan merasa sudah waktunya untuk tak lagi bersama Steven Gerrard dkk. Mungkin kadung sakit hati dengan sikap klub, Alonso pun akhirnya pulang kampung di bursa transfer musim ini.
"Saat itu aku sangat sulit untuk membuat keputusan. Musim lalu klub berencana untuk menjualku untuk menambah dana membeli pemain baru," aku Alonso kepada Sky Sports.
"Sebuah keputusan atau momen yang sulit untuk aku terima. Aku menerimanya dengan sikap profesional dan mungkin itu lah yang mengubah pemikiranku dan aku rasa kalau saat itu adalah waktunya aku untuk pergi," tuturnya lagi.
Walaupun musim lalu hati Alonso sepertinya sudah tak sepenuhnya bagi 'Si Merah', namun sebagai seorang pesepakbola ia tetap tampil bagus dan menjadi salah satu nyawa permainan Liverpool musim lalu.
Wajar adanya kalau memang musim ini sepertinya Liverpool kehilangan figur Alonso di lini tengah dan itu terlihat dari langkah mereka yang tertatih-tatih di permulaan Liga Inggris musim ini.
"Memang banyak rumor yang mengatakan seperti itu. Tapi aku selalu mengatakan kalau itu hanya bagian dari sebuah hubungan professional (manajer dengan pemain)."
"Aku selalu mencoba melakukan apa yg dia minta. apa yang dia ingin aku lakukan di lapangan, aku lakukan," ucap Alonso menyanggah rumor perselisihan dia dengan Benitez musim lalu.
Lalu apa yang bikin Alonso sempat sulit pindah dari The Kop? Faktor loyalitas para Liverpudlians yang besar kepada para pemainnya membuat ia memilih bertahan musim lalu. Alonso bilang walaupun saat ini ia sudah bermukim di Santiago Bernabeu, namun Liverpudlians tetap ada di hatinya.
"Selama lima tahun, aku mempunyai malam-malam yang hebat di Anfield, merasakan dukungan dari suporter terbaik di dunia. Itu yang bikin aku tersanjung dan aku senang untuk selalu mengingat mereka," demikian Alonso.
( mrp / arp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26 WIB
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11 WIB
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
-
Sabtu, 26/05/2012 08:40 WIB
Rosell: Kejayaan Barca Belum Berakhir
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 06:06 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
