Dinamo 90 Menit Bernama Lampard
Kamis, 22/10/2009 07:04 WIB
FOTO:Reuters
London - Salomon Kalou boleh mencetak dua gol, tetapi bintang Chelsea sesungguhnya adalah Frank Lampard. Pelatih Carlo Ancelotti dibuat kagum oleh energinya selama 90 menit laga berjalan.
Bahwa Lampard adalah nyawa permainan di lini tengah The Blues bukan sebuah cerita baru. Ia sudah berulang kali menunjukkannya di banyak pertandingan. Laga melawan Atletico Madrid, Kamis (22/10/2009) dinihari WIB, hanyalah contoh teranyar saja.
Tak hanya menjadi pengatur irama permaian dari lini tengah, Lampard juga berulang kali melepaskan operan dan tembakan. Walau akhirnya ia "hanya" menyumbang satu gol, ada banyak kontribusi lainnya yang juga patut diacungi jempol.
Sebuah tendangan bebasnya di menit 12 sebenarnya sudah membobol jala Atletico. Bola sepakannya itu sempat dihalau kiper Sergio Asenjo, tetapi malah masuk ke jalanya sendiri. Sial bagi Lampard, Salomon Kalou terlebih dulu terperangkap off-side sehingga gol itu pun dianulir.
Lalu kemudian, lahirlah gol pertama Kalou di menit 40. Pemberi assist-nya memang Ashley Cole, tetapi Lampard-lah yang mengawali gol ini. Cole bisa melepaskan umpan matang setelah menerima operan terobosan dari gelandang internasional Inggirs itu.
Tak cukup sampai di situ, Lampard juga menjadi arsitek gol ketiga Chelsea, yang lagi-lagi diciptakan oleh Kalou. Kali ini giliran sepak pojoknya yang menjadi maut untuk Los Rojiblancos. Dari corner kick itulah Kalou meneruskannya dengan sundulan untuk kemudian menjadi sebuah gol.
Terakhir adalah pada menit 91, di mana Luis Perea melakukan own goal. Well, gol bunuh diri ini tak akan tercipta jika Perea tak menyundul bola hasil tendangan bebas Lampard.
Ancelotti menyebut tenaga Lampard sepanjang laga tak ada habisnya. Ia berlari menjelajahi sisi-sisi lapangan sembari konstan melepaskan operan. Kalau boleh dibilang, gelandang berusia 31 tahun itu layaknya sebuah dinamo yang bekerja penuh selama 90 menit.
"Saya turut berbahagia untuknya. Lampard tak hanya penting untuk membuat gol. Dia penting karena dia bekerja penuh untuk tim selama 90 menit. Dia bukan pemain yang egois," ujar Ancelotti di situs resmi klub.
"Jika ia mencetak gol, itu lebih baik. Tetapi saya ingin berbicara mengenai bagaimana ia bekerja, bukan bagaimana ia mencetak gol," tandasnya.
( roz / a2s )
Bahwa Lampard adalah nyawa permainan di lini tengah The Blues bukan sebuah cerita baru. Ia sudah berulang kali menunjukkannya di banyak pertandingan. Laga melawan Atletico Madrid, Kamis (22/10/2009) dinihari WIB, hanyalah contoh teranyar saja.
Tak hanya menjadi pengatur irama permaian dari lini tengah, Lampard juga berulang kali melepaskan operan dan tembakan. Walau akhirnya ia "hanya" menyumbang satu gol, ada banyak kontribusi lainnya yang juga patut diacungi jempol.
Sebuah tendangan bebasnya di menit 12 sebenarnya sudah membobol jala Atletico. Bola sepakannya itu sempat dihalau kiper Sergio Asenjo, tetapi malah masuk ke jalanya sendiri. Sial bagi Lampard, Salomon Kalou terlebih dulu terperangkap off-side sehingga gol itu pun dianulir.
Lalu kemudian, lahirlah gol pertama Kalou di menit 40. Pemberi assist-nya memang Ashley Cole, tetapi Lampard-lah yang mengawali gol ini. Cole bisa melepaskan umpan matang setelah menerima operan terobosan dari gelandang internasional Inggirs itu.
Tak cukup sampai di situ, Lampard juga menjadi arsitek gol ketiga Chelsea, yang lagi-lagi diciptakan oleh Kalou. Kali ini giliran sepak pojoknya yang menjadi maut untuk Los Rojiblancos. Dari corner kick itulah Kalou meneruskannya dengan sundulan untuk kemudian menjadi sebuah gol.
Terakhir adalah pada menit 91, di mana Luis Perea melakukan own goal. Well, gol bunuh diri ini tak akan tercipta jika Perea tak menyundul bola hasil tendangan bebas Lampard.
Ancelotti menyebut tenaga Lampard sepanjang laga tak ada habisnya. Ia berlari menjelajahi sisi-sisi lapangan sembari konstan melepaskan operan. Kalau boleh dibilang, gelandang berusia 31 tahun itu layaknya sebuah dinamo yang bekerja penuh selama 90 menit.
"Saya turut berbahagia untuknya. Lampard tak hanya penting untuk membuat gol. Dia penting karena dia bekerja penuh untuk tim selama 90 menit. Dia bukan pemain yang egois," ujar Ancelotti di situs resmi klub.
"Jika ia mencetak gol, itu lebih baik. Tetapi saya ingin berbicara mengenai bagaimana ia bekerja, bukan bagaimana ia mencetak gol," tandasnya.
( roz / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
