Big Four yang Makin Sering Kalah
Rabu, 28/10/2009 09:13 WIB
FOTO:Burnley vs MU (Reuters)
Jakarta - Selepas pekan kesepuluh Liga Inggris, Arsenal, Manchester United, Chelsea dan Liverpool tak ada yang luput dari kekalahan. Inilah catatan terburuk Big Four dalam beberapa musim terakhir.
Kecuali Tottenham Hotspur yang duduk di posisi empat dan Liverpool di tangga kelima, posisi atas klasemen sementara Liga Inggris saat ini masih jadi milik The Big Four. Chelsea berdiri di puncak dengan dikuntit Manchester United di urutan dua dan Arsenal di tangga ketiga.
Meski masih menguasai papan atas, dominasi keempat klub raksasa Inggris itu mengalami banyak penurunan dibanding musim-musim sebelumnya. Dasarnya cukup jelas: jumlah kekalahan yang sudah diderita.
Berdiri di posisi teratas, The Blues sudah tumbang dua kali (atas Wigan dan Aston Villa), pun begitu dengan The Red Devils yang dibuat bertekuk lutut oleh tim promosi Burnley dan Liverpool.
Dua kekalahan juga dialami The Gunners (baru bertanding sembilan kali) saat menyambangi MU dan Manchester City. Sementara Liverpool bisa dibilang paling mengkhawatirkan karena sudah empat kali tak dapat poin (Tottenham, Villa, Chelsea dan Sunderland).
Kondisi ini jauh berbeda dengan musim lalu di mana Chelsea dan MU baru menelan satu kekalahan selepas pekan kesepuluh. Di periode yang sama, Arsenal menderita dua kekalahan sementara The Reds tampil perkasa karena tak pernah kalah.
Ada beberapa argumen soal penurunan performa tim-tim langganan juara Premier League tersebut. Salah satunya adalah kepergian banyak bintang karena banyaknya transaksi besar di musim panas lalu.
MU ditinggal Cristiano Ronaldo ke Real Madrid, sementara Liverpool juga kehilangan Xabi Alonso yang berlabuh di Santiago Bernabeu. Arsenal malah kehilangan Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure yang dibajak Manchester City. Cuma The Blues yang tak mengalami penurunan kualitas skuad karena mereka justru bisa mendatangkan beberapa pemain anyar.
Apapun alasannya, banyak pihak yang menilai kondisi ini akan bagus buat Liga Primer karena merupakan pertanda mulai adanya pemerataan kekuatan. Meski peluangnya tipis, kans beberapa klub non-Big Four jadi juara kini lebih terbuka.
Berikut statistik 10 pekan pertama The Big Four dalam enam musim terakhir
2009/2010
Klub - Jumlah kekalahan - posisi
Chelsea 2 (1)
United 2 (2)
Arsenal 2 (3)
Liverpool 4 (5)
2008/2009
United 1 (1)
Liverpool 0 (2)
Chelsea 1 (3)
Arsenal 2 (4)
2007/2008
United 1 (1)
Chelsea 2 (2)
Arsenal 0 (3)
Liverpool 0 (4)
2006/2007
United 1 (1)
Chelsea 1 (2)
Liverpool 4 (3)
Arsenal 2 (4)
2005-2006
Chelsea 0 (1)
United 2 (2)
Liverpool 2 (3)
Arsenal 3 (4)
2004-2005
Chelsea 1 (1)
Arsenal 0 (2)
United 1 (3)
Liverpool 3 (5)
( din / roz )
Kecuali Tottenham Hotspur yang duduk di posisi empat dan Liverpool di tangga kelima, posisi atas klasemen sementara Liga Inggris saat ini masih jadi milik The Big Four. Chelsea berdiri di puncak dengan dikuntit Manchester United di urutan dua dan Arsenal di tangga ketiga.
Meski masih menguasai papan atas, dominasi keempat klub raksasa Inggris itu mengalami banyak penurunan dibanding musim-musim sebelumnya. Dasarnya cukup jelas: jumlah kekalahan yang sudah diderita.
Berdiri di posisi teratas, The Blues sudah tumbang dua kali (atas Wigan dan Aston Villa), pun begitu dengan The Red Devils yang dibuat bertekuk lutut oleh tim promosi Burnley dan Liverpool.
Dua kekalahan juga dialami The Gunners (baru bertanding sembilan kali) saat menyambangi MU dan Manchester City. Sementara Liverpool bisa dibilang paling mengkhawatirkan karena sudah empat kali tak dapat poin (Tottenham, Villa, Chelsea dan Sunderland).
Kondisi ini jauh berbeda dengan musim lalu di mana Chelsea dan MU baru menelan satu kekalahan selepas pekan kesepuluh. Di periode yang sama, Arsenal menderita dua kekalahan sementara The Reds tampil perkasa karena tak pernah kalah.
Ada beberapa argumen soal penurunan performa tim-tim langganan juara Premier League tersebut. Salah satunya adalah kepergian banyak bintang karena banyaknya transaksi besar di musim panas lalu.
MU ditinggal Cristiano Ronaldo ke Real Madrid, sementara Liverpool juga kehilangan Xabi Alonso yang berlabuh di Santiago Bernabeu. Arsenal malah kehilangan Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure yang dibajak Manchester City. Cuma The Blues yang tak mengalami penurunan kualitas skuad karena mereka justru bisa mendatangkan beberapa pemain anyar.
Apapun alasannya, banyak pihak yang menilai kondisi ini akan bagus buat Liga Primer karena merupakan pertanda mulai adanya pemerataan kekuatan. Meski peluangnya tipis, kans beberapa klub non-Big Four jadi juara kini lebih terbuka.
Berikut statistik 10 pekan pertama The Big Four dalam enam musim terakhir
2009/2010
Klub - Jumlah kekalahan - posisi
Chelsea 2 (1)
United 2 (2)
Arsenal 2 (3)
Liverpool 4 (5)
2008/2009
United 1 (1)
Liverpool 0 (2)
Chelsea 1 (3)
Arsenal 2 (4)
2007/2008
United 1 (1)
Chelsea 2 (2)
Arsenal 0 (3)
Liverpool 0 (4)
2006/2007
United 1 (1)
Chelsea 1 (2)
Liverpool 4 (3)
Arsenal 2 (4)
2005-2006
Chelsea 0 (1)
United 2 (2)
Liverpool 2 (3)
Arsenal 3 (4)
2004-2005
Chelsea 1 (1)
Arsenal 0 (2)
United 1 (3)
Liverpool 3 (5)
( din / roz )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |








.jpg)








.gif)
