ISL Banyak Masalah, Sponsor Tak Goyah
Rabu, 28/10/2009 23:53 WIB
FOTO:detiksport/M. Resha Pratama
Jakarta - Sudah bukan rahasia kalau perhelatan Indonesian Super League (ISL) musim lalu diwarnai banyak masalah. Namun demikian, hal tersebut tak mengurangi komitmen PT Djarum untuk lagi jadi sponsor utama kompetisi sepakbola tertinggi di tanah air ini.
Sulitnya perizinan, jadwal yang sering molor, kerusuhan dan keuangan klub peserta yang tak stabil menjadi 'santapan' sehari-hari dalam perjalanan ISL di musim perdananya lalu. Jika dinilai dari sisi bisnis, tentunya hal ini dapat merugikan Djarum dari hal pemasukan bagi keuangannya dan mungkin bikin mereka berpikir dua kali lagi untuk mendukung jalannya kompetisi musim ini.
Tapi itu tak menghalangi langkah berani yang diambil salah satu produsen rokok raksasa di Indonesia itu. Djarum yang sudah berpartner dengan PSSI dan PT Liga Indonesia sejak empat tahun lalu pun lantas memperpanjang kontrak mereka hingga musim 2010/2011. Komitmen tinggi terhadap perkembangan olahraga lokal, khususnya sepakbola menjadi alasan utamanya.
"Ini adalah tahun keempat kami mensponsori Liga Indonesia dan kami telah jadi bagian yang terpisahkan. Kami adalah mitra dan bukan sekedar sponsor. Kami ingin memberi support moral dan materi agar kompetisi sepakbola nasional bisa mencapai level Internasional dan dipandang di luar sana," tegas Senior Brand Manager PT Djarum, Handoyo, dalam acara penandatanganan MOU Djarum dengan PSSI dan PT Liga di Kuningan, Jakarta, Rabu (28/10/2009) malam WIB.
"Memang prestasi olahraga dan sepakbola kita belum menggembirkakan, namun dengan bisnis seperti ini ke depannya nama Indonesia bisa terangkat di pentas internasional," harapnya.
Tak hanya memperpanjang kontraknya hingga dua tahun ke depan, Djarum pun turut menaikkan nilai kontrak yang pada musim lalu bernilai Rp 30 miliar sekarang menjadi Rp 37,5 miliar untuk 304 pertandingan ISL yang dilaksanakan di 18 stadion milik klub peserta ISL.
Lalu bagaimana jika musim ini masalah seperti di atas kembali terulang? Di dalam kontrak baru yang tertuang sebuah klausul bahwa jika ada pertandingan yang batal maka jumlah total denda yang harus dibayarkan kepada Djarum akan dihitung di akhir kompetisi.
"Semua ada hitung-hitungannya. Perkiraan saya sih sekitar Rp 100 juta per laga kalo tak salah dendanya. Kami baru memberlakukannya musim ini karena belajar dari musim lalu di mana banyak pertandingan yang harus tertunda," tukas Handoyo.
"Soal inkonsistensi yang bakal terjadi nantinya, kami akan melihat sebabnya seperti dalam klausul kontraknya karena setiap daerah penyelenggara punya
peraturan sendiri-sendiri."
"Namun kita ambil saja sisi positifnya di mana perubahan banyak dilakukan oleh PT Liga dan PSSI musim lalu. Terima kasih khususnya kepada bapak Joko Driyono (CEO PT Liga)," demikian dia.
( mrp / roz )
Sulitnya perizinan, jadwal yang sering molor, kerusuhan dan keuangan klub peserta yang tak stabil menjadi 'santapan' sehari-hari dalam perjalanan ISL di musim perdananya lalu. Jika dinilai dari sisi bisnis, tentunya hal ini dapat merugikan Djarum dari hal pemasukan bagi keuangannya dan mungkin bikin mereka berpikir dua kali lagi untuk mendukung jalannya kompetisi musim ini.
Tapi itu tak menghalangi langkah berani yang diambil salah satu produsen rokok raksasa di Indonesia itu. Djarum yang sudah berpartner dengan PSSI dan PT Liga Indonesia sejak empat tahun lalu pun lantas memperpanjang kontrak mereka hingga musim 2010/2011. Komitmen tinggi terhadap perkembangan olahraga lokal, khususnya sepakbola menjadi alasan utamanya.
"Ini adalah tahun keempat kami mensponsori Liga Indonesia dan kami telah jadi bagian yang terpisahkan. Kami adalah mitra dan bukan sekedar sponsor. Kami ingin memberi support moral dan materi agar kompetisi sepakbola nasional bisa mencapai level Internasional dan dipandang di luar sana," tegas Senior Brand Manager PT Djarum, Handoyo, dalam acara penandatanganan MOU Djarum dengan PSSI dan PT Liga di Kuningan, Jakarta, Rabu (28/10/2009) malam WIB.
"Memang prestasi olahraga dan sepakbola kita belum menggembirkakan, namun dengan bisnis seperti ini ke depannya nama Indonesia bisa terangkat di pentas internasional," harapnya.
Tak hanya memperpanjang kontraknya hingga dua tahun ke depan, Djarum pun turut menaikkan nilai kontrak yang pada musim lalu bernilai Rp 30 miliar sekarang menjadi Rp 37,5 miliar untuk 304 pertandingan ISL yang dilaksanakan di 18 stadion milik klub peserta ISL.
Lalu bagaimana jika musim ini masalah seperti di atas kembali terulang? Di dalam kontrak baru yang tertuang sebuah klausul bahwa jika ada pertandingan yang batal maka jumlah total denda yang harus dibayarkan kepada Djarum akan dihitung di akhir kompetisi.
"Semua ada hitung-hitungannya. Perkiraan saya sih sekitar Rp 100 juta per laga kalo tak salah dendanya. Kami baru memberlakukannya musim ini karena belajar dari musim lalu di mana banyak pertandingan yang harus tertunda," tukas Handoyo.
"Soal inkonsistensi yang bakal terjadi nantinya, kami akan melihat sebabnya seperti dalam klausul kontraknya karena setiap daerah penyelenggara punya
peraturan sendiri-sendiri."
"Namun kita ambil saja sisi positifnya di mana perubahan banyak dilakukan oleh PT Liga dan PSSI musim lalu. Terima kasih khususnya kepada bapak Joko Driyono (CEO PT Liga)," demikian dia.
( mrp / roz )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:25 WIB
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
