Pavlyuchenko Masih 'Kacau'
Kamis, 29/10/2009 14:00 WIB
FOTO:Roman Pavlyuchenko (REUTERS)
London - Belum ada tanda-tanda Roman Pavlyuchenko merasa lebih tenang dengan situasinya di White Hart Lane saat ini. Ia masih 'kacau' karena faktor Harry Redknapp, bukan karena performa yang buruk.
Pada pertandingan Piala Carling melawan Everton kemarin malam, Rabu (28/10/2009), Pavvlyuchenko dimainkan sebagai starter. Walaupun berada di lapangan sepanjang laga, dan timnya menang 2-0, striker Rusia itu tidak mencetak gol.
Padahal itu adalah kesempatan besar Pavlyuchenko untuk menunjukkan kepada Redknapp bahwa dirinya tidak pantas disepelekan, sebagaimana ia cuma jadi penyerang pilihan keempat setelah Robbie Keane, Jermain Defoe, dan Peter Crouch.
Penampilan Pavlyuchenko di partai tersebut memang dinilai sangat baik, termasuk oleh Redknapp. Namun, untuk seorang penyerang yang jarang tampil, mencetak gol akan memberinya nilai lebih untuk kembali dilirik.
"Performa buruknya akhir-akhir ini bukan karena kurang banyak main tapi karena masalah-masalah psikologis," ungkap agennya yang bernama Oleg Artemov dikutip The Sun.
"Tentu saja, tidak masuk starting line-up, duduk terus di bangku cadangan tidaklah bagus untuk pemain manapun. Tapi Roman lebih terpengaruh oleh perasaan bahwa manajernya tidak mempercayai dia dan lebih suka memakai penyerang-penyerang lain."
Sejak musim lalu Pavlyuchenko memang tidak terlalu diperhitungkan oleh Redknapp sehingga kerap diisukan bakal hengkang. Belum lama ini tersiar rumor bahwa ia akan dilepas ke AC Milan, yang tertarik untuk menukarnya dengan Klaas-Jan Huntelaar.
"Piala Dunia itu musim panas depan. Untuk menghabiskan setengah tahun lagi di bangku cadangan mungkin akan sangat buruk untuk karir internasionalnya. Mungkin akan lebih jelas setelah pertemuan kami dengan Redknapp," tambah Artemov.
"Roman dan saya berencana bertemu dengan dia setelah pertandingan playoff Piala Dunia Rusia melawan Slovenia di bulan November."
( a2s / krs )
Pada pertandingan Piala Carling melawan Everton kemarin malam, Rabu (28/10/2009), Pavvlyuchenko dimainkan sebagai starter. Walaupun berada di lapangan sepanjang laga, dan timnya menang 2-0, striker Rusia itu tidak mencetak gol.
Padahal itu adalah kesempatan besar Pavlyuchenko untuk menunjukkan kepada Redknapp bahwa dirinya tidak pantas disepelekan, sebagaimana ia cuma jadi penyerang pilihan keempat setelah Robbie Keane, Jermain Defoe, dan Peter Crouch.
Penampilan Pavlyuchenko di partai tersebut memang dinilai sangat baik, termasuk oleh Redknapp. Namun, untuk seorang penyerang yang jarang tampil, mencetak gol akan memberinya nilai lebih untuk kembali dilirik.
"Performa buruknya akhir-akhir ini bukan karena kurang banyak main tapi karena masalah-masalah psikologis," ungkap agennya yang bernama Oleg Artemov dikutip The Sun.
"Tentu saja, tidak masuk starting line-up, duduk terus di bangku cadangan tidaklah bagus untuk pemain manapun. Tapi Roman lebih terpengaruh oleh perasaan bahwa manajernya tidak mempercayai dia dan lebih suka memakai penyerang-penyerang lain."
Sejak musim lalu Pavlyuchenko memang tidak terlalu diperhitungkan oleh Redknapp sehingga kerap diisukan bakal hengkang. Belum lama ini tersiar rumor bahwa ia akan dilepas ke AC Milan, yang tertarik untuk menukarnya dengan Klaas-Jan Huntelaar.
"Piala Dunia itu musim panas depan. Untuk menghabiskan setengah tahun lagi di bangku cadangan mungkin akan sangat buruk untuk karir internasionalnya. Mungkin akan lebih jelas setelah pertemuan kami dengan Redknapp," tambah Artemov.
"Roman dan saya berencana bertemu dengan dia setelah pertandingan playoff Piala Dunia Rusia melawan Slovenia di bulan November."
( a2s / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
