Kualifikasi Piala Asia 2011
Krisis Bek, Bendol Panggil Pemain Muda
Jumat, 06/11/2009 16:46 WIB
Jakarta - Jelang laga kontra Kuwait, timnas Indonesia dihadang cedera pemain lini belakang. Untuk mengantisipasinya, pelatih Benny Dollo memanggil bek muda asal Persiram Raja Ampat, Rachmat Latief.
Kekalahan 1-3 dari Sngapura memunculkan penyakit lama timnas yaitu lemah dalam mengantisipasi set piece lawan. Ketiga gol yang bersarang di jala 'Merah Putih' diawali situasi bola mati.
Menghadapi Kuwait di Kualifiaksi Piala Asia 2011 kondisi tersebut jelas membuat khawatir. Apalagi pemain Kuwait memiliki postur yang relatif lebih tinggi. Apalagi timnas sudah kehilangan Ricardo Salampessy yang terpaksa out karena dihantam cedera.
Karena alasan itulah Bendol kemudian merekrut tenaga baru. Yang dipilih Bendol untuk menambal lubang di lini belakang yang cuma punya tiga bek tengah adalah Rachmat Latief. Dengan tinggi 182 cm, dia diharapkan bisa mengantisipasi tingginya para pemain Kuwait.
"Dengan hanya memiliki tiga bek tengah sangat riskan saat memakai pola 3-5-2. Saya tidak bisa melakukan pergantian di lini belakang karena pemain untuk posisi itu tidak ada. Karena itulah saya panggil Latief," terang Bendol kala dihubungi wartawan.
Latief selama setahun terakhir banyak menghabiskan waktu bersama timnas U-23, yang disiapkan untuk SEA Games Laos 2009. Naik level ke tim senior, Latief mengaku sangat antusias karena bakal bertemu dengan Nova Arianto, Charis Yulianto dan Maman Abdurrachman.
"Baru tadi malam (kemarin malam) saya ditelpon Om Benny (Benny Dollo) untuk ke Jakarta. Dia meminta saya gabung Timnas Senior untuk lawan Kuwait di Pra Piala Asia," terang Latif ketika ditemui wartawan di Hotel Aston, Kuningan, Jakarta..
”Saya kira tak ada masalah dengan koordinasi dan kerja sama dengan pemain lainnya. Saya juga pernah gabung dengan tim ini saat persiapan melawan Oman dan Australia dalam PPA lalu. Jadi saya optimistis bisa klop," tukas pemuda kelahiran 27 September 1990 ini.
Latief memang pernah dipanggil saat timnas melakoni pelatnas awal tahun saat melakoni laga melawan Oman dan Australia. Namun, tak sekalipun mantan pemain PSM Makassar itu dimainkan.
Indonesia kini berada di posisi buncit Grup B dengan dua poin dari dua laga yang telah dijalani. Poin maksimal dalam laga melawan Kuwait wajib diraih guna membuka kans lolos ke putaran final Piala Asia di Qatar dua tahun mendatang.
( din / roz )
Kekalahan 1-3 dari Sngapura memunculkan penyakit lama timnas yaitu lemah dalam mengantisipasi set piece lawan. Ketiga gol yang bersarang di jala 'Merah Putih' diawali situasi bola mati.
Menghadapi Kuwait di Kualifiaksi Piala Asia 2011 kondisi tersebut jelas membuat khawatir. Apalagi pemain Kuwait memiliki postur yang relatif lebih tinggi. Apalagi timnas sudah kehilangan Ricardo Salampessy yang terpaksa out karena dihantam cedera.
Karena alasan itulah Bendol kemudian merekrut tenaga baru. Yang dipilih Bendol untuk menambal lubang di lini belakang yang cuma punya tiga bek tengah adalah Rachmat Latief. Dengan tinggi 182 cm, dia diharapkan bisa mengantisipasi tingginya para pemain Kuwait.
"Dengan hanya memiliki tiga bek tengah sangat riskan saat memakai pola 3-5-2. Saya tidak bisa melakukan pergantian di lini belakang karena pemain untuk posisi itu tidak ada. Karena itulah saya panggil Latief," terang Bendol kala dihubungi wartawan.
Latief selama setahun terakhir banyak menghabiskan waktu bersama timnas U-23, yang disiapkan untuk SEA Games Laos 2009. Naik level ke tim senior, Latief mengaku sangat antusias karena bakal bertemu dengan Nova Arianto, Charis Yulianto dan Maman Abdurrachman.
"Baru tadi malam (kemarin malam) saya ditelpon Om Benny (Benny Dollo) untuk ke Jakarta. Dia meminta saya gabung Timnas Senior untuk lawan Kuwait di Pra Piala Asia," terang Latif ketika ditemui wartawan di Hotel Aston, Kuningan, Jakarta..
”Saya kira tak ada masalah dengan koordinasi dan kerja sama dengan pemain lainnya. Saya juga pernah gabung dengan tim ini saat persiapan melawan Oman dan Australia dalam PPA lalu. Jadi saya optimistis bisa klop," tukas pemuda kelahiran 27 September 1990 ini.
Latief memang pernah dipanggil saat timnas melakoni pelatnas awal tahun saat melakoni laga melawan Oman dan Australia. Namun, tak sekalipun mantan pemain PSM Makassar itu dimainkan.
Indonesia kini berada di posisi buncit Grup B dengan dua poin dari dua laga yang telah dijalani. Poin maksimal dalam laga melawan Kuwait wajib diraih guna membuka kans lolos ke putaran final Piala Asia di Qatar dua tahun mendatang.
( din / roz )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47 WIB
PSPS Berimbang Lawan Pelita
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24 WIB
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 01:25 WIB
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47
ISL
PSPS Berimbang Lawan Pelita
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
