Set-piece Akhirnya Berbuah Manis untuk Chelsea
Senin, 09/11/2009 10:42 WIB
FOTO:Reuters/Russel Cheyne
London - Chelsea pernah alergi terhadap situasi bola mati. Namun, menghadapi Manchester United hari Minggu kemarin, justru situasi itulah yang membawa mereka keluar dari kebuntuan.
"Saya kecewa karena kami bermain baik, tapi kami kalah karena set piece dan saya tidak suka kalah dari set-piece," gusar Carlo Ancelotti setelah Chelsea kalah 1-2 dari Aston Villa beberapa pekan silam. Kala itu, dua gol Villa lahir dari tendangan penjuru.
Dua pekan sebelum bertemu The Villans, The Blues menelan kekalahan 1-3 dari Wigan Athletic. Satu gol The Latics kala itu lahir melalui situasi bola mati. Alhasil Chelsea pun sempat disebut-sebut alergi dengan bola mati.
Namun, kala pertandingan berjalan ketat, tak disangka-sangka melalui situasi itulah 'Si Biru' meraih kemenangan. Minggu (8/11/2009) malam WIB, di Stamford Bridge, Chelsea sukses menundukkan MU dengan skor 1-0. Gol tunggal yang dilesakkan John Terry di menit 76 berawal dari eksekusi tendangan bebas Frank Lampard.
"Setelah 25 menit babak kedua berjalan, kami mengubah posisi (Michael) Essien dan (Michael) Ballack, dengan Ballack berada di tengah. Manchester United memberikan tekanan kuat dengan (Darren) Fletcher, (Michael) Carrick dan Anderson di lini tengah, dan mereka melakukan pekerjaannya dengan baik. Sulit untuk bermain di tengah dalam laga ini," ujar Ancelotti di situs resmi klub.
"Sangat sulit menundukkan Manchester United, laga berjalan seimbang selama 90 menit dan sangat susah untuk mencetak gol. Kami menang melalui bola mati. Terkadang kami kalah melalui bola mati dan hari ini kami menang melalui situasi tersebut, yang mana merupakan kemenangan yang penting," tukasnya.
Ironisnya untuk MU, mereka merupakan satu-satunya tim di Premier League musim ini yang belum pernah kebobolan lewat bola mati. Sekalinya mereka kebobolan lewat set-piece, The Red Devils akhirnya menelan kekalahan.
( roz / din )
"Saya kecewa karena kami bermain baik, tapi kami kalah karena set piece dan saya tidak suka kalah dari set-piece," gusar Carlo Ancelotti setelah Chelsea kalah 1-2 dari Aston Villa beberapa pekan silam. Kala itu, dua gol Villa lahir dari tendangan penjuru.
Dua pekan sebelum bertemu The Villans, The Blues menelan kekalahan 1-3 dari Wigan Athletic. Satu gol The Latics kala itu lahir melalui situasi bola mati. Alhasil Chelsea pun sempat disebut-sebut alergi dengan bola mati.
Namun, kala pertandingan berjalan ketat, tak disangka-sangka melalui situasi itulah 'Si Biru' meraih kemenangan. Minggu (8/11/2009) malam WIB, di Stamford Bridge, Chelsea sukses menundukkan MU dengan skor 1-0. Gol tunggal yang dilesakkan John Terry di menit 76 berawal dari eksekusi tendangan bebas Frank Lampard.
"Setelah 25 menit babak kedua berjalan, kami mengubah posisi (Michael) Essien dan (Michael) Ballack, dengan Ballack berada di tengah. Manchester United memberikan tekanan kuat dengan (Darren) Fletcher, (Michael) Carrick dan Anderson di lini tengah, dan mereka melakukan pekerjaannya dengan baik. Sulit untuk bermain di tengah dalam laga ini," ujar Ancelotti di situs resmi klub.
"Sangat sulit menundukkan Manchester United, laga berjalan seimbang selama 90 menit dan sangat susah untuk mencetak gol. Kami menang melalui bola mati. Terkadang kami kalah melalui bola mati dan hari ini kami menang melalui situasi tersebut, yang mana merupakan kemenangan yang penting," tukasnya.
Ironisnya untuk MU, mereka merupakan satu-satunya tim di Premier League musim ini yang belum pernah kebobolan lewat bola mati. Sekalinya mereka kebobolan lewat set-piece, The Red Devils akhirnya menelan kekalahan.
( roz / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47
ISL
PSPS Berimbang Lawan Pelita
-
Sabtu, 26/05/2012 21:05
IPL
PSM Kalahkan Persiraja, Persijap Bekuk Bontang FC
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
