Playoff Piala Dunia
'Rumitnya Masalah Ronaldo'
Selasa, 10/11/2009 15:35 WIB
FOTO:Reuters
Madrid - Manuel Pellegrini angkat bicara soal masalah yang terjadi antara Real Madrid dan timnas Portugal menyangkut pemanggilan Cristiano Ronaldo yang tengah cedera. Dinilainya kalau problem yang menyangkut CR9 jadi lebih rumit karena kepentingan masing-masing pihak.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelatih Portugal Carlos Queiroz tetap menyertakan CR9 ke dalam skuad Seleccao das Quinas untuk menghadapi Playoff Piala Dunia Zona Eropa, 14 dan 18 November, kontra Bosnia Herzegovina. Meskipun tengah cedera, Queiroz mengharapkan si pemain terbaik dunia itu cepat pulih atau minimal bila tak bermain sekali pun, kehadirannya bisa membangkitkan semangat para rekannya.
Madrid pun lantas merespon keputusan Portugal untuk tetap membawa winger andalannya itu. Sebagai klub yang menggajinya dan membelinya mahal, Madrid merasa kalau hak mereka diabaikan dan merasa keberatan karena takut cedera CR9 bisa tambah parah dan merugikan perjalanan Los Blancos musim ini.
Karuan saja Madrid panik kalau harus kehilangannya dalam waktu lama, sebab sekarang saja Madrid sedikit kelimpungan ditinggal CR9. Masalah ini kembali memunculkan episode pertikaian baru 'klub vs negara' yang lebih dulu dirasakan oleh Arsene Wenger di Arsenal dan beberapa pelatih klub besar di Eropa.
Melihat kedua pihak berebut CR9, Pellegrini yang pelatih pemuda 24 tahun itu di klub mencoba bersikap netral dengan bilang kalau Madrid atau pun Portugal lebih baik melihat rekam medis si pemain karena ini sudah menyangkut kondisi CR9 ke depannya.
"Setiap pihak melihat dari kepentingan mereka masing-masin, tapi ada kriteria medis yang sangat penting untuk dimengerti," ujar Pellegrini kepada AS.
"Tidak ada satu pun pemain di dunia yang tidak mau bermain ketika negaranya tengah berjuang untuk lolos ke Piala Dunia. Tapi ada masalah medis dan aku melihat masalah ini menjadi sangat rumit," analisanya lanjut.
Nah, jika sudah begini ada baiknya keduanya menilik peraturan FIFA yang intinya adalah bisa saja CR9 menolak panggilan tersebut andaikan Madrid dan Portugal mengadakan tes medis yang juga disetujui oleh CR9.
Berikut isi dari artikel no 29, pasal 1, paragraf 4 dari peraturan FIFA mengenai status dan transfer pemain :
Pemain yang sedang cedera atau sakit tidak bisa untuk memenuhi panggilan dari asosiasi sepakbola negaranya. Jika asosiasi sangat membutuhkan pemain itu, mereka harus menyetuhui untuk diadakan pemeriksaan medis oleh dokter yang direkomendasikan oleh klubnya tersebut. Jika pemain menginginkannya juga, pemeriksaan medis harus dilakukan di markas klub tempat dia bermain (dalam kasus Ronaldo, berarti di Madrid)
( mrp / din )
Seperti diberitakan sebelumnya, pelatih Portugal Carlos Queiroz tetap menyertakan CR9 ke dalam skuad Seleccao das Quinas untuk menghadapi Playoff Piala Dunia Zona Eropa, 14 dan 18 November, kontra Bosnia Herzegovina. Meskipun tengah cedera, Queiroz mengharapkan si pemain terbaik dunia itu cepat pulih atau minimal bila tak bermain sekali pun, kehadirannya bisa membangkitkan semangat para rekannya.
Madrid pun lantas merespon keputusan Portugal untuk tetap membawa winger andalannya itu. Sebagai klub yang menggajinya dan membelinya mahal, Madrid merasa kalau hak mereka diabaikan dan merasa keberatan karena takut cedera CR9 bisa tambah parah dan merugikan perjalanan Los Blancos musim ini.
Karuan saja Madrid panik kalau harus kehilangannya dalam waktu lama, sebab sekarang saja Madrid sedikit kelimpungan ditinggal CR9. Masalah ini kembali memunculkan episode pertikaian baru 'klub vs negara' yang lebih dulu dirasakan oleh Arsene Wenger di Arsenal dan beberapa pelatih klub besar di Eropa.
Melihat kedua pihak berebut CR9, Pellegrini yang pelatih pemuda 24 tahun itu di klub mencoba bersikap netral dengan bilang kalau Madrid atau pun Portugal lebih baik melihat rekam medis si pemain karena ini sudah menyangkut kondisi CR9 ke depannya.
"Setiap pihak melihat dari kepentingan mereka masing-masin, tapi ada kriteria medis yang sangat penting untuk dimengerti," ujar Pellegrini kepada AS.
"Tidak ada satu pun pemain di dunia yang tidak mau bermain ketika negaranya tengah berjuang untuk lolos ke Piala Dunia. Tapi ada masalah medis dan aku melihat masalah ini menjadi sangat rumit," analisanya lanjut.
Nah, jika sudah begini ada baiknya keduanya menilik peraturan FIFA yang intinya adalah bisa saja CR9 menolak panggilan tersebut andaikan Madrid dan Portugal mengadakan tes medis yang juga disetujui oleh CR9.
Berikut isi dari artikel no 29, pasal 1, paragraf 4 dari peraturan FIFA mengenai status dan transfer pemain :
Pemain yang sedang cedera atau sakit tidak bisa untuk memenuhi panggilan dari asosiasi sepakbola negaranya. Jika asosiasi sangat membutuhkan pemain itu, mereka harus menyetuhui untuk diadakan pemeriksaan medis oleh dokter yang direkomendasikan oleh klubnya tersebut. Jika pemain menginginkannya juga, pemeriksaan medis harus dilakukan di markas klub tempat dia bermain (dalam kasus Ronaldo, berarti di Madrid)
( mrp / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47
ISL
PSPS Berimbang Lawan Pelita
-
Sabtu, 26/05/2012 21:05
IPL
PSM Kalahkan Persiraja, Persijap Bekuk Bontang FC
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
