Joe Cole, Inggris Rasa Brasil
Jumat, 13/11/2009 12:45 WIB
FOTO:AFP
Doha - Secara kultur sepakbola, Inggris dan Brasil tentu berbeda jauh. Namun, jika ada pesepakbola Inggris yang mampu 'bergoyang' Samba, mungkin Joe Cole orangnya.
Inggris yang sejak dulu terkenal dengan kick and rush memang lebih mengedepankan fisik dan kekuatan pemain. Istilah mudahnya, jika sudah bola di kaki, secepatnya dialirkan ke pemain yang ada di kotak penalti lawan untuk membuat peluang atau bikin gol. Sepakbola yang standar dan tentunya minim unsur keindahan.
Apalagi kini The Three Lions ditangani oleh Fabio Capello, seorang Italiano yang identik dengan catenaccio. Relatifnya keindahan dalam bermain adalah nomor kesekian bagi Capello.
Beda jika membicarakan sepakbola Brasil, yang semua orang sudah tahu bagaimana cara setiap Brasiliano memainkan si kulit bundar itu. Mungkin seperti 'sayur tanpa garam' jika seorang pemain asal Brasil tak mempunyai trik andalan dan tak bermain indah.
Meski permainan timnas mereka sedikit lebih berbeda di tangan pelatih Dunga, namun unsur Joga Bonito alias 'bermain indah' tak pernah hilang dari diri Kaka, Ronaldinho, Robinho dan anggota skuad Seleccao lainnya.
Kehebatan para pesepakbola Brasil itu memang tak perlu diragukan lagi. Di liga mana pun di belahan dunia ini, termasuk Indonesia, bertebaran para pemain Brasil dan menjadikan mereka negara pengekspor pemain terbanyak ke luar negaranya. Lima titel juara Piala Dunia menjadi bukti sahih kalau Brasil masih jadi yang terbaik di dunia sepakbola saat ini.
"Romario, Ronaldo, mereka adalah pemain yang sangat hebat. Dan sampai aku memenangi Piala Dunia seperti mereka, aku tidak akan pernah dikenang sebagai yang terhebat," ujar striker Inggris, Wayne Rooney, dalam wawancaranya dengan The Sun.
"Lalu ada lagi Kaka dan Ronaldinho, di mana mereka berdua sudah jadi pemain terbaik dunia. Aku senang melihat para pemain itu, bintang kelas dunia yang telah terbukti dengan gelar Piala Dunia," lanjutnya.
Meski Rooney bertipe penyerang yang lebih mengutamakan kekuatan dan kecepatan ketimbang mengolah bola sering, tak jarang si pemain Manchester United disebut-sebut bergaya Brasil. Namun, Rooney menolaknya dan justru memilih rekannya di timnas yang asal Chelsea, Joe Cole.
Cole memang sedikit pemain di tanah Britania yang mampu mengolah bola dengan cantik seperti kebanyakan pesepakbola Brasil. Gocekan dan meliuk-liuk di antara kepungan pemain lawan serta step over kerap kali dilakukan olehnya saat berlaga di lapangan.
"Well, aku tidak terlihat seperti seorang pemain Brasil dan aku tidak bisa bergoyang layaknya mereka juga. Tapi aku menerimanya sebagai sebuah penghargaan untukku walaupun masih banyak pemain di timnas Inggris yang lebih hebat dibanding aku. Khususnya Joe (Cole)," tegas Rooney.
( mrp / nar )
Inggris yang sejak dulu terkenal dengan kick and rush memang lebih mengedepankan fisik dan kekuatan pemain. Istilah mudahnya, jika sudah bola di kaki, secepatnya dialirkan ke pemain yang ada di kotak penalti lawan untuk membuat peluang atau bikin gol. Sepakbola yang standar dan tentunya minim unsur keindahan.
Apalagi kini The Three Lions ditangani oleh Fabio Capello, seorang Italiano yang identik dengan catenaccio. Relatifnya keindahan dalam bermain adalah nomor kesekian bagi Capello.
Beda jika membicarakan sepakbola Brasil, yang semua orang sudah tahu bagaimana cara setiap Brasiliano memainkan si kulit bundar itu. Mungkin seperti 'sayur tanpa garam' jika seorang pemain asal Brasil tak mempunyai trik andalan dan tak bermain indah.
Meski permainan timnas mereka sedikit lebih berbeda di tangan pelatih Dunga, namun unsur Joga Bonito alias 'bermain indah' tak pernah hilang dari diri Kaka, Ronaldinho, Robinho dan anggota skuad Seleccao lainnya.
Kehebatan para pesepakbola Brasil itu memang tak perlu diragukan lagi. Di liga mana pun di belahan dunia ini, termasuk Indonesia, bertebaran para pemain Brasil dan menjadikan mereka negara pengekspor pemain terbanyak ke luar negaranya. Lima titel juara Piala Dunia menjadi bukti sahih kalau Brasil masih jadi yang terbaik di dunia sepakbola saat ini.
"Romario, Ronaldo, mereka adalah pemain yang sangat hebat. Dan sampai aku memenangi Piala Dunia seperti mereka, aku tidak akan pernah dikenang sebagai yang terhebat," ujar striker Inggris, Wayne Rooney, dalam wawancaranya dengan The Sun.
"Lalu ada lagi Kaka dan Ronaldinho, di mana mereka berdua sudah jadi pemain terbaik dunia. Aku senang melihat para pemain itu, bintang kelas dunia yang telah terbukti dengan gelar Piala Dunia," lanjutnya.
Meski Rooney bertipe penyerang yang lebih mengutamakan kekuatan dan kecepatan ketimbang mengolah bola sering, tak jarang si pemain Manchester United disebut-sebut bergaya Brasil. Namun, Rooney menolaknya dan justru memilih rekannya di timnas yang asal Chelsea, Joe Cole.
Cole memang sedikit pemain di tanah Britania yang mampu mengolah bola dengan cantik seperti kebanyakan pesepakbola Brasil. Gocekan dan meliuk-liuk di antara kepungan pemain lawan serta step over kerap kali dilakukan olehnya saat berlaga di lapangan.
"Well, aku tidak terlihat seperti seorang pemain Brasil dan aku tidak bisa bergoyang layaknya mereka juga. Tapi aku menerimanya sebagai sebuah penghargaan untukku walaupun masih banyak pemain di timnas Inggris yang lebih hebat dibanding aku. Khususnya Joe (Cole)," tegas Rooney.
( mrp / nar )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47
ISL
PSPS Berimbang Lawan Pelita
-
Sabtu, 26/05/2012 21:05
IPL
PSM Kalahkan Persiraja, Persijap Bekuk Bontang FC
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |








.jpg)








.gif)
