Plasenta Makin Diminati Pesepakbola
Sabtu, 21/11/2009 15:50 WIB
FOTO:Van Persie (Reuters)
London - Demi menyembuhkan cedera dengan cepat, segala cara (asalkan sah) pun dicoba. Tak terkecuali penyembuhan dengan plasenta kuda yang kian populer di kalangan pesepakbola.
Penyembuhan 'alternatif' dengan memakai plasenta kuda ini mulai diketahui secara luas saat dipakai Robin van Persie menyembuhkan cederanya meski bisa jadi pemakaiannya sudah jauh lebih lama dari itu.
Praktik ini digelar oleh seorang dokter asal Serbia, Marijana Kovacevic. Selain Van Persie, beberapa pemain Liverpool seperti Albert Riera, Yossi Benayoun, Fabio Aurelio dan Glen Johnson juga memakai jasa Kovacevic.
Riera dan Benayoun yang cedera sekitar 10 hari lalu ternyata bisa lebih cepat pulih dari cedera hamstringnya dan kemungkinan sudah bisa tampil saat Liverpool menjamu Manchester City, Sabtu (21/11/2009) ini.
"Anda tahu bahwa orang-orang sudah membicarakan kepergian mereka ke Serbia untuk pengobatan khusus itu dan itu benar," demikian aku manajer Liverpool Rafa Benitez yang dilansir Reuters.
"Kami mendengar banyak laporan tentang pemain-pemain dari seluruh dunia yang datang ke sana, jadi kami mengirim pemain kami ke sana juga. Mereka (Riera dkk) sekarang sudah bisa berlatih jadi mungkin mereka bisa bermain. Ini bagus," imbuh Benitez.
Beda dengan Benitez, manajer Arsenal Arsene Wenger memilih bersikap skeptis terhadap metode penyembuhan ini meski ia mengizinkan Van Persie pergi untuk mengobati cedera engkelnya.
Van Persie menderita cedera itu saat membela Belanda menghadapi Italia dan mungkin harus absen selama enam pekan. Namun bila pengobatan plasenta itu sukses, Van Persie bisa tampil lebih cepat.
"Saat seseorang terkena masalah di ototnya, biasanya dia akan absen selama 21 hari. Saya belum pernah melihat seseorang yang (sembuh) lebih cepat," kata Wenger.
"Saya sudah melihat banyak orang datang ke sana dan bisa bermain lagi dalam lima hari. Tapi mereka cuma bisa bermain dengan suntikan (penahan sakit) dan mereka berisiko kena cedera lagi," ujar manajer asal Prancis itu.
"Anda tidak bisa memperpendek masa pemulihan. Intensitas perawatan sangatlah membantu dan kadang Anda bisa sedikit mempercepatnya tapi tetap saja ada masalah. Cedera di ligamen engkel membutuhkan setidaknya empat pekan," ucapnya.
Untuk membuktikan keampuhan metode penyembuhan dengan membalut bagian tubuh yang cedera itu dengan cairan dari plasenta kuda itu, harus dilakukan sejumlah uji medis. Tapi, popularitas pengobatan ala Kovacevic ini memang terus naik daun.
Yang terakhir akan memakai jasa Kovacevic adalah Frank Lampard yang mengalami cedera paha. Namun gelandang Chelsea itu disebut tidak akan diobati memakai plasenta, tetapi cukup dengan minyak pijat biasa.
( arp / arp )
Penyembuhan 'alternatif' dengan memakai plasenta kuda ini mulai diketahui secara luas saat dipakai Robin van Persie menyembuhkan cederanya meski bisa jadi pemakaiannya sudah jauh lebih lama dari itu.
Praktik ini digelar oleh seorang dokter asal Serbia, Marijana Kovacevic. Selain Van Persie, beberapa pemain Liverpool seperti Albert Riera, Yossi Benayoun, Fabio Aurelio dan Glen Johnson juga memakai jasa Kovacevic.
Riera dan Benayoun yang cedera sekitar 10 hari lalu ternyata bisa lebih cepat pulih dari cedera hamstringnya dan kemungkinan sudah bisa tampil saat Liverpool menjamu Manchester City, Sabtu (21/11/2009) ini.
"Anda tahu bahwa orang-orang sudah membicarakan kepergian mereka ke Serbia untuk pengobatan khusus itu dan itu benar," demikian aku manajer Liverpool Rafa Benitez yang dilansir Reuters.
"Kami mendengar banyak laporan tentang pemain-pemain dari seluruh dunia yang datang ke sana, jadi kami mengirim pemain kami ke sana juga. Mereka (Riera dkk) sekarang sudah bisa berlatih jadi mungkin mereka bisa bermain. Ini bagus," imbuh Benitez.
Beda dengan Benitez, manajer Arsenal Arsene Wenger memilih bersikap skeptis terhadap metode penyembuhan ini meski ia mengizinkan Van Persie pergi untuk mengobati cedera engkelnya.
Van Persie menderita cedera itu saat membela Belanda menghadapi Italia dan mungkin harus absen selama enam pekan. Namun bila pengobatan plasenta itu sukses, Van Persie bisa tampil lebih cepat.
"Saat seseorang terkena masalah di ototnya, biasanya dia akan absen selama 21 hari. Saya belum pernah melihat seseorang yang (sembuh) lebih cepat," kata Wenger.
"Saya sudah melihat banyak orang datang ke sana dan bisa bermain lagi dalam lima hari. Tapi mereka cuma bisa bermain dengan suntikan (penahan sakit) dan mereka berisiko kena cedera lagi," ujar manajer asal Prancis itu.
"Anda tidak bisa memperpendek masa pemulihan. Intensitas perawatan sangatlah membantu dan kadang Anda bisa sedikit mempercepatnya tapi tetap saja ada masalah. Cedera di ligamen engkel membutuhkan setidaknya empat pekan," ucapnya.
Untuk membuktikan keampuhan metode penyembuhan dengan membalut bagian tubuh yang cedera itu dengan cairan dari plasenta kuda itu, harus dilakukan sejumlah uji medis. Tapi, popularitas pengobatan ala Kovacevic ini memang terus naik daun.
Yang terakhir akan memakai jasa Kovacevic adalah Frank Lampard yang mengalami cedera paha. Namun gelandang Chelsea itu disebut tidak akan diobati memakai plasenta, tetapi cukup dengan minyak pijat biasa.
( arp / arp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 21:05
IPL
PSM Kalahkan Persiraja, Persijap Bekuk Bontang FC
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47
ISL
PSPS Berimbang Lawan Pelita
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 21:30
Timnas Futsal Dipastikan Tersingkir dari Piala Asia
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
