Qatar Janjikan Piala Dunia yang Bersejarah
Selasa, 24/11/2009 16:04 WIB
FOTO:Al Thawadi (Reuters)
Kuala Lumpur - Sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar memang sangat serius dalam mencapai tujuannya. Negara semenanjung di Timur Tengah itu menjanjikan gelaran Piala Dunia yang bersejarah.
Keseriusan itu diperlihatkan ketika CEO pencalonan Qatar Hassan Al Thawadi datang ke pertemuan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di Kuala Lumpur dan mempromosikan negaranya.
"Piala Dunia nanti akan panas, tapi tidak terlalu panas. Kami tengah mengembangkan teknologi yang akan membantu kami mengatasi panasnya bulan Juni dan Juli," kata Al Thawadi di Reuters.
Di pertengahan tahun, suhu di Qatar dapat mencapai 40 derajat celcius. Al Thawadi menolak untuk mengungkapkan apakah pihaknya akan membangun stadion dengan atap dan berpendingin udara, tapi ia menyebut pengumuman akan segera dibuat.
Australia, Inggris, Indonesia, Jepang, Rusia, Amerika Serikat, Portugal-Spanyol dan Belgia-Belanda akan memperebutkan hak Piala Dunia 2018 dan 2022. Sementara, Qatar dan Korea Selatan akan bertarung untuk PD 2022 saja.
"Kami telah melakukan pengamatan kapan kami bisa menggelar sebuah Piala Dunia yang sangat bersejarah. Di 2018, kami mungkin sudah siap, tapi di 2022 kami bisa menjamin sesuatu yang sangat historis," papar Al Thawadi.
Qatar 'cuma' sebuah negara kecil dengan luas cuma 11 ribu km persegi dan penduduk 1,4 juta orang; bandingkan dengan Indonesia yang luasnya 1,9 juta km persegi dan penduduk 229 juta. Alih-alih memandang sebagai kelemahan, Qatar menganggap kecilnya negara mereka sebagai keuntungan.
"Orang akan dapat tinggal di satu kota saja selama PD. Mereka bisa bepergian ke kota lain untuk nonton pertandingan dan pulang lagi di kota mereka tinggal, tanpa harus cemas soal akomodasi," kata Al Thawadi.
"Menggelar Piala Dunia di Timur Tengah akan membuat semua orang di Timur mau pun Barat bisa datang dan merayakannya di sini," tuntasnya.
( arp / key )
Keseriusan itu diperlihatkan ketika CEO pencalonan Qatar Hassan Al Thawadi datang ke pertemuan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di Kuala Lumpur dan mempromosikan negaranya.
"Piala Dunia nanti akan panas, tapi tidak terlalu panas. Kami tengah mengembangkan teknologi yang akan membantu kami mengatasi panasnya bulan Juni dan Juli," kata Al Thawadi di Reuters.
Di pertengahan tahun, suhu di Qatar dapat mencapai 40 derajat celcius. Al Thawadi menolak untuk mengungkapkan apakah pihaknya akan membangun stadion dengan atap dan berpendingin udara, tapi ia menyebut pengumuman akan segera dibuat.
Australia, Inggris, Indonesia, Jepang, Rusia, Amerika Serikat, Portugal-Spanyol dan Belgia-Belanda akan memperebutkan hak Piala Dunia 2018 dan 2022. Sementara, Qatar dan Korea Selatan akan bertarung untuk PD 2022 saja.
"Kami telah melakukan pengamatan kapan kami bisa menggelar sebuah Piala Dunia yang sangat bersejarah. Di 2018, kami mungkin sudah siap, tapi di 2022 kami bisa menjamin sesuatu yang sangat historis," papar Al Thawadi.
Qatar 'cuma' sebuah negara kecil dengan luas cuma 11 ribu km persegi dan penduduk 1,4 juta orang; bandingkan dengan Indonesia yang luasnya 1,9 juta km persegi dan penduduk 229 juta. Alih-alih memandang sebagai kelemahan, Qatar menganggap kecilnya negara mereka sebagai keuntungan.
"Orang akan dapat tinggal di satu kota saja selama PD. Mereka bisa bepergian ke kota lain untuk nonton pertandingan dan pulang lagi di kota mereka tinggal, tanpa harus cemas soal akomodasi," kata Al Thawadi.
"Menggelar Piala Dunia di Timur Tengah akan membuat semua orang di Timur mau pun Barat bisa datang dan merayakannya di sini," tuntasnya.
( arp / key )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 06:09
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
-
Sabtu, 26/05/2012 05:24
Copa del Rey, Trofi Pertama & Terakhir dari Pep untuk Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 03:54
Barton Tak Ajukan Banding
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
