The Reds Dapat Apa di Akhir Musim?
Rabu, 25/11/2009 09:43 WIB
FOTO:AFP
Terkait
Jakarta - Satu per satu peluang meraih gelar juara lepas dari genggaman Liverpool. Kalau tak segera memperbaiki performa, The Reds bisa tidak kebagian apa-apa di akhir musim nanti.
Kegagalan melangkah ke babak 16 besar Liga Champions menjadi kompetisi kedua yang ditinggalkan Liverpool di musim ini. Sebelumnya Steven Gerrad cs terdepak dari Piala Carling setelah ditundukkan Arsenal di babak keempat.
Yang bisa dibilang memprihatinkan dari dua kejuaraan tersebut adalah fakta bahwa tim sebesar Liverpool harus tersingkir saat kompetisi masih sangat pagi. The Gunners mungkin bisa dibilang "punya hak" mendepak The Kop, tapi Lyon dan Fiorentina harusnya berada di tingkat yang berbeda untuk bisa menyingkirkan 'Si Merah' dari persaingan Grup E.
Steven Gerrard cs bisa jadi tak cuma tersingkir di dua kompetisi di atas. Dengan terpaut 13 poin atas Chelsea di puncak klasemen, klub kota pelabuhan tersebut diprediksi masih harus memperpanjang puasa gelar di Liga Inggris.
Jumlah lima kekalahan dari 13 pertandingan yang sudah dijalani dianggap terlalu banyak. Padahal saat menjadi runner up musim lalu, The Anfield Gank cuma dua kali tumbang.
Jadilah Piala FA dan Europa League jadi sandaran terakhir Liverpool untuk bisa meraih tropi di akhir musim nanti. Padahal peluang untuk mewujudkan hal tersebut dipastikan jauh dari mudah.
Bukan sekali ini saja Rafael Benitez mengeluhkan cedera pemain jadi penghambatnya meraih kejayaan di Inggris dan Eropa. Sayangnya Liverpool punya ketergantungan yang sangat besar terhadap segelintir pemainnya. Jika bandai cedera kembali datang, mimpi buruk Liverpool dengan menyudahi musim tanpa gelar juara bisa menjadi nyata.
Pernyataan Gerrard yang meminta rekan-rekannya memenangi Europa League menunjukkan kalau kompetisi kelas dua antar klub Eropa itu jadi tropi terakhir yang bisa menyelamatkan prestise Liverpool sebagai klub papan atas Eropa.
Dengan serangkaian kegagalan yang sudah didapat, publik Anfield punya hak untuk tidak lagi menyukai Rafa. Tapi Liverpudlian masih harus bersabar menunggu orang Spanyol itu memberi sukses buat The Kop karena posisinya dipastikan masih aman.
Sudah 21 tahun sejak kali terakhir The Reds menjuarai Liga Inggris. Sementara gelar terakhir yang bisa dibawa pulang ke Anfield adalah Piala FA dan Community Shield di tahun 2006.
Dengan statusnya sebagai klub papan atas Eropa, Liverpool harus segera menyudahi penantian-penantian tersebut.
( din / a2s )
Kegagalan melangkah ke babak 16 besar Liga Champions menjadi kompetisi kedua yang ditinggalkan Liverpool di musim ini. Sebelumnya Steven Gerrad cs terdepak dari Piala Carling setelah ditundukkan Arsenal di babak keempat.
Yang bisa dibilang memprihatinkan dari dua kejuaraan tersebut adalah fakta bahwa tim sebesar Liverpool harus tersingkir saat kompetisi masih sangat pagi. The Gunners mungkin bisa dibilang "punya hak" mendepak The Kop, tapi Lyon dan Fiorentina harusnya berada di tingkat yang berbeda untuk bisa menyingkirkan 'Si Merah' dari persaingan Grup E.
Steven Gerrard cs bisa jadi tak cuma tersingkir di dua kompetisi di atas. Dengan terpaut 13 poin atas Chelsea di puncak klasemen, klub kota pelabuhan tersebut diprediksi masih harus memperpanjang puasa gelar di Liga Inggris.
Jumlah lima kekalahan dari 13 pertandingan yang sudah dijalani dianggap terlalu banyak. Padahal saat menjadi runner up musim lalu, The Anfield Gank cuma dua kali tumbang.
Jadilah Piala FA dan Europa League jadi sandaran terakhir Liverpool untuk bisa meraih tropi di akhir musim nanti. Padahal peluang untuk mewujudkan hal tersebut dipastikan jauh dari mudah.
Bukan sekali ini saja Rafael Benitez mengeluhkan cedera pemain jadi penghambatnya meraih kejayaan di Inggris dan Eropa. Sayangnya Liverpool punya ketergantungan yang sangat besar terhadap segelintir pemainnya. Jika bandai cedera kembali datang, mimpi buruk Liverpool dengan menyudahi musim tanpa gelar juara bisa menjadi nyata.
Pernyataan Gerrard yang meminta rekan-rekannya memenangi Europa League menunjukkan kalau kompetisi kelas dua antar klub Eropa itu jadi tropi terakhir yang bisa menyelamatkan prestise Liverpool sebagai klub papan atas Eropa.
Dengan serangkaian kegagalan yang sudah didapat, publik Anfield punya hak untuk tidak lagi menyukai Rafa. Tapi Liverpudlian masih harus bersabar menunggu orang Spanyol itu memberi sukses buat The Kop karena posisinya dipastikan masih aman.
Sudah 21 tahun sejak kali terakhir The Reds menjuarai Liga Inggris. Sementara gelar terakhir yang bisa dibawa pulang ke Anfield adalah Piala FA dan Community Shield di tahun 2006.
Dengan statusnya sebagai klub papan atas Eropa, Liverpool harus segera menyudahi penantian-penantian tersebut.
( din / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 06:09
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
-
Sabtu, 26/05/2012 05:24
Copa del Rey, Trofi Pertama & Terakhir dari Pep untuk Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 03:54
Barton Tak Ajukan Banding
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
