Tinta Emas Si Ungu di Rapor Buruk Si Merah
Rabu, 25/11/2009 10:31 WIB
FOTO:Reuters
Terkait
Jakarta - Liverpool untuk kali pertama dalam sekian tahun gagal melaju ke babak knock-out Liga Champions. Tiket lolos itu digenggam erat Fiorentina yang kian bergembira karena bikin sejarah khusus.
Hasil di matchday lima Liga Champions mengetengahkan kemenangan 1-0 untuk Liverpool atas Debrecen. Namun, Steven Gerrard cs tetap tak bisa melangkah ke babak knock-out karena di saat yang sama Fiorentina menang 1-0 atas Lyon, yang sebelumnya sudah lolos.
Ini adalah kali pertama semenjak musim 2002-2003 Liverpool tidak bisa maju ke babak knock-out. Itu jelas menjadi noda dalam catatan kesuksesan si kampiun Eropa lima kali tersebut.
Saat nuansa duka dirasakan Anfield Gang, sebaliknya suka cita ada di kubu La Viola. Berkat kemenangan atas Lyon, tim Cesare Prandelli itu menorehkan tinta emas karena sukses mencapai babak 16 besar Liga Champions untuk kali pertama dalam sejarahnya, sebagaimana dicatat Independent.
"Itu adalah partai sempurna dan kami mencapai sesuatu yang akan ada di dalam sejarah klun ini untuk waktu yang sangat lama," lugas penyerang Fiorentina Alberto Gillardino di Football Italia.
Fiorentina memang layak meraih sukses itu dan ini bukan hanya dikarenakan mereka menang di matchday lima. Faktanya, si 'Ungu' sebelum ini memang sudah terbukti sukses menjadi "duri" tersendiri buat Liverpool.
Pada pertemuan kedua tim di matchday dua, Liverpool yang bertandang ke Artemio Franchi datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kendati di awal musim sempat kalah dari Tottenham Hotspur dan Aston Villa di Liga Primer, Liverpool kala itu mengantong tujuh kemenangan dari sembilan partai mereka di semua kompetisi.
Akan tetapi, 'The Reds' lantas harus pulang dengan gigit jari. Bukan hanya gagal meraih poin penuh, mereka takluk dari sepasang gol Stevan Jovetic di babak pertama.
Efek dari kekalahan tersebut boleh jadi terus melekat sehingga Liverpool kemudian secara beruntun menyerah 0-2 dari Chelsea dan 0-1 dari Sunderland --keduanya di Liga Primer-- kemudian diikuti dengan kekalahan 1-2 dari Lyon di Liga Champions.
Tentu saja puncak "gangguan" Fiorentina buat tim Rafael Benitez adalah di matchday lima saat wakil Italia itu memetik kemenangan, yang sekaligus juga menjadi algojo buat kiprah Liverpool di Liga Champions.
( krs / a2s )
Hasil di matchday lima Liga Champions mengetengahkan kemenangan 1-0 untuk Liverpool atas Debrecen. Namun, Steven Gerrard cs tetap tak bisa melangkah ke babak knock-out karena di saat yang sama Fiorentina menang 1-0 atas Lyon, yang sebelumnya sudah lolos.
Ini adalah kali pertama semenjak musim 2002-2003 Liverpool tidak bisa maju ke babak knock-out. Itu jelas menjadi noda dalam catatan kesuksesan si kampiun Eropa lima kali tersebut.
Saat nuansa duka dirasakan Anfield Gang, sebaliknya suka cita ada di kubu La Viola. Berkat kemenangan atas Lyon, tim Cesare Prandelli itu menorehkan tinta emas karena sukses mencapai babak 16 besar Liga Champions untuk kali pertama dalam sejarahnya, sebagaimana dicatat Independent.
"Itu adalah partai sempurna dan kami mencapai sesuatu yang akan ada di dalam sejarah klun ini untuk waktu yang sangat lama," lugas penyerang Fiorentina Alberto Gillardino di Football Italia.
Fiorentina memang layak meraih sukses itu dan ini bukan hanya dikarenakan mereka menang di matchday lima. Faktanya, si 'Ungu' sebelum ini memang sudah terbukti sukses menjadi "duri" tersendiri buat Liverpool.
Pada pertemuan kedua tim di matchday dua, Liverpool yang bertandang ke Artemio Franchi datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kendati di awal musim sempat kalah dari Tottenham Hotspur dan Aston Villa di Liga Primer, Liverpool kala itu mengantong tujuh kemenangan dari sembilan partai mereka di semua kompetisi.
Akan tetapi, 'The Reds' lantas harus pulang dengan gigit jari. Bukan hanya gagal meraih poin penuh, mereka takluk dari sepasang gol Stevan Jovetic di babak pertama.
Efek dari kekalahan tersebut boleh jadi terus melekat sehingga Liverpool kemudian secara beruntun menyerah 0-2 dari Chelsea dan 0-1 dari Sunderland --keduanya di Liga Primer-- kemudian diikuti dengan kekalahan 1-2 dari Lyon di Liga Champions.
Tentu saja puncak "gangguan" Fiorentina buat tim Rafael Benitez adalah di matchday lima saat wakil Italia itu memetik kemenangan, yang sekaligus juga menjadi algojo buat kiprah Liverpool di Liga Champions.
( krs / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 21:30
Timnas Futsal Dipastikan Tersingkir dari Piala Asia
-
Sabtu, 26/05/2012 21:05
IPL
PSM Kalahkan Persiraja, Persijap Bekuk Bontang FC
-
Sabtu, 26/05/2012 20:47
ISL
PSPS Berimbang Lawan Pelita
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |








.jpg)








.gif)
