Mancini & Bayang-bayang Pemecatan

Rossi Finza Noor - detikSport
Selasa, 22/12/2009 12:03 WIB
FOTO:Reuters
Jakarta - Terakhir kali menjabat sebagai pelatih nasib Roberto Mancini berakhir dengan pemecatan. Mengingat Manchester City cukup sering memecat pelatih, akankah nasib serupa menimpa dirinya lagi?

Meramal nasib serupa bakal diterima Mancini di City memang masih terlalu dini. Bahkan ada kemungkinan kejadian tersebut sama sekali tak akan mengenai dirinya. Tetapi melihat cerita dua pelatih terakhir mereka, hal ini bisa menjadi semacam wanti-wanti untuk Mancini.

Sejak diambil oleh Thaksin Shinawatra, City memang berubah menjadi klub yang terbilang ambisius. Mantan Perdana Menteri Thailand itu tak ragu menghamburkan banyak uang untuk membeli pemain baru atau mendatangkan pelatih sekelas Sven-Goran Eriksson. Tujuannya? Untuk mendobrak kemapanan Premier League sekaligus menempatkan mereka di jajaran tim top.

Ambisi boleh segunung, tetapi fakta di lapangan berkata lain. Eriksson gagal memberikan satu trofi pun untuk rival sekota Manchester United ini dan di Premier League mereka hanya finis di posisi sembilan. Eriksson pun dipecat di akhir musim 2007/2008 itu.

Thaksin sendiri akhirnya menjual City ke tangan sekelompok pengusaha kaya raya dari Uni Emirat Arab. Namun, setali tiga uang dengan Thaksin, kebijakan membeli pemain-pemain kelas atas plus ambisi besar tetap dilanjutkan. Kali ini pos kepelatihan diserahkan kepada Mark Hughes.

Hughes mendatangkan sejumlah pemain dengan yang paling "wah" adalah Robinho. Namun, tetap saja ia tak mampu mengangkat prestasi City. The Citizens hanya mampu duduk di posisi sepuluh klasemen akhir Premier League. Toh demikian, posisinya tetap aman.

Berlanjut ke musim ini, Hughes kembali menambah amunisi skuadnya dengan mendatangkan beberapa bintang Premiership semodel Emmanuel Adebayor, Kolo Toure, Gareth Barry dan Roque Santa Cruz. Hasilnya, City saat ini ada di posisi enam klasemen sementara--masih mungkin untuk finis di posisi empat besar di akhir musim--dan tengah menjajaki kemungkinan menjuarai Piala Carling, di mana mereka sudah mencapai babak semifinal.

Meski sedemikian menjanjikannya, tetap saja penampilan tim yang turun-naik membuat Hughes tak bisa diselamatkan. Rumor bahwa pria asal Wales itu akan segera dipecat akhirnya menjadi kenyataan pada akhir pekan silam. Mancini pun masuk jadi pengganti. Ia akhirnya melatih lagi setelah selama semusim menganggur.

Tetapi Mancini sendiri punya pengalaman tak enak soal pemecatan. Sebab, dengan cara demikianlah ia akhirnya meninggalkan pos kepelatihan Inter Milan pada 2008. Padahal pria 45 tahun ini sudah menyumbangkan tiga Scudetto dan dua trofi Coppa Italia. Satu-satunya "cela" hanyalah kegagalannya mengangkat La Beneamata di Liga Champions.

Takutkah Mancini pemecatan akan kembali menghantamnya kali ini? Manajer yang juga pernah membesut Fiorentina dan Lazio ini sadar akan hal itu. Malahan ia menyebut itu adalah risiko yang sudah harus ditanggung pelatih pada saat ini.

"Saya bertahan di Italia selama empat tahun dan memenangi tujuh trofi, di mana mereka tak memenangi apa pun dalam 20 tahun. Saya kemudian dipecat. Tekanan seperti ini dalam pekerjaan saya adalah normal," ujarnya seperti dilansir AFP.

Well, selamat bekerja, Mancini...
( roz / krs )
Info Sepakbola Liga Inggris : Berita | Klasemen | Jadwal Pertandingan | Hasil Pertandingan
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaruIndeks »
  • Klasemen
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Juventus 38 23 15 0 68-20 84
      2 Milan 38 24 8 6 74-33 80
      3 Udinese 38 18 10 10 52-35 64
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Manchester City 38 28 5 5 93-29 89
      2 Manchester United 38 28 5 5 89-33 89
      3 Arsenal 38 21 7 10 74-49 70
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Real Madrid 38 32 4 2 121-32 100
      2 Barcelona 38 28 7 3 114-29 91
      3 Valencia 38 17 10 11 59-44 61
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Borussia Dortmund 34 25 6 3 80-25 81
      2 Bayern Munchen 34 23 4 7 77-22 73
      3 FC Schalke 04 34 20 4 10 74-44 64
      Selengkapnya »
  • HasilAkhir
      Tanggal Home Score Away
      13/05/2012 Swansea City 1 - 0 Liverpool
      13/05/2012 Norwich City 2 - 0 Aston Villa
      13/05/2012 Tottenham Hotspur 2 - 0 Fulham
      Selengkapnya »
      Tanggal Home Score Away
      14/05/2012 Espanyol 1 - 1 Sevilla
      14/05/2012 Racing Santander 2 - 4 Atletico Osasuna
      14/05/2012 Getafe 0 - 2 Real Zaragoza
      Selengkapnya »
      Tanggal Home Score Away
      05/05/2012 Werder Bremen 2 - 3 FC Schalke 04
      05/05/2012 FC Augsburg 1 - 0 Hamburger SV
      05/05/2012 Hertha Berlin 3 - 1 TSG Hoffenheim
      Selengkapnya »