AUSTRALIA
Selasa, 29/12/2009 13:57 WIB
FOTO:(AFP/Karim Jaafar)
- -
( a2s / din )
Setelah beberapa dekade, impian Australia atas adanya perubahan pandangan akhirnya terwujud ketika mereka bergabung dalam Asian Football Confederation (AFC) pada 2005. Ini menjadi keputusan yang sama-sama adil, di mana kehadiran Socceroos membawa kesegaran bagi sepakbola Asia dan mereka mendapat status baru sebagai wakil AFC di kancah Piala Dunia 2010.
Transisi sepakbola Australia ditandai dengan munculnya kejuaraan profesional tingkat lokal bernama Hyundai A pada bulan Agustus 2005. Tiga bulan kemudian mereka kembali ke putaran final Piala Dunia setelah 32 tahun. Dengan masih membawa bendera Oseania, pemain pengganti John Aloisi berhasil mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Uruguay sekaligus memastikan tampil di Jerman 2006.
Kebangkitan sepakbola Australia mencapai titik puncaknya saat sukses melangkah ke babak 16 besar. Padahal, tim yang dilatih Guus Hiddink itu berada satu grup dengan Brasil, Kroasia dan Jepang.
Pada laga pembuka melawan Jepang, Australia membalikkan skor menjadi 3-1 dengan dua gol Tim Cahill dan satu dari Aloisi di menit terakhir. Setelah dikalahkan Brasil 0-2, Australia naik ke posisi kedua setelah seri melawan Kroasia sekaligus mengklaim satu tempat di babak kedua.
Australia membuat kejutan ketika memaksa Italia tidak mampu mencetak gol sampai di akhir lima menit injury time Fabio Grosso dijatuhkan di kotak terlarang. Francesco Totti menyudahi perlawanan Cahill dkk.
Sebagai satu-satunya tim Asia yang berada di babak knockout, Australia mendapat tempat otomatis di babak ketiga penyisihan grup Zona Asia dalam kualifikasi Afrika Selatan 2010.
Dengan skuad yang tidak berubah, Australia tidak patut dipertanyakan sebagai tim paling hebat di Asia. Meski begitu, mereka tidak bisa meremehkan lawan. Di ajang Piala Asia 2007, para bintang Graham Arnold ditumbangkan 3-1 oleh Irak di pertandingan grup sebelum tersisih oleh Jepang lewat adu penalti di perempat final.
Arnold lalu digantikan Pim Verbeek. 'Tim Kanguru' berkembang dengan pesat di bawah pria Belanda itu dan berhasil melewati babak kualifikasi guna mengantar Australia kembali ke putaran final Piala Dunia.
Transisi sepakbola Australia ditandai dengan munculnya kejuaraan profesional tingkat lokal bernama Hyundai A pada bulan Agustus 2005. Tiga bulan kemudian mereka kembali ke putaran final Piala Dunia setelah 32 tahun. Dengan masih membawa bendera Oseania, pemain pengganti John Aloisi berhasil mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Uruguay sekaligus memastikan tampil di Jerman 2006.
Kebangkitan sepakbola Australia mencapai titik puncaknya saat sukses melangkah ke babak 16 besar. Padahal, tim yang dilatih Guus Hiddink itu berada satu grup dengan Brasil, Kroasia dan Jepang.
Pada laga pembuka melawan Jepang, Australia membalikkan skor menjadi 3-1 dengan dua gol Tim Cahill dan satu dari Aloisi di menit terakhir. Setelah dikalahkan Brasil 0-2, Australia naik ke posisi kedua setelah seri melawan Kroasia sekaligus mengklaim satu tempat di babak kedua.
Australia membuat kejutan ketika memaksa Italia tidak mampu mencetak gol sampai di akhir lima menit injury time Fabio Grosso dijatuhkan di kotak terlarang. Francesco Totti menyudahi perlawanan Cahill dkk.
Sebagai satu-satunya tim Asia yang berada di babak knockout, Australia mendapat tempat otomatis di babak ketiga penyisihan grup Zona Asia dalam kualifikasi Afrika Selatan 2010.
Dengan skuad yang tidak berubah, Australia tidak patut dipertanyakan sebagai tim paling hebat di Asia. Meski begitu, mereka tidak bisa meremehkan lawan. Di ajang Piala Asia 2007, para bintang Graham Arnold ditumbangkan 3-1 oleh Irak di pertandingan grup sebelum tersisih oleh Jepang lewat adu penalti di perempat final.
Arnold lalu digantikan Pim Verbeek. 'Tim Kanguru' berkembang dengan pesat di bawah pria Belanda itu dan berhasil melewati babak kualifikasi guna mengantar Australia kembali ke putaran final Piala Dunia.
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
( a2s / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
-
Sabtu, 26/05/2012 22:00
Inter Tundukkan Indonesia Selection 4-2
-
Sabtu, 26/05/2012 23:13
Zanetti Ingin Kembali Lagi ke Indonesia
-
Sabtu, 26/05/2012 21:30
Timnas Futsal Dipastikan Tersingkir dari Piala Asia
-
Sabtu, 26/05/2012 23:37
Orlandoni Merasa Seperti Main di Giuseppe Meazza
-
Sabtu, 26/05/2012 21:05
IPL
PSM Kalahkan Persiraja, Persijap Bekuk Bontang FC
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |











.jpg)





.gif)
