Timnas Gagal, Nurdin Keluhkan Pemain
Rabu, 13/01/2010 17:32 WIB
Jakarta - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengeluhkan kualitas pemain Indonesia sehingga tak kunjung berprestasi. Ia juga bersikeras bahwa kegagalan tidak harus mengubah struktur organisasi.
Sepakbola Indonesia masih berkubang di jurang kehancuran, rentetan kegagalan terus menghampiri skuad "Merah Putih". Di tahun 2009 timnas U-19 tak lolos ke putaran final Piala Asia U-19, lalu skuad U-23 gagal total di SEA Games bulan lalu di Laos. Terakhir, timnas senior tersingkir di babak kualifikasi Piala Asia 2011, setelah dikalahkan Oman di Jakarta minggu lalu.
PSSI selaku pemegang komando tertinggi dunia sepakbola di tanah air terus mendapat kritikan karena tak kunjung menelurkan karya yang bisa dibanggakan. Tak terhitung berapa kali Nurdin didesak mundur, dan ia selalu bergeming di tempatnya.
"Siapapun pelatihnya, siapapun ketua BTN (Badan Tim Nasional) atau direktur teknisnya, kalau pemain timnas masih seperti sekarang, tak akan pernah sukses," cetus Nurdin saat ditemui wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2010) sore WIB.
Ia lalu melontarkan ide untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengatakan, “Kita harus menciptakan struktur timnas yang kuat dari mulai proses rekrutmen, pemantauan, pelatih dan direktur teknis."
"Lalu kami akan membuat kompetisi kelompok umur mulai dari 12 hingga 19 tahun di tingkat pengda untuk membina para pemain muda. Kalau hal ini tak berhasil, timnas tak akan pernah berhasil," ucap pria yang akrab disapa 'Puang' itu.
Soal reformasi di tubuh BTN selaku penanggung jawab atas timnas, Nurdin mengatakan bakal ada evaluasi pada organisasi yang dikepalai Rahim Soekasah itu.
"BTN sudah kita evaluasi. Kta sudah menyiapkan konsep dalam Kongres PSSI nanti, baik struktur, SMD, maupun program," tukasnya.
Hanya saja, saat disinggung kembali soal desakan mundur dan perombakan di dalam PSSI, ia selalu menolaknya.
"Perubahan bukan berarti mengubah anggota-anggotanya. Kalian jangan sering menganggap bahwa kalau gagal, harus mengganti. Kalau begitu, rusak republik ini," pungkas Nurdin.
( a2s / krs )
Sepakbola Indonesia masih berkubang di jurang kehancuran, rentetan kegagalan terus menghampiri skuad "Merah Putih". Di tahun 2009 timnas U-19 tak lolos ke putaran final Piala Asia U-19, lalu skuad U-23 gagal total di SEA Games bulan lalu di Laos. Terakhir, timnas senior tersingkir di babak kualifikasi Piala Asia 2011, setelah dikalahkan Oman di Jakarta minggu lalu.
PSSI selaku pemegang komando tertinggi dunia sepakbola di tanah air terus mendapat kritikan karena tak kunjung menelurkan karya yang bisa dibanggakan. Tak terhitung berapa kali Nurdin didesak mundur, dan ia selalu bergeming di tempatnya.
"Siapapun pelatihnya, siapapun ketua BTN (Badan Tim Nasional) atau direktur teknisnya, kalau pemain timnas masih seperti sekarang, tak akan pernah sukses," cetus Nurdin saat ditemui wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2010) sore WIB.
Ia lalu melontarkan ide untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengatakan, “Kita harus menciptakan struktur timnas yang kuat dari mulai proses rekrutmen, pemantauan, pelatih dan direktur teknis."
"Lalu kami akan membuat kompetisi kelompok umur mulai dari 12 hingga 19 tahun di tingkat pengda untuk membina para pemain muda. Kalau hal ini tak berhasil, timnas tak akan pernah berhasil," ucap pria yang akrab disapa 'Puang' itu.
Soal reformasi di tubuh BTN selaku penanggung jawab atas timnas, Nurdin mengatakan bakal ada evaluasi pada organisasi yang dikepalai Rahim Soekasah itu.
"BTN sudah kita evaluasi. Kta sudah menyiapkan konsep dalam Kongres PSSI nanti, baik struktur, SMD, maupun program," tukasnya.
Hanya saja, saat disinggung kembali soal desakan mundur dan perombakan di dalam PSSI, ia selalu menolaknya.
"Perubahan bukan berarti mengubah anggota-anggotanya. Kalian jangan sering menganggap bahwa kalau gagal, harus mengganti. Kalau begitu, rusak republik ini," pungkas Nurdin.
( a2s / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:25 WIB
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
