Tabarez Menimang-nimang Kiper Uruguay
Kamis, 04/02/2010 05:40 WIB
FOTO:
Montevideo - Pelatih Uruguay Oscar Tabarez tengah pening dalam menentukan siapa yang akan ia tunjuk sebagai kiper utama di Piala Dunia 2010. Setidaknya, ada empat nama yang tengah ia timang-timang.
Perjalanan Uruguay menuju putaran final Piala Dunia 2010 dapat dibilang jauh dari mulus. Faktor kiper yang kurang andal jadi salah satu penyebab mengapa La Celeste baru lolos melalui play-off melawan Kosta Rika.
Cedera dan kurang jam terbang adalah dua masalah terbesar yang menghinggapi empat calon kiper Uruguay: Hector Fabian Carini, Juan Castillo, Sebastian Viera dan Fernando Muslera.
1. Hector Fabian Carini
Kiper yang memiliki bakat besar dan kini adalah pemegang caps terbanyak (70) di timnas Uruguay. Di awal kualifikasi Piala Dunia, Carini adalah pilihan utama Tabarez. Namun kurangnya menit bermain membuat nilai Carini jatuh.
Saat Uruguay memulai kualifikasi, Carini tengah membela Inter Milan, tapi jarang dimainkan. Untuk mencari jam terbang, kiper 30 tahun itu lantas hijrah ke Murcia dan lalu ke Atletico Mineiro.
Tabarez terakhir kali memanggil Carini saat bersiap menghadapi Libya, Februari 2009. Carini kemudian tak masuk ke tim yang berjumpa Paraguay (Maret 2009) dan sampai kini ia belum pernah dipanggil lagi.
"Ia tidak cukup banyak bermain," ujar Tabarez suatu ketika, seperti yang dikutip situs FIFA. Namun dengan kini rutin membela Mineiro di Liga Brasil, Carini boleh berharap.
2. Juan Castillo
Saat Carini kurang bersinar, Tabarez lantas memilih nama Castillo. Kala gawang Uruguay dijaga Castillo di lima laga, cuma satu kekalahan yang mereka derita. Dua lainnya berakhir menang dan dua kali seri.
"Dia punya gaya yang tidak konvensional," puji mantan kiper Argentina di Piala Dunia 1978, Ubaldo Fillol. "Dia tak seperti kiper yang biasa berdiri saja. Dia senang mengambil risiko dan dia tak takut melakukan sesuatu yang berbeda."
3. Sebastian Viera
Performa Castillo yang mantap di timnas dihentikan oleh cedera parah yang memaksanya absen cukup lama. Ketika Castillo tak ada, Tabarez lantas memanggil kiper Villarreal, Sebastian Viera.
Namun Viera kemudian kehilangan jabatan kiper utama Villarreal karena adanya Diego Lopez. Viera mengambil langkah strategis dengan menerima pinangan klub Yunani, Larissa.
4. Fernando Muslera
Viera sempat menikmati beberapa saat tampil sebagai kiper utama, tapi hal itu berakhir ketika mereka dipermalukan Brasil 0-4. Viera dicopot dan Tabarez kembali ke selera asal, memilih Castillo.
Sayang, Castillo yang belum kembali ke performa terbaik tampil labil. Tabarez melirik alternatif lain di diri kiper muda Lazio, Fernando Muslera. Dua laga terakhir kualifikasi dipercayakan kepada pemuda 23 tahun itu.
Karena tampil apik saat melawat ke Ekuador dan kala menjamu Argentina, Muslera lalu tetap dipercaya mengawal gawang dua kali juara dunia itu saat meladeni Kosta Rika di play off.
Selain empat nama di atas, sebenarnya ada beberapa nama lain yang juga berpeluang terpilih, hanya saja kansnya lebih kecil, yaitu Martin Silva (Defensor Sporting) dan Nestor Conde (Universidad de Chile).
Tabarez masih punya waktu beberapa bulan sebelum nantinya menjatuhkan pilihan. Selamat memilih, Signor Tabarez.
Foto: Salah satu kiper yang masuk shortlist Oscar Tabarez, Fernando Muslera, beraksi bersama Lazio. (AFP)
( arp / nar )
Perjalanan Uruguay menuju putaran final Piala Dunia 2010 dapat dibilang jauh dari mulus. Faktor kiper yang kurang andal jadi salah satu penyebab mengapa La Celeste baru lolos melalui play-off melawan Kosta Rika.
Cedera dan kurang jam terbang adalah dua masalah terbesar yang menghinggapi empat calon kiper Uruguay: Hector Fabian Carini, Juan Castillo, Sebastian Viera dan Fernando Muslera.
1. Hector Fabian Carini
Kiper yang memiliki bakat besar dan kini adalah pemegang caps terbanyak (70) di timnas Uruguay. Di awal kualifikasi Piala Dunia, Carini adalah pilihan utama Tabarez. Namun kurangnya menit bermain membuat nilai Carini jatuh.
Saat Uruguay memulai kualifikasi, Carini tengah membela Inter Milan, tapi jarang dimainkan. Untuk mencari jam terbang, kiper 30 tahun itu lantas hijrah ke Murcia dan lalu ke Atletico Mineiro.
Tabarez terakhir kali memanggil Carini saat bersiap menghadapi Libya, Februari 2009. Carini kemudian tak masuk ke tim yang berjumpa Paraguay (Maret 2009) dan sampai kini ia belum pernah dipanggil lagi.
"Ia tidak cukup banyak bermain," ujar Tabarez suatu ketika, seperti yang dikutip situs FIFA. Namun dengan kini rutin membela Mineiro di Liga Brasil, Carini boleh berharap.
2. Juan Castillo
Saat Carini kurang bersinar, Tabarez lantas memilih nama Castillo. Kala gawang Uruguay dijaga Castillo di lima laga, cuma satu kekalahan yang mereka derita. Dua lainnya berakhir menang dan dua kali seri.
"Dia punya gaya yang tidak konvensional," puji mantan kiper Argentina di Piala Dunia 1978, Ubaldo Fillol. "Dia tak seperti kiper yang biasa berdiri saja. Dia senang mengambil risiko dan dia tak takut melakukan sesuatu yang berbeda."
3. Sebastian Viera
Performa Castillo yang mantap di timnas dihentikan oleh cedera parah yang memaksanya absen cukup lama. Ketika Castillo tak ada, Tabarez lantas memanggil kiper Villarreal, Sebastian Viera.
Namun Viera kemudian kehilangan jabatan kiper utama Villarreal karena adanya Diego Lopez. Viera mengambil langkah strategis dengan menerima pinangan klub Yunani, Larissa.
4. Fernando Muslera
Viera sempat menikmati beberapa saat tampil sebagai kiper utama, tapi hal itu berakhir ketika mereka dipermalukan Brasil 0-4. Viera dicopot dan Tabarez kembali ke selera asal, memilih Castillo.
Sayang, Castillo yang belum kembali ke performa terbaik tampil labil. Tabarez melirik alternatif lain di diri kiper muda Lazio, Fernando Muslera. Dua laga terakhir kualifikasi dipercayakan kepada pemuda 23 tahun itu.
Karena tampil apik saat melawat ke Ekuador dan kala menjamu Argentina, Muslera lalu tetap dipercaya mengawal gawang dua kali juara dunia itu saat meladeni Kosta Rika di play off.
Selain empat nama di atas, sebenarnya ada beberapa nama lain yang juga berpeluang terpilih, hanya saja kansnya lebih kecil, yaitu Martin Silva (Defensor Sporting) dan Nestor Conde (Universidad de Chile).
Tabarez masih punya waktu beberapa bulan sebelum nantinya menjatuhkan pilihan. Selamat memilih, Signor Tabarez.
Foto: Salah satu kiper yang masuk shortlist Oscar Tabarez, Fernando Muslera, beraksi bersama Lazio. (AFP)
( arp / nar )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 16/07/2010 13:00 WIB
Capello Susun 'Cetak Biru' Masa Depan Inggris
-
Jumat, 16/07/2010 12:00 WIB
Presiden Brasil Bahas Samba
-
Jumat, 16/07/2010 01:29 WIB
Mosimane Gantikan Parreira Latih Afsel
-
Jumat, 16/07/2010 01:02 WIB
Spanyol Dominan
-
Jumat, 16/07/2010 00:37 WIB
Henry Sudah Selesai di Les Bleus
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 06:09
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
-
Sabtu, 26/05/2012 22:00
Inter Tundukkan Indonesia Selection 4-2
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
