'Arsenal Bukan Barca'
Jumat, 05/02/2010 10:15 WIB
FOTO:(REUTERS)
London - Arsene Wenger dikenal sebagai penganut sepakbola indah dan itu ia terapkan pada Arsenal. Akan tetapi, jika menghadapi tim-tim besar mereka tak mampu menang, maka ada yang salah dengan filosofi itu.
Adalah mantan pelatih George Graham yang menilai demikian, menjelang pertandingan Arsenal melawan Chelsea hari Minggu (7/2/2010) lusa. Menurutnya, The Gunners masih sulit memenangi Premier League jika mencoba bermain seperti Barcelona.
"Arsenal punya satu masalah besar dalam pertandingan-pertandingan besar dan secara menyeluruh kalah dari rival-rival utamanya," tutur Graham, yang pernah sembilan tahun membesut klub London utara tersebut, kepada The Sun.
"Arsene Wenger sungguh percaya pada total football. Dia menyukai cara bermain Barcelona dan saya pikir dia ingin Arsenal seperti itu. Tapi pertanyaan besarnya adalah, apakah Anda bisa menerapkannya di dalam sepakbola Inggris."
"Waktu Arsene datang ke Arsenal, dia meraih sukses besar karena punya pemain-pemain yang memiliki teknik, atletis, power, intensitas dan agresi. Yang ingin saya tanyakan pada dia sekarang adalah, 'kenapa Anda mengubah filosofi itu?'
Contoh paling aktual yang diambil Graham adalah kekalahan 1-3 Cesc Fabregas cs dari Manchester United pekan lalu. Pada duel pertama di Old Trafford, 'Setan Merah' juga berhasil menundukkan "Gudang Peluru" dengan skor 2-1.
"Saya sempat berpikir mereka punya kans besar untuk mengalahkan MU. Tapi saya salah. Arsenal tak punya intensitas yang sama seperti MU."
Arsenal juga takluk dari Chelsea pada pertemuan pertama mereka di Emirates Stadium pada 29 November.
"Semua orang senang melihat Arsenal karena mereka mengumpankan bola lebih cepat dan lebih baik dari tim-tim lain. Tapi saya tak melihat Arsene punya rencana B untuk hal-hal yang tidak berjalan," Graham melanjutkan.
"Waktu saya menjadi manajer Arsenal saya bilang, 'Kami menerima kritikan, tapi saya akan memberi kalian piala'.
Belakangan, prioritas Arsenal adalah cara bermain, bukan memenangi kompetisi. Mereka memainkan sepakbola indah, tapi dalam empat tahun terakhir tak pernah merengkuh gelar juara. Dan hal ini berpotensi pada tingkat "kesabaran" pemain-pemain topnya. Jika tak kunjung meraih piala, Fabregas misalnya, bisa saja memutuskan pindah ke Barcelona untuk memiliki piala dalam karirnya.
Meski demikian Graham tidak serta merta mencoret Arsenal dalam perburuan titel di musim ini. Mereka masih memiliki banyak peluang karena lawan-lawannya setelah akhir pekan ini relatif tim-tim di bawahnya. Juga, Chelsea dan MU pun diperkirakan tetap akan kehilangan beberapa poin.
"Saya masih yakin Chelsea akan juara. Tapi Arsenal punya peran dan bisa saja finish di atas MU,"pungkas figur yang juga pernah menukangi Leeds United dan Tottenham Hotspur itu, yang saat ini dikenal sebagai salah satu pengamat teknis sepakbola paling jitu di Inggris.
( a2s / din )
Adalah mantan pelatih George Graham yang menilai demikian, menjelang pertandingan Arsenal melawan Chelsea hari Minggu (7/2/2010) lusa. Menurutnya, The Gunners masih sulit memenangi Premier League jika mencoba bermain seperti Barcelona.
"Arsenal punya satu masalah besar dalam pertandingan-pertandingan besar dan secara menyeluruh kalah dari rival-rival utamanya," tutur Graham, yang pernah sembilan tahun membesut klub London utara tersebut, kepada The Sun.
"Arsene Wenger sungguh percaya pada total football. Dia menyukai cara bermain Barcelona dan saya pikir dia ingin Arsenal seperti itu. Tapi pertanyaan besarnya adalah, apakah Anda bisa menerapkannya di dalam sepakbola Inggris."
"Waktu Arsene datang ke Arsenal, dia meraih sukses besar karena punya pemain-pemain yang memiliki teknik, atletis, power, intensitas dan agresi. Yang ingin saya tanyakan pada dia sekarang adalah, 'kenapa Anda mengubah filosofi itu?'
Contoh paling aktual yang diambil Graham adalah kekalahan 1-3 Cesc Fabregas cs dari Manchester United pekan lalu. Pada duel pertama di Old Trafford, 'Setan Merah' juga berhasil menundukkan "Gudang Peluru" dengan skor 2-1.
"Saya sempat berpikir mereka punya kans besar untuk mengalahkan MU. Tapi saya salah. Arsenal tak punya intensitas yang sama seperti MU."
Arsenal juga takluk dari Chelsea pada pertemuan pertama mereka di Emirates Stadium pada 29 November.
"Semua orang senang melihat Arsenal karena mereka mengumpankan bola lebih cepat dan lebih baik dari tim-tim lain. Tapi saya tak melihat Arsene punya rencana B untuk hal-hal yang tidak berjalan," Graham melanjutkan.
"Waktu saya menjadi manajer Arsenal saya bilang, 'Kami menerima kritikan, tapi saya akan memberi kalian piala'.
Belakangan, prioritas Arsenal adalah cara bermain, bukan memenangi kompetisi. Mereka memainkan sepakbola indah, tapi dalam empat tahun terakhir tak pernah merengkuh gelar juara. Dan hal ini berpotensi pada tingkat "kesabaran" pemain-pemain topnya. Jika tak kunjung meraih piala, Fabregas misalnya, bisa saja memutuskan pindah ke Barcelona untuk memiliki piala dalam karirnya.
Meski demikian Graham tidak serta merta mencoret Arsenal dalam perburuan titel di musim ini. Mereka masih memiliki banyak peluang karena lawan-lawannya setelah akhir pekan ini relatif tim-tim di bawahnya. Juga, Chelsea dan MU pun diperkirakan tetap akan kehilangan beberapa poin.
"Saya masih yakin Chelsea akan juara. Tapi Arsenal punya peran dan bisa saja finish di atas MU,"pungkas figur yang juga pernah menukangi Leeds United dan Tottenham Hotspur itu, yang saat ini dikenal sebagai salah satu pengamat teknis sepakbola paling jitu di Inggris.
( a2s / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 06:09
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
-
Sabtu, 26/05/2012 22:00
Inter Tundukkan Indonesia Selection 4-2
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
