Ranieri Dekati Rekor Capello
Senin, 08/02/2010 08:34 WIB
FOTO:(REUTERS)
Jakarta - Claudio Ranieri secara luar biasa membawa AS Roma merangsek naik ke posisi dua klasemen Liga Italia. Kemenangan atas Fiorentina membawa pelatih 58 tahun itu mendekati sebuah rekor yang sudah dituliskan Fabio Capello.
Ranieri masuk ke Roma di awal September lalu, saat kondisi tim tengah kurang baik menyusul performa buruk di awal musim. Menggantikan Luciano Spalletti, pelatih kelahiran 20 Oktober 1951 itu tak digantungi harapan besar dari Roma, yang saat itu terlempar tepat di batas aman zona degradasi.
Tapi setelah pekan demi pekan terlewati, Ranieri ternyata menunjukkan hasil kerja yang sangat memuaskan. Lihatlah di mana Francesco Totti dkk berada saat ini. Menyusul kemenangan 1-0 atas Fiorentina, I Lupi sukses menggeser AC Milan dari tangga kedua klasemen.
Roma kini tercatat sudah menjalani 19 pertandingan beruntun tanpa terkalahkan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya berakhir dengan kemenangan dan cuma tiga yang berakhir imbang.
Dengan hasil tersebut, Ranieri cuma butuh satu kemenangan lagi untuk bisa menyamai sebuah rekor milik Fabio Capello. Saat membesut Roma di musim 2003-04, pria yang kini melatih timnas Inggris itu mencatat 20 laga tanpa terkalahkan.
Meski begitu, dalam buku sejarah AS Roma, Capello bukan pelatih dengan rekor tak terkalahkan paling lama. Saat ini catatan tersebut masih dipegang oleh Nils Liedholm yang sempat membawa Roma tak terkalahkan di 35 pertandingan beruntun.
Torehan tersebut dituliskan Liedholm sepanjang 11 bulan yang terbagi di dua musim pada awal 1980-an dengan mencatatkan 16 kemenangan dan 19 hasil imbang. Demikian dikutip dari AFP.
Saat ditanya soal rekor tak terkalahkan tersebut sebelum laga kontra Fiorentina, Ranieri memilih untuk tidak mengomentarinya. Buat dia, yang terpenting sekarang adalah terus berusaha menang siapapun lawan yang menunggu.
"Kadang kami masih naif, kami punya kelemahan. Sepakbola memang seperti itu, bahkan saat Anda mengalami kemajuan di beberapa detil, Anda tetap bisa kemasukan gol karena tak beruntung. Kami harus selalu masuk lapangan dengan memberi perhatian maksimal pada hal-hal detil, siap menerima hasil dan tentunya harus memberikan semua yang kita miliki," sahut pelatih berjuluk Tinkerman itu.
Roma sendiri bukannya tak terkalahkan di bawah Ranieri. Dari total 28 pertandingan yang sudah dijalani bersama Gialorossi, total 18 kemenangan didapat, enam laga berakhir imbang dan menelan empat kekalahan.
( din / din )
Ranieri masuk ke Roma di awal September lalu, saat kondisi tim tengah kurang baik menyusul performa buruk di awal musim. Menggantikan Luciano Spalletti, pelatih kelahiran 20 Oktober 1951 itu tak digantungi harapan besar dari Roma, yang saat itu terlempar tepat di batas aman zona degradasi.
Tapi setelah pekan demi pekan terlewati, Ranieri ternyata menunjukkan hasil kerja yang sangat memuaskan. Lihatlah di mana Francesco Totti dkk berada saat ini. Menyusul kemenangan 1-0 atas Fiorentina, I Lupi sukses menggeser AC Milan dari tangga kedua klasemen.
Roma kini tercatat sudah menjalani 19 pertandingan beruntun tanpa terkalahkan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya berakhir dengan kemenangan dan cuma tiga yang berakhir imbang.
Dengan hasil tersebut, Ranieri cuma butuh satu kemenangan lagi untuk bisa menyamai sebuah rekor milik Fabio Capello. Saat membesut Roma di musim 2003-04, pria yang kini melatih timnas Inggris itu mencatat 20 laga tanpa terkalahkan.
Meski begitu, dalam buku sejarah AS Roma, Capello bukan pelatih dengan rekor tak terkalahkan paling lama. Saat ini catatan tersebut masih dipegang oleh Nils Liedholm yang sempat membawa Roma tak terkalahkan di 35 pertandingan beruntun.
Torehan tersebut dituliskan Liedholm sepanjang 11 bulan yang terbagi di dua musim pada awal 1980-an dengan mencatatkan 16 kemenangan dan 19 hasil imbang. Demikian dikutip dari AFP.
Saat ditanya soal rekor tak terkalahkan tersebut sebelum laga kontra Fiorentina, Ranieri memilih untuk tidak mengomentarinya. Buat dia, yang terpenting sekarang adalah terus berusaha menang siapapun lawan yang menunggu.
"Kadang kami masih naif, kami punya kelemahan. Sepakbola memang seperti itu, bahkan saat Anda mengalami kemajuan di beberapa detil, Anda tetap bisa kemasukan gol karena tak beruntung. Kami harus selalu masuk lapangan dengan memberi perhatian maksimal pada hal-hal detil, siap menerima hasil dan tentunya harus memberikan semua yang kita miliki," sahut pelatih berjuluk Tinkerman itu.
Roma sendiri bukannya tak terkalahkan di bawah Ranieri. Dari total 28 pertandingan yang sudah dijalani bersama Gialorossi, total 18 kemenangan didapat, enam laga berakhir imbang dan menelan empat kekalahan.
( din / din )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
-
Jumat, 25/05/2012 18:13 WIB
Del Piero Siap Main di Liga Manapun
-
Jumat, 25/05/2012 12:41 WIB
Conte Minta Juve Benahi Skuad untuk Bersaing di Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 10:07 WIB
Conte Bangga Juve Perpanjang Kontraknya
-
Jumat, 25/05/2012 03:10 WIB
Tur Indonesia Jadi Ajang Seleksi Pemain Muda Inter
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 06:09
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
-
Sabtu, 26/05/2012 22:00
Inter Tundukkan Indonesia Selection 4-2
-
Sabtu, 26/05/2012 10:11
14 Trofi dalam 4 Tahun, Guardiola pun Puas
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
