Tolong Mundur Sajalah, Nurdin
Minggu, 07/03/2010 18:00 WIB
Jakarta - Entah apalagi yang bisa membuat Nurdin Halid menuruti permintaan banyak pihak yang ingin dirinya mundur. Kalau kata "tolong" pada judul di atas belum cukup, mungkin hanya kesadaran dirinya sajalah yang bisa membuatnya mundur.
Kala dirinya masuk penjara akibat kasus korupsi, sudah banyak desakan agar dirinya mundur dari jabatan sebagai ketua umum PSSI. Alasannya jelas, publik sepakbola nasional mempertanyakan, apa jadinya PSSI dipimpin oleh seseorang yang berstatus sebagai narapidana?
Namun, desakan itu tak digubris. Nurdin tetap menjabat sebagai ketua umum PSSI dan memimpin induk organisasi sepakbola nasional itu dari balik jeruji. Sebebasnya dari "hotel prodeo", posisi itu pun tetap digenggamnya.
Kala itu, Nurdin berdalih bahwa statuta FIFA tetap bisa mengizinkannya memimpin PSSI meski tersandung kasus kriminal. Padahal pada pasal 32 FIFA tertulis sebaliknya.
"Pada pasal 32 statuta FIFA tertulis jelas bahwa orang yang pernah tersandung kasus kriminal tak bisa menjabat sebagai anggota komite, tapi ini malah jadi ketua," ujar Sumohadi Marsis kepada wartawan di kantor ICW (Indonesia Corruption Watch), Kalibata, Minggu (7/3/2010).
Sumohadi, yang juga menjadi anggota steering comittee untuk sarasehan sepakbola nasional akhir Maret ini, kemudian juga mengungkapkan kebobrokan lainnya.
"Sementara pada pasal 35 peraturan PSSI tertulis bahwa orang yang tersandung kasus kriminal tak bisa menjabat sebagai anggota. Mereka menghilangkan kata 'pernah'. Inilah yang membuat Nurdin bisa selamat pada tahun 2007 lalu."
"Kalau di FIFA orang yang pernah terlibat kasus kriminal tak bisa menjadi anggota. Sedangkan PSSI menghilangkan kata 'pernah' (dalam peraturan tersebut). Akibatnya Nurdin yang sudah dinyatakan bebas dan tak terlibat kasus, bisa terpilih lagi," jelasnya.
Sumohadi kemudian berharap agar sarasehan sepakbola nasional nanti bisa menjadi gedoran keras kepada Nurdin untuk mundur. Bahkan, kalau perlu, fakta yang dia paparkan di atas juga akan dijadikan alat untuk menggedornya.
"Kata Mennegpora dia punya fighting spirit yang cukup kuat. Kita lihat saja nanti sekuat apa fighting spirit-nya ketika sudah ditodong oleh aspirasi rakyat di kongres."
"PSSI didirikan pada tahun 1930 bukan hanya sebagai organisasi olahraga, tetapi juga alat untuk melawan penjajahan Belanda. Mereka yang biasa menjadi ketuanya, katakanlah, para 'Bapak Bangsa'."
"Oleh karena itu kita tidak rela apabila PSSI diisi oleh oknum-oknum yang sudah gagal atau dianggap gagal, tapi keras kepala tak mau mundur."
( roz / key )
Kala dirinya masuk penjara akibat kasus korupsi, sudah banyak desakan agar dirinya mundur dari jabatan sebagai ketua umum PSSI. Alasannya jelas, publik sepakbola nasional mempertanyakan, apa jadinya PSSI dipimpin oleh seseorang yang berstatus sebagai narapidana?
Namun, desakan itu tak digubris. Nurdin tetap menjabat sebagai ketua umum PSSI dan memimpin induk organisasi sepakbola nasional itu dari balik jeruji. Sebebasnya dari "hotel prodeo", posisi itu pun tetap digenggamnya.
Kala itu, Nurdin berdalih bahwa statuta FIFA tetap bisa mengizinkannya memimpin PSSI meski tersandung kasus kriminal. Padahal pada pasal 32 FIFA tertulis sebaliknya.
"Pada pasal 32 statuta FIFA tertulis jelas bahwa orang yang pernah tersandung kasus kriminal tak bisa menjabat sebagai anggota komite, tapi ini malah jadi ketua," ujar Sumohadi Marsis kepada wartawan di kantor ICW (Indonesia Corruption Watch), Kalibata, Minggu (7/3/2010).
Sumohadi, yang juga menjadi anggota steering comittee untuk sarasehan sepakbola nasional akhir Maret ini, kemudian juga mengungkapkan kebobrokan lainnya.
"Sementara pada pasal 35 peraturan PSSI tertulis bahwa orang yang tersandung kasus kriminal tak bisa menjabat sebagai anggota. Mereka menghilangkan kata 'pernah'. Inilah yang membuat Nurdin bisa selamat pada tahun 2007 lalu."
"Kalau di FIFA orang yang pernah terlibat kasus kriminal tak bisa menjadi anggota. Sedangkan PSSI menghilangkan kata 'pernah' (dalam peraturan tersebut). Akibatnya Nurdin yang sudah dinyatakan bebas dan tak terlibat kasus, bisa terpilih lagi," jelasnya.
Sumohadi kemudian berharap agar sarasehan sepakbola nasional nanti bisa menjadi gedoran keras kepada Nurdin untuk mundur. Bahkan, kalau perlu, fakta yang dia paparkan di atas juga akan dijadikan alat untuk menggedornya.
"Kata Mennegpora dia punya fighting spirit yang cukup kuat. Kita lihat saja nanti sekuat apa fighting spirit-nya ketika sudah ditodong oleh aspirasi rakyat di kongres."
"PSSI didirikan pada tahun 1930 bukan hanya sebagai organisasi olahraga, tetapi juga alat untuk melawan penjajahan Belanda. Mereka yang biasa menjadi ketuanya, katakanlah, para 'Bapak Bangsa'."
"Oleh karena itu kita tidak rela apabila PSSI diisi oleh oknum-oknum yang sudah gagal atau dianggap gagal, tapi keras kepala tak mau mundur."
( roz / key )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:25 WIB
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 15:34
Legenda Liverpool Latihan Bersama
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
