Siap Pimpin PSSI, EE Mangindaan Soroti Korupsi
Rabu, 10/03/2010 18:20 WIB
FOTO:
Jakarta - Selain Sutiyoso dan Arifin Panigoro, kandidat lain yang muncul untuk menjadi ketua umum PSSI adalah EE Mangindaan. Satu hal yang akan langsung dibenahi oleh pria yang masih menjabat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia itu adalah soal korupsi.
Dugaan korupsi dan suap di sepakbola nasional muncul sedari lama dan kembali memanas sejak beberapa waktu lalu. Banyak bermunculannya mafia wasit dan makelar pertandingan semakin memperburuk citra otoritas sepakbola nasional. PSSI sendiri sesungguhnya tak berdiam diri karena telah membentuk satgas demi mengusut kasus tersebut.
Di tengah maraknya kritik terhadap minimnya prestasi sepakbola tanah air, proses pembinaan yang berantakan serta desakan mereformasi kepengurusan, pemberantasan korupsi dinilai EE mangindaan sebagai bagian penting yang juga harus dapat perhatian besar.
"(Korupsi) itu di mana-mana harus dibersihkan. Ya, tapi kalau kita lihat itu yang paling penting, ya, silahkan. Saya melihat sistemnya, dari atas ke bawah begitu," sahut EE Mangindaan pada wartawan di Istana Wakil Presiden usai mengikuti rapat kabinet membahas reformasi birokrasi.
Soal keringnya prestasi timnas, mantan pembina klub Persma Manado dan Persipura Jayapura itu menilai kesalahan terbesar teletak pada proses pembinaan. Pria 67 tahun itu secara khusus juga menyindir kepengurusan PSSI saat ini yang justru lebih punya nama dibanding bintang-bintang sepakbolanya.
"Kalau pembinaan tidak jalan siapa pun pengurusnya susah. Jadi konsep pembinaannya yang harus kita benahi, sehingga berjalan. Latihan berjalan, prestasi ada dan sebagainya. Sekarang saya tanya prestasinya mana? Pembinaannya tidak jalan prestasi tidak dapat," sambung menteri kelahiran Surakarta 5 Januari 1943 itu.
"Begini, kalau dulu kita pemainnya yang dikenal, pengurusnya nggak ada yang kenal. Sekarang pengurusnya yang dikenal, pemainnya tidak ada yang kenal. Jadi mari kita buat prestasi sehingga pemain yang dikenal. Sekarang kita masih kenal Ramang, Cucipto, gitu kan? Sekarang siapa pemain nasional?" lanjutnya setengah bertanya.
Saat disinggung kesediaan menjadi ketua umum PSSI, EE Mangindaan mengaku siap. Jika nantinya tak terpilih dia juga mengaku bersedia membantu pengembangan prestasi sepakbola tanah air karena diakuinya prestasi bisa diraih dengan adanya komitmen bersama.
"Sebagai orang bola harus (siap jadi ketua PSSI). Saya serahkan saja pada, anulah, apa namanya, mekanisme. Ataupun... kalau saya, ya, karena ini mau disarasehankan, silakan disarasehankan. Tapi yang penting bukan menjadi ketuanya, (tapi) komitmen bersama kita itu untuk mari kita sama-sama perbaiki. Menurut saya jangan salah-salahkan. Enggak bagus menyalahkan orang. saya mengajak sama-sama kita susun lagi suatu solve the problem, pecahkan masalah yang ada," tutup dia.
Bursa kandidat ketua umum PSSI terus memanas belakangan ini menyusul rencana digelarnya Kongres Sepakbola Indonesia yang akan dilangsungkan pada akhir bulan Maret ini di Malang, Jawa Timur. Meski kongres tersebut belum pasti akan melengserkan Nurdin Halid, namun diyakini nantinya muncul rekomendasi yang bisa menjadi masukan buat PSSI mengubah struktur kepengurusan.
Nurdin Halid sendiri sempat menyatakan belum akan meletakkan jabatannya dalam waktu dekat. Dia baru bersedia mundur jika timnas gagal jadi juara di SEA Games 2011 mendatang.
( din / a2s )
Dugaan korupsi dan suap di sepakbola nasional muncul sedari lama dan kembali memanas sejak beberapa waktu lalu. Banyak bermunculannya mafia wasit dan makelar pertandingan semakin memperburuk citra otoritas sepakbola nasional. PSSI sendiri sesungguhnya tak berdiam diri karena telah membentuk satgas demi mengusut kasus tersebut.
Di tengah maraknya kritik terhadap minimnya prestasi sepakbola tanah air, proses pembinaan yang berantakan serta desakan mereformasi kepengurusan, pemberantasan korupsi dinilai EE mangindaan sebagai bagian penting yang juga harus dapat perhatian besar.
"(Korupsi) itu di mana-mana harus dibersihkan. Ya, tapi kalau kita lihat itu yang paling penting, ya, silahkan. Saya melihat sistemnya, dari atas ke bawah begitu," sahut EE Mangindaan pada wartawan di Istana Wakil Presiden usai mengikuti rapat kabinet membahas reformasi birokrasi.
Soal keringnya prestasi timnas, mantan pembina klub Persma Manado dan Persipura Jayapura itu menilai kesalahan terbesar teletak pada proses pembinaan. Pria 67 tahun itu secara khusus juga menyindir kepengurusan PSSI saat ini yang justru lebih punya nama dibanding bintang-bintang sepakbolanya.
"Kalau pembinaan tidak jalan siapa pun pengurusnya susah. Jadi konsep pembinaannya yang harus kita benahi, sehingga berjalan. Latihan berjalan, prestasi ada dan sebagainya. Sekarang saya tanya prestasinya mana? Pembinaannya tidak jalan prestasi tidak dapat," sambung menteri kelahiran Surakarta 5 Januari 1943 itu.
"Begini, kalau dulu kita pemainnya yang dikenal, pengurusnya nggak ada yang kenal. Sekarang pengurusnya yang dikenal, pemainnya tidak ada yang kenal. Jadi mari kita buat prestasi sehingga pemain yang dikenal. Sekarang kita masih kenal Ramang, Cucipto, gitu kan? Sekarang siapa pemain nasional?" lanjutnya setengah bertanya.
Saat disinggung kesediaan menjadi ketua umum PSSI, EE Mangindaan mengaku siap. Jika nantinya tak terpilih dia juga mengaku bersedia membantu pengembangan prestasi sepakbola tanah air karena diakuinya prestasi bisa diraih dengan adanya komitmen bersama.
"Sebagai orang bola harus (siap jadi ketua PSSI). Saya serahkan saja pada, anulah, apa namanya, mekanisme. Ataupun... kalau saya, ya, karena ini mau disarasehankan, silakan disarasehankan. Tapi yang penting bukan menjadi ketuanya, (tapi) komitmen bersama kita itu untuk mari kita sama-sama perbaiki. Menurut saya jangan salah-salahkan. Enggak bagus menyalahkan orang. saya mengajak sama-sama kita susun lagi suatu solve the problem, pecahkan masalah yang ada," tutup dia.
Bursa kandidat ketua umum PSSI terus memanas belakangan ini menyusul rencana digelarnya Kongres Sepakbola Indonesia yang akan dilangsungkan pada akhir bulan Maret ini di Malang, Jawa Timur. Meski kongres tersebut belum pasti akan melengserkan Nurdin Halid, namun diyakini nantinya muncul rekomendasi yang bisa menjadi masukan buat PSSI mengubah struktur kepengurusan.
Nurdin Halid sendiri sempat menyatakan belum akan meletakkan jabatannya dalam waktu dekat. Dia baru bersedia mundur jika timnas gagal jadi juara di SEA Games 2011 mendatang.
( din / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:25 WIB
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 18:25
Sagna Yakin Van Persie Bakal Bertahan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
