Jelang Barca vs Stuttgart
Reuni Final 2006
Rabu, 17/03/2010 15:00 WIB
FOTO:Getty Images
Barcelona - Empat tahun silam Aliaksander Hleb, Jens Lehmann, dan Thierry Henry mengalami kekecewaan yang sama. Kini ketiganya kembali bertemu, namun ceritanya lain. Mereka harus saling menyakiti.
Kekecewaan trio Belarusia-Jerman-Prancis itu terjadi ketika ketiganya memperkuat Arsenal di final Liga Champions musim 2005/06. The Gunners takluk 1-2 dari Barcelona di laga yang digelar di Stade de France itu.
Dalam laga itu, Henry bermain penuh. Sementara itu Hleb yang tampil sebagai starter ditarik lima menit menjelang bubaran dan digantkan Jose Antonio Reyes.
Nasib paling kelam dialami Jens Lehmann. Sang kiper harus menerima kartu merah di menit ke-19. Bermain sepuluh orang, Arsenal sukses mencetak gol duluan menjelang akhir babak pertama. Namun di babak kedua tim asuhan Arsene Wenger tak kuasa membendung berondongan serangan El Barca.
Empat tahun setelah final itu, ketiganya kembali bertemu, lagi-lagi di ajang Liga Champions. Namun kali ini ketiganya tidak akan berbagi kekecewaan. Tuntutan profesional mewajibkan mereka harus saling "menyakiti".
Pertemuan itu terjadi ketika Barcelona menjamu Stuttgart di leg kedua 16 besar, Kamis (18/3/2010) dinihari WIB. Skor di partai pertama di markas Stuttgart adalah 1-1.
Henry berdiri di pihak Barca, sementara itu Hleb dan Lehmann mengawal Stuttgart.
"Barcelona merupakan lawan yang tak saya inginkan karena saya paham Barcelona sangatlah kuat. Mereka memainkan sepakbola terindah dan setiap pemain bisa tampil dengan gaya masing-masing," tukas Hleb dikutip dari AFP.
"Kami tidak boleh hanya memikirkan Lionel Messi. Dia memang pemain paling bebahaya namun pemain lain, katakanlah Xavi, Andres Iniesta, Thierry Henry, Pedro Rodriguez, atau Zlatan Ibrahimovic juga harus diperhatikan," ujarnya.
"Saya pikir kita bisa tampil dengan kepercayaan diri sejak babak pertama," kata Lehmann.
Sayang jelang laga ini, Henry yang semasa di Arsenal dulu begitu bersinar, masih belum menemukan kecemerlangannya selama berseragam "Biru-Merah".
"Henry harus melakukan lebih baik lagi. Kami sudah pernah memasangnya di posisi yang kurang nyaman baginya, namun musim lalu ia cukup eksplosif di sana. Musim ini dia mengalami kesulitan," tukas pelatih Barca Josep Guardiola seperti dikutip dari USA Today.
( nar / krs )
Kekecewaan trio Belarusia-Jerman-Prancis itu terjadi ketika ketiganya memperkuat Arsenal di final Liga Champions musim 2005/06. The Gunners takluk 1-2 dari Barcelona di laga yang digelar di Stade de France itu.
Dalam laga itu, Henry bermain penuh. Sementara itu Hleb yang tampil sebagai starter ditarik lima menit menjelang bubaran dan digantkan Jose Antonio Reyes.
Nasib paling kelam dialami Jens Lehmann. Sang kiper harus menerima kartu merah di menit ke-19. Bermain sepuluh orang, Arsenal sukses mencetak gol duluan menjelang akhir babak pertama. Namun di babak kedua tim asuhan Arsene Wenger tak kuasa membendung berondongan serangan El Barca.
Empat tahun setelah final itu, ketiganya kembali bertemu, lagi-lagi di ajang Liga Champions. Namun kali ini ketiganya tidak akan berbagi kekecewaan. Tuntutan profesional mewajibkan mereka harus saling "menyakiti".
Pertemuan itu terjadi ketika Barcelona menjamu Stuttgart di leg kedua 16 besar, Kamis (18/3/2010) dinihari WIB. Skor di partai pertama di markas Stuttgart adalah 1-1.
Henry berdiri di pihak Barca, sementara itu Hleb dan Lehmann mengawal Stuttgart.
"Barcelona merupakan lawan yang tak saya inginkan karena saya paham Barcelona sangatlah kuat. Mereka memainkan sepakbola terindah dan setiap pemain bisa tampil dengan gaya masing-masing," tukas Hleb dikutip dari AFP.
"Kami tidak boleh hanya memikirkan Lionel Messi. Dia memang pemain paling bebahaya namun pemain lain, katakanlah Xavi, Andres Iniesta, Thierry Henry, Pedro Rodriguez, atau Zlatan Ibrahimovic juga harus diperhatikan," ujarnya.
"Saya pikir kita bisa tampil dengan kepercayaan diri sejak babak pertama," kata Lehmann.
Sayang jelang laga ini, Henry yang semasa di Arsenal dulu begitu bersinar, masih belum menemukan kecemerlangannya selama berseragam "Biru-Merah".
"Henry harus melakukan lebih baik lagi. Kami sudah pernah memasangnya di posisi yang kurang nyaman baginya, namun musim lalu ia cukup eksplosif di sana. Musim ini dia mengalami kesulitan," tukas pelatih Barca Josep Guardiola seperti dikutip dari USA Today.
( nar / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Minggu, 27/05/2012 01:19
Zanetti Puji Bima Sakti
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Minggu, 27/05/2012 01:53
Bima Sakti Tersanjung Dipuji Zanetti
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 22:00
Inter Tundukkan Indonesia Selection 4-2
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |








.jpg)







.gif)
